BIDADARI YANG KU SAKITI 2

BIDADARI YANG KU SAKITI 2
Part 52


__ADS_3

Selamat membaca 🌹


Maaf banyak typo 🙏


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


🌹🌹


"Silahkan Mira" Seperti biasanya Dave selalu mempersilahkan Mira lebih dulu.


"Terima kasih Dave,,," sahut Mira yang masih belum bisa menghilangkan rasa terkejutnya dengan kehadiran Dave yang tiba tiba sekali dan di saat yang benar benar tepat.


Namun Sesampainya di pintu lobi,,, Reno menghentikan mereka dengan tangannya menempel di bahu Dave.


"Tunggu Dave!! Lo mau kemana Dave?? Pesta kan belum mulai,,,Setidaknya lo buka dulu dan beri sepatah dua patah kata." serunya.


Dave mendengus mendengarnya. Dengan wajah garangnya dia pun membalikkan badannya dan langsung berhadapan dengan Reno. Reno sedikit merinding melihat tampang garang sahabatnya itu.


" Bisa ya lo bahas pesta sama gue???!!! Mata lo gak lihat Mira gak bisa mengikuti pesta itu dengan jas diselubungkan di wajahnya?? Lo gak paham juga kalau gue harus antar dia pulang?? Lo kira pesta ini lebih penting daripada Mira???"ketus Dave.


"Dave,,, Sudah. Jangan diperpanjang lagi. Gak enak dilihat banyak orang. Lagipula aku sudah tidak apa apa kok."ucap Mira menenangkannya.


"Tapi Mira,,," protesnya.


"Aku bilang sudah kan??" tanya Mira mengingatkan apa yang diucapkannya tadi.


Dave mengangguk mengerti.


"Lo ingat ya Ren,,, Urusan kita belum selesai. Banyak yang mau gue bahas juga sama lo terutama tentang kenapa wanita itu bisa ada di pesta ini!!!" tegas Dave kembali menekan Reno.


"Dave,,, Gue minta maaf atas kejadian yang menimpa Mira ini,,, Serius gue minta maaf." kata Reno.


"Heh songong,,, Bukan gue korbannya tapi Mira. Ngapain lo minta maafnya sama gue??!!!" Dave emosi lagi.


Emosinya melihat Mira diperlakukan begitu buruk tadi belum mereda juga. Dave sangat tidak bisa menerimanya. Baginya lebih baik dirinya yang dipermalukan begitu daripada Mira.


"Sana!!! Minta maaf sama Mira,,,!!!" hardik Dave.


Reno mengangguk dan mendekati Mira.

__ADS_1


"Mira aku minta maaf ya,,, Ini salahku." lirih Reno.


Mira mengangguk namun tak bicara sepatah kata pun dan itu malah membuat Reno merasa sangat tidak enak pada Mira yang sudah mengetahui siapa Vera dan apa hubungannya dengan dirinya.


Dulunya saat Mira hanya tau tentang hubungan terlarang mereka, Reno masih bisa merasa tidak punya malu atau sejenisnya. Namun sekarang saat Mira tau bahwa Vera adalah istri Yudha,,, Reno seperti tak punya muka.


"Sudah jangan buat Mira memakai jasku lebih lama. Gue cabut dulu."ketus Dave menyingkirkan badan Reno dari depan Mira.


"Jangan kasar begitu Dave,,," tegur Mira.


"Orang seperti dia ini perlu diperlakukan begitu Mira. Tapi kali ini aku bebaskan dulu dirinya biar dia bisa berpikir dimana dan apa kesalahannya. Ayo,,, Silahkan Mira,,," ucap Dave lembut sambil membukakan pintu mobilnya untuk Mira.


"Terima kasih Dave,,," ucap Mira tak ingin memperpanjang lagi obrolan tentang sikap kasar Dave pada Reno.


Mira hanya ingin cepat pergi dari tempat itu.


Dave menutup pintu mobil untuk Mira lalu berbalik hendak memutari mobilnya menuju pintu sebelah. Tangannya sudah di handle pintu mobil Namun matanya menangkap sepasang suami istri yang masih berdiri bengong memandangi mereka.


"Mereka berdua tampaknya perlu disadarkan lagi dari lamunannya."geram Dave.


Dave pun batal membuka pintu mobil lalu berjalan menjauhi mobil membuat Mira yang sudah di dalam mobil bertanya tanya dalam hati dia mau kemana lagi. Mata Mira mengekor kemana langkah kaki Dave.


"Ada apa lagi Dave??" tanya Reno seakan menyadari sahabatnya itu hendak berbuat sesuatu dan tampaknya tidak baik.


"Mana kunci mobil?? Kembalikan padaku. Itu mobilku. Dan aku sudah tidak rela jika kamu memakainya lagi." Rupanya Dave kembali pada Yudha dan meminta kunci mobil.


Yudha tergagap namun dengan cepat merogoh saku kantongnya dan menyerahkan kunci itu.


"Jangan dekati Mira lagi,,,Apalagi berharap akan bisa rujuk kembali. Dan kamu Vera,,, Jaga baik baik suamimu ini agar matanya tak sempat lagi melirik Mira." ucap Dave.


Dave langsung berbalik dan meninggalkan mereka yang belum menjawab sepatah kata pun.


"Apa kamu yakin Mira menerimamu Dave?? Tidakkah kamu takut Mira lebih memilih rujuk denganku yang seiman dengannya?? Tidakkah kamu berpikir Mira akan ragu menjadikanmu imamnya???" tiba tiba Yudha bicara dan sedikit melantangkan suaranya.


Dave menghentikan langkahnya. Dia kesal mendengar pertanyaan itu namun dalam hati mengakui betapa Yudha berani dengan lantang menyuarakan keinginan hatinya mengajak rujuk Mira meski di depan istrinya dan khalayak ramai.


"Mas,,, Apa maksudmu bicara begitu?? Kamu masih menginginkan Mira?? Kamu anggap aku ini apa mas???" protes Vera yang disampingnya.


"Suka tidak suka,,, Kamu harus bisa terima bahwa aku memang masih mencintai Mira. Aku masih sangat menginginkannya dan aku akan memperjuangkannya hingga dia sendiri yang memintaku berhenti mengejarnya,,," ucap Yudha tenang.

__ADS_1


"Maaasss,,,,!!! Sadar kamu,,,!!! Jangan bikin malu." bentak Vera mengguncang tubuh Yudha.


"Terserah kamu Ver,,, Kalau kamu tidak suka silahkan pergi atau meninggalkanku tapi aku tak akan pernah menyerah mendapatkan Mira." jawab Yudha.


"Keterlaluan kamu mas!! Tega kamu sama aku!!!" Vera kesal bukan main.


Dave bertepuk tangan melihat drama rumah tangga yang bergulir di depan matanya.


"Jadi kamu menantangku mendapatkan Mira Yudha??" tanya Dave.


"Iya,, Kita bersaing secara gentle. Aku akan mendapatkan kembali hatinya dengan iman dan islam yang ku punya,,, Dan kamu,,, Mungkin hanya uangmu yang dominan dan aku tidak yakin Mira tergiur olehnya,,," jawab Yudha.


"Baik,,, Aku ladeni. Tapi sebaiknya kamu siapkan dulu hatimu karena aku yakin kamu akan terluka." sahut Dave.


"Cukup,,,!!! Tidak perlu bersaing atau pun memperebutkan aku. Kali ini kalian diam. Biar aku yang bicara. Biar aku yang menentukan pilihanku sendiri." Mira tiba tiba kembali muncul dan melerai.


"Mira,,, Katakan pada semua yang ada,,,bahwa dalam hatimu hanya ada abi seorang,,," pinta Yudha.


Berbeda dengan Yudha yang langsung mendekati Mira,,, Dave hanya tenang berdiri di tempatnya dan memilih membesarkan hatinya menerima apa pun keputusan Mira.


"Aku memutuskan menerima keputusan dari Dave untuk menjadikanku calon istrinya. Bukan karena dia bosku,,, Bukan karena dia memiliki uang banyak,,, Tapi karena aku juga mencintainya selama ini." tegas Mira.


Dave tersenyum penuh kemenangan dan kebahagiaan karena akhirnya perjalanan cintanya bersama Mira menemui titik terang.


"Mira,,, Abi tidak akan menyerah begitu saja. Jangan langsung membuat keputusan hanya karena Mira merasa dibela olehnya hari ini..Mira