
📞📞📞 kringggg
📞📞📞 kringggg
mami Nilam melihat siapa yang mencoba menghubungi nya dan berharap jika yang menghubungi nya adalah menantu kesayangan nya, tapi ternyata yang menghubungi nya nomor yang tidak di kenalnya.
📞📞📞 kringggg
karena merasa terusik mami Nilam pun mengangkat panggilan telepon dari nomor asing itu.
📞 " assalamualaikum mih.." sungguh lega hari mami Nilam mendengar suara dari orang yang sedang dicari Arya.
📞" waalaikum sallam sayang, kamu dimana nak ? kamu kasih tau dimana nanti mami jemput ya nak " ucap mami Nilam bersemangat.
📞" Naya baik mih.. mami tenang aja Naya bisa jaga diri, Naya hanya sedang butuh waktu buat sendiri dan mami percaya kan sama Naya ?" mami Nilam mengangguk walau Naya tidak dapat melihatnya.
📞" mih.. Naya mau bicara sama Aya boleh..??" mami Nilam pun segera memberikan telepon nya pada Aya yang memang sedang berada di dekatnya bahkan dari tadi menatapnya karena tau mamanya yang menelpon.
📞" mah.." Aya menangis memanggil mamanya tanpa Aya dan mami Nilam tau jika Naya juga menangis saat menelpon putri sambungnya.
📞" Hay sayang... anak mama yang paling pintar... " ucap Naya mencoba menenangkan diri agar suaranya tidak terdengar seperti orang yang sedang menangis.
📞" sayang... maaf mami ngga bisa pulang dulu ya.. Aya harus jadi anak yang pinter nurut sama papa sama mami dan papi ya... " Naya menghentikan ucapannya karena tangis yang semakin tak tertahan.
📞" mamah udah ngga sayang sama Aya lagi ya.. apa Aya nakal... "
📞" siapa bilang Aya nakal... Aya anak yang baik.. mama sayang banget sama Aya.. tapi mamah belum bisa pulang ok... Aya harus sehat.. harus sembuh... dan ingat semua yang sering mama ajarkan sama Aya agar suatu saat kita bisa ketemu lagi dan Aya sudah jauh lebih sehat dan kuat lagi ok "
📞" iya mah Aya janji akan ngikutin semua apa yang mama ajarkan sama Aya "
📞" ya sudah mama tutup dulu nanti mama kabarin lagi ya "
mami yang melihat Aya sudah berhenti bicara langsung mengambil handphone nya dan mencoba menghubungi nomor tadi tapi sayang nomor itu sudah tidak aktif lagi.
__ADS_1
' ya Allah nay kamu dimana sayang... apa yang harus mami dan papi katakan sama orang tua kamu nay ' gumam mami Nilam.
" mih.. Aya mau bobo.." Aya langsung menuju kamarnya dan mulai menjalankan apa yang biasa mama Naya ajarkan padanya sebelum tidur.
' aya janji mah akan menjadi anak yang bisa mamah banggakan jadi jika nanti mama pulang mama bisa bangga sama Aya ' ucap Aya lebih kepada dirinya sendiri.
Arya yang sudah sangat lelah mencari Naya namun tidak membuahkan hasil akhir nya memilih pulang untuk mengistirahatkan dirinya dulu, kini mobil Arya berbalik menuju rumahnya dimana malam ini mami dan papi ya masih di rumah menemani Aya.
" assalamualaikum " saat Arya membuka pintu yang masih belum dikunci.
" waalaikum sallam.. " ucap mami Nilam sedangkan papi Arga hanya diam bahkan membuang muka enggan menatap putranya sendiri.
" masih berani pulang saat sudah membuat kesalahan seperti ini hah..??" papi Arga masih saja jengkel dengan kebodohan anaknya itu.
" apa belum cukup pukulan yang papi berikan sama kamu ?? ucap papi Arga dengan tangan yang siap memukul anaknya itu tapi apa yang di ucapkan mami Nilam sukses membuat papi Arga menghentikan ayunan tangannya.
