
"Semangat semangat." ucap Kayla memberikan semangat kepada rekannya. Para karyawan tampak bertepuk tangan kemudian mereka saling tos.
Etha hanya mampu tersenyum dan berdoa semoga ajang peragaan busana yang akan diikuti berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala.
Para karyawan mulai meninggalkan ruang meeting, begitu halnya dengan Etha yang kembali ke ruang kerjanya ditemani asisten pribadinya. Mereka semua bersemangat mengerjakan pekerjaannya masing-masing.
Tak berselang lama kemudian, sebuah mobil berwarna silver berhenti tepat di depan butik pakaian muslimah. Kemudian turunlah sosok pria tinggi berkacamata bersama anak perempuan. Pria tinggi berkacamata itu tidak lain adalah Adnan dan anak perempuan yang dibawanya adalah putrinya yang bernama Bilqis.
"Ayah, buket bunga untuk tante cantik." ucapnya mengingatkan ayahnya.
"Oh iya sayang, ayah hampir lupa." ucap Adnan tersenyum. Lalu bergegas membuka pintu mobil dan mengambil buket bunga yang diletakkan di dashboard mobil.
Kemudian Adnan membawa putrinya masuk ke butik Etha. Karyawan wanita yang mengenalinya langsung tersenyum ramah melihatnya.
"Kakak, tante cantik mana?" tanya Bilqis yang langsung menanyakan keberadaan Etha.
"Tunggu sebentar ya, kakak panggil dulu." ucap karyawan tersebut.
"Silahkan duduk tuan." ucapnya ramah kembali mempersilahkan mereka duduk di sofa khusus pengunjung sebelum bergerak memanggil bosnya.
Adnan mengangguk lalu duduk di sofa bersama sang putri.
Sementara Etha bersama Kayla tengah sibuk meneliti deretan koleksi busana muslim yang akan diikutsertakan dalam peragaan busana yang tinggal beberapa hari lagi.
"Tolong tambahkan batu permata dan payet di sekitaran kerah gaun yang ini, agar tampilannya semakin elegan" ucap Etha menunjuk gaun yang di maksud.
"Baik Miss." ucap salah satu karyawan yang bertugas menambahkan pernak-pernik pada gaun pesta muslimah.
Etha kembali berkeliling melihat-lihat koleksi rancangannya dan mengingatkan karyawannya agar selalu memperhatikan sedetail mungkin deretan koleksi rancangannya.
Tok
Tok
Tok
"Masuk" ucap Kayla. Karyawan wanita tadi bergegas masuk lalu mendekat ke arah Kayla. Karena bos nya tengah sibuk mencatat sesuatu.
"Tuan Adnan dan putrinya mencari Miss Etha." ucap karyawan itu berbisik dan bernama Titin.
"Wow, duda tampan datang lagi?" tanyanya dengan mulut menganga.
"Iya, sepertinya si duda tampan merindukan Miss Etha. Jarang-jarang loh ada pria seserius ini mendekati Miss Etha." ucap Titin.
__ADS_1
"Betul banget, lagian tuan Adnan sosok pria baik, memiliki putri cantik dan imut. Miss Etha juga orangnya baik dan sangat cocok untuk menjadi ibu sambung putrinya. Karena mereka sama-sama baik, mungkin saja jodoh" timpal Kayla.
"Ya sudah, sana beritahu Miss Etha." ucap Titin lalu bergegas keluar dari ruangan tersebut.
"Oke" balas Kayla dan segera menghampiri bosnya. Kayla mengatakan kepada bosnya bahwa tuan Adnan bersama putrinya sedang mencarinya.
Etha terlihat berpikir sejenak, kemudian melangkah keluar dari ruangan tersebut untuk menemui tuan Adnan dan putrinya.
"Tante cantik." teriak Bilqis antusias saat melihat kedatangan Etha. Kemudian bergegas memeluk kakinya.
"Hai Bilqis." sapa Etha tersenyum sambil berjongkok di hadapannya. Kemudian mencium kedua pipi gembul anak menggemaskan itu. Sedangkan Bilqis begitu senang lalu memeluk erat tubuhnya.
Perlahan jemari tangan Etha dengan penuh kasih mengelus puncak kepala anak imut nan menggemaskan itu.
Etha tidak keberatan jika setiap hari bertemu dengan Bilqis, hanya saja dia merasa canggung jika setiap hari bertemu dengan ayah Bilqis. Apalagi para karyawannya mulai menjodoh-jodohkannya dengan ayah Bilqis.
Sedangkan dirinya wanita yang sudah bersuami. Tidak seharusnya dirinya berdekatan dengan pria lain. Karena salah satu poin dalam kontrak pernikahannya, tidak mengharuskannya berdekatan dengan pria lain.
"Tante cantik, kami hanya sebentar." ucap Bilqis sambil mendongak menatap wajah tante cantiknya. Kemudian melepaskan pelukannya lalu mengalihkan pandangannya ke arah sang ayah.
"Ayah, cepat berikan hadiahnya kepada tante cantik." ucap Bilqis berbisik kepada ayahnya. Namun ucapannya mampu didengar oleh Etha.
