
" kalo ngga keliatan senja boleh kan lebih dari tadi " bisik pak Fadhly yang sejak semalam semakin berani menunjukan kemesraannya.
Aya yang mendengar itu langsung berbalik meninggalkan pak Fadhly dan juga senja menyembunyikan Rona merah di pipinya.
Fadhly dan jug senja hany bisa mengikuti Aya dari belakang memasuki rumah orang tua Aya.
" pagi pak.. Bu .." sapa Fadhly pada papa Arya dan juga mama Naya.
" pagi.. ayo duduk kita sarapan bareng " ucap mama Naya sedangkan papa Arya hanya mengangguk.
Sarapan pagi ini terasa berbeda karena ada tambahan Anggota baru pak Fadhly dan juga senja. bahkan jika biasanya kala dan Aya selalu membuat kegaduhan kali ini terlihat akur atau mungkin Aya jaga image di depan Fadhly calon suaminya.
" kak kok di depan pak guru jadi kalem gini " ucap kal yang sudah tidak tahan ingin menggoda kakaknya di depan pak guru,
Aya yang mendengar ucapan kala langsung saja menginjak kaki kala.
" auhh " kala yang merasakan sakit karena kakinya yang di injak oleh kakak nya.
Sedangkan pak Fadhly hanya tersenyum melihat Aya yang sepertinya sedang salah tingkah di hadapannya.
" sudah sudah malu ada Fadhly di sini, masa ribut terus " ucap papa Arya menengahi pertengkaran kedua anaknya meski sebenarnya itu adalah bentuk dari rasa sayang kakak beradik itu.
" pak ..Bu... saya pamit pulang dulu, saya mau ke rumah ibu saya untuk membicarakan niat saya untuk meminang Aya " ucap Fadhly sambil melihat ke arah Aya yang terlihat sangat manis dengan dres bunga tanpa lengan di atas lututnya.
" iya.. hati hati.. salam untuk ibu kamu " ucap mama Naya sedangkan papa Arya hanya menjawab iya karena memang iya sedang memikirkan isi perjanjian pernikahan Aya dan Fadhly yang akan di buat oleh pengacara nya.
Aya hanya bisa mengikuti pak Fadhly dan juga senja yang sudah pamit pada orang tua nya.
" by.. hati hati ya.. salam buat ibu " ucap Aya
" ya.. meski pun Aya belum kenal sama ibu nya hubby tapi Aya yakin ibunya hubby pasti orang yang sangat baik sama seperti anaknya" ucap Aya setelah senja masuk ke dalam mobil ayahnya.
" iya zawja ... nanti hubby sampaikan sama ibu " ucap Fadhly sambil mendekat ke arah Aya yang terlihat sangat cantik dan menggemaskan.
" zawja cantik banget hari ini " ucap Fadhly sambil membuka pintu mobilnya.
__ADS_1
" zawja kalo ada acara sekolah suka kayak gini pakaian nya ?' tanya Fadhly yang sedang membayangkan Aya ke sekolah dengan pakaian seperti ini.
" ya engga lah.. Aya kayak gini kalo lagi di rumah aja " ucap Aya yang tau arah pemikiran calon suaminya.
" syukurlah " pak Fadhly pun merasa lega mendengar jawaban Aya.
" yah.. kenapa bunda ngga ikut aja ke rumah nenek " ucap senja memberi ide.
" boleh tuh.. sekalian ibu biar kenalan sama kamu za " ucap pak Fadhly yang menyingkat panggilan zawja jadi za.
" tapi kan Aya belum bilang sama papa mama" ucap Aya yang sebenarnya belum siap untuk bertemu dengan calon mertuanya.
" hubby anter buat minta izin sama papa mama kamu" ucap Fadhly kembali turun dari mobilnya menuju rumah papa Arya di ikuti Aya.
" tapi Aya takut by " ucap Aya yang menarik tangan pak Fadhly sebelum memasuki rumahnya.
Pak Fadhly pun berbalik melihat Aya yang terlihat menunduk, pak Fadhly pun mengangkat dagu Aya dengan telunjuknya agar bisa menatap padanya.
" ibu hubby nanti kan jadi ibu zawja juga jadi semakin cepat kenal semakin baik, lagian tadi ada yang bilang kalo ibu hubby itu baik sama kayak anaknya " ucap pak Fadhly sambil menuntun Aya untuk menemui papa dan mama agar bisa di ajak bertemu dengan ibunya.
" loh katanya mau ke rumah ibumu ?" tanya mama Naya yang melingkar calon menantunya masih ada di rumahnya.
" ini Bu .. saya mau minta izin ngajak Aya ke rumah ibu saya, saya janji jam delapan malam pasti kami sudah sampai sini lagi " ucap Fadhly sambil menatap papa dan mama Aya.
" baik lah.. tapi tolong antar kan Aya sebelum jam delapan malam " ucap papa Arya.
" ay.. ganti pakaian nya jangan seperti itu " ucap mama Naya saat melihat Aya yang masih diam di belakang Fadhly.
" iya mah.." Aya pun berjalan ke kamarnya untuk mengganti pakaian yang pas untuk bertemu ibu dari pak Fadhly.
Setelah dirasa pas, Aya pun keluar dari kamar menuju pak Fadhly dan kedua orang tua yang sudah menunggu nya.
" cantik.." ucap pak Fadhly yang terdengar jelas oleh papa dan mama Aya.
" iya lah cantik kakak siapa dulu dong !" ucap kala yang mendengar gumaman pak guru.
__ADS_1
" kak mau kemana ?" tanya kala yang memang belum tau kalau kakaknya mau pergi.
" kakak mau pergi sama Fadhly" jawab papa Arya sambil melihat kearah Aya yang memang terlihat cantik dan manis.
" udah sana jalan.. nanti ke buru siang sampe sananya " ucap papa Arya yang tidak ingin anak nya pulang larut malam.
Aya dan Fadhly pun pergi meninggalkan rumah papa Arya bersama senja tentunya yang berada di bangku belakang sedangkan Aya duduk di samping Fadhly.
" za.. jangan gugup.. ada hubby.. " ucap Fadhly sambil menggenggam tangan Aya yang terasa sangat dingin.
" tapi by.. bagaimana jika ibu tidak mau menerima ku, apa lagi setelah tau jika aku masih sekolah " ucap Aya yang tiba tiba saja insecure menghadapi calon mertua.
" ya sudah kita kawin lari saja, gampangkan ?" ucap Fadhly yang Aya tidak terlalu memikirkan pendapat ibunya.
" lagian hubby laki laki yang tak butuh wali untuk menikahi kamu " ucap Fadhly berharap itu bisa membuat Aya terhibur.
" tapi restu itu penting by.. Aya ngga mau nikah tanpa restu " ucap Aya sambil memalingkan wajahnya.
Kadang Aya berpikir kenapa di usianya yang masih sangat belia sudah harus memikirkan restu dan pernikahan dan bahkan calon suaminya pun tidak begitu Aya kenal, hanya kenal sebatas guru dan murid tidak lebih.
Melihat Aya yang termenung Fadhly pun menepikan mobilnya meski sebenarnya untuk sampai ke rumah ibunya hanya tinggal belok kanan melewati dua rumah pun sampai.
" ay... kalo kamu memang masih ragu dan ingin mundur, kamu masih punya kesempatan itu sekarang " ucap Fadhly sambil melihat ke arah Aya yang untungnya senja sedang tertidur jadi tidak mendengar percakapan dirinya dan Aya.
" hubby dan senja ngga masalah karena by ngerti di usia kamu tingkat labil dan emosi masih mendominasi.. "
huhhh Fadhly pun menarik napas panjang.
" hubby tunggu sampai sepuluh menit jika kamu masih diam seperti ini kita balik, ngga usah ketemu ibu dan tunda pernikahan kita sampai kamu siap "
✍️✍️✍️ kira kira pertemuan Aya dan ibunya Fadhly jadi atau mereka akan menunda pernikahan sampai Aya siap ?🤔🤔
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.
__ADS_1
Love you moreeeee 😍😍🌹