" nay tadi telepon mami " ucap mami Nilam
" Naya nelpon dan mami ngg ngabarin Arya, kenapa mih..?? ucap Arya emosi
" maaf mih Arya ngga sengaja "
" tapi Naya bilang dia hanya butuh waktu untuk sendiri "
" dan kamu !! kenapa bisa kamu terjerumus dengan wanita itu lagi hah??" mami Nilam memarahi anaknya.
" maaf mih Arya hanya terbawa suasana karena sebenarnya queen mau pamit dan dia akan kembali ke new York "
" itu bukan suatu alasan anak bodoh " Papi Arga yang memang masih emosi memilih meninggalkan Arya dan pergi ke kamar tamu yang sebelumnya sudah di siapkan sama bik mar..
Dengan langkah lunglai Arya berjalan memasuki kamarnya, Arya menyandarkan tubuhnya di pintu yang kini sudah tertutup rapat. Arya menatap nanar tempat tidur yang menjadi saksi bagaimana Naya percaya padanya dan mengikhlaskan suatu hal yang begitu berharga padanya dan kini malah dia malah mengecewakan Naya.
' sayang kamu dimana ?? apa kamu sedang menghukum mas nay.. !! Sampai sampai kamu ngga ngabarin mas. apa sebegitu kecewa nya kamu sama mas nay !! sampai sampai dengan teganya kamu meninggalkan Aya dan mas..'
__ADS_1
Arya terkulai lemah di atas lantai yang dingin dengan tangan yang menjambak rambut nya penuh penyesalan
' andai saja aku menolak saat queen mencoba menciumiku lagi mungkin Naya kini masih berada di rumahnya dah bersama dengan ku dan Aya '
deggg
saking fokusnya mencari Naya, Arya sampai melupakan anak gadisnya, Arya kembali keluar dari kamarnya menuju kamar Aya yang memang bersebelahan dengan anak
" sayang apa papa bisa bicara sebentar ??" .ucap Arya saat memasuki kamar anaknya tapi tidak ada sahutan dari Aya.
Dengan perlahan Arya menuju ke tempat tidur dimana Aya yang sedang tertidur di sana.
" maafkan papa ya sayang.. karena papa mama Naya jadi ninggalin kita " Arya pun merebahkan tubuhnya di samping Aya dan mencoba memejamkan matanya karena memang dirinya sangat lelah.
Naya yang baru saja tiba di rumah sahabatnya, bahkan kini dirinya ada di rumah temannya yang suka memberikannya kejutan.
" makasih ya nis untung aku masih punya kamu " ya orang yang tadi siang membantu naya tak lain dan tak bukan adalah Anisa anak yatim piatu yang pernah Naya tolong dan kini mereka saling membantu dan bahkan saling mendukung dalam berbagi hal
" sama sama nay.. jika kamu butuh sesuatu kabarin aja ya." setelah mengucapkan itu Anisa memilih keluar dari kamar Naya, memberi ruang untuk Naya agar Naya bisa lebih tenang lagi dan bisa mengambil keputusan yang benar tanpa campur tangan emosi dan ego.
'maaf kan mama ya sayang.. tapi mama harus melakukan ini jika tidak papamu akan terus terus menyakiti hati mama ' gumam Naya setelah Anisa pergi dari kamarnya.
Tak ingin membuat ayah dan ibunya khawatir, Naya mencoba menghubungi ayah bundanya tapi hingga panggilan ke lima pun tidak terangkat.
" 📱 " ayah... ibu ..maaf kan Naya jika keputusan yang Naya ambil kini malah membuat naya berada di posisi seperti ini '
📱" tapi ayah bunda harus yakin bahwa Naya bisa jaga diri dan pasti akan kembali"
Dua pesan itu pun naya kirimkan pada kedua orang tua nya berharap setelah ini dirinya merasa lebih tenang dan ikhlas lagi dalam menghadapi cobaan rumah tangga dalam hidupnya.
✍️✍️✍️ kira kira setelah ini apa yang akan nay ambil.. apakah kembali ke Arya atau pergi dalam waktu lama agar Arya sadar tentang kesalahan nya yang telah menghancurkan pondasi rumah tangganya sendiri.
pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya
__ADS_1
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi
love you moreeeee 😍😍🌹