Dengan canggung tuan Adnan menyodorkan buket bunga untuk Etha. Dia sudah bertekad untuk mewujudkan keinginan putrinya yang menginginkan Etha sebagai ibu sambung putrinya.
Walaupun dia pernah mendapatkan ancaman dari pebisnis kejam bernama Alfhat, namun dia tidak ingin kalah dari pria yang hobinya bergonta-ganti wanita. Karena baginya, Etha sosok wanita baik-baik dan bidadari surga yang tidak pantas dimiliki oleh pria bajingan seperti Alfhat.
"Cie.. cieee" Diam-diam Kayla dan dua karyawan lainnya langsung menggoda mereka. Bilqis langsung bersorak gembira dan refleks menutup mulutnya. Tingkahnya itu terlihat menggemaskan membuat Kayla dan kawan-kawan ingin mencium pipi gembul nya.
Etha dan tuan Adnan kompak mengalihkan pandangannya ke arah Kayla dan kawan-kawan yang sepertinya sedang menguping pembicaraan mereka.
"Kalau begitu kami permisi." ucap tuan Adnan pamit undur diri, kemudian membawa putrinya pergi.
Kayla dan dua karyawan langsung menghampiri bosnya.
"Miss, apa kalian sudah jadian?" tanyanya karena melihat bosnya memegang buket bunga.
"Tolong jangan terus menggodaku dengan tuan Adnan. Karena sebenarnya aku sudah memiliki...." Etha tidak jadi melanjutkan ucapannya, dia langsung teringat dengan ucapan Alfhat yang memintanya untuk tetap merahasiakan pernikahannya.
"Miss Etha memiliki apa? pacar...emm atau suami?" timpal Kayla dengan pertanyaannya.
Etha menjadi bungkam dan langsung menyerahkan buket bunga yang diberikan oleh tuan Adnan kepada Kayla.
"Simpan saja, aku banyak kerjaan." ucap Etha menghindari pertanyaan Kayla.
__ADS_1
"Loh Miss...Miss Etha." Kayla menjadi bingung dan serba salah memegang buket bunga tersebut.
"Bubar-bubar, lanjut kerja-kerja." ucap Kayla meminta rekannya bubar, kemudian melangkah cepat menyusul bosnya.
*
*
*
Sore harinya....
Waktu sudah menunjukkan jam pulang setengah jam yang lalu, sementara Alfhat masih sibuk dengan pekerjaannya. Tumpukan berkas laporan semakin menggunung memenuhi meja kerjanya. Hari sudah senja dan sebentar lagi berganti malam.
Alfhat memilih menghentikan pekerjaannya. Dia memijit keningnya dengan kepala nyut-nyutan, diliriknya secangkir kopi yang sudah ketiga kalinya dibawa oleh office girl.
Alfhat bangkit dari duduknya lalu mendekat ke arah meja. Dia memilih duduk di sofa lalu menyeruput secangkir kopi hingga tandas. Dia sama sekali tidak curiga dengan kopi yang baru saja diminumnya.
Tak berselang lama kemudian, Alfhat merasa pusing, bahkan penglihatannya agak kabur. Sambil memijit keningnya dia merogoh ponselnya di saku jasnya dan segera menghubungi orang kepercayaannya.
"Masuk ke ruanganku." ucapnya di ujung telepon.
Tak butuh lama, terdengar suara ketukan pintu dari luar ruangan. Dia tahu betul Richard lah yang mengetuk pintu.
"Masuk" ucap Alfhat sambil menyandarkan punggungnya di sofa dengan kepala terasa berputar-putar bahkan mendadak seluruh tubuhnya terasa panas seperti terbakar gairah. Ditambah wajahnya terlihat merah padam.
Richard melangkah tergesa-gesa menghampirinya.
"Ada apa tuan?" tanya Richard dengan kening berkerut melihat tingkah bosnya.
Sementara Alfhat hanya sibuk membuka jasnya lalu kembali membuka satu persatu kancing kemejanya.
"Richard, aku baru saja minum kopi, tapi tiba-tiba tubuhku terasa panas dan langsung membangkitkan gairahku" ucapnya dengan mata memerah.
"Sepertinya seseorang sengaja memberikan obat di kopi anda. Aku akan memeriksa cctv, orang pertama yang patut dicurigai hanya office girl, karena tugasnya menyiapkan minuman untuk anda dan karyawan" timpal Richard
"Cepat carikan aku wanita bayaran." ucapnya tak ingin dibantah dan melangkah cepat ke kamar mandi untuk mendinginkan seluruh tubuhnya yang terasa terbakar.
"Untuk apa lagi wanita bayaran, tuan. Jelas-jelas anda sudah memiliki istri. Tinggal bilang saja pada nona Etha jika anda menginginkannya, bereskan." gumam Richard tak habis pikir dengan jalan pikiran bosnya.
Bersambung....
Author ucapin selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1444 H
__ADS_1
Marhaban ya Ramadhan, jalani ibadah dengan hati yang tenang dan penuh keikhlasan, semoga puasa kita dilancarkan 🤗
Tetap semangat dalam beraktivitas 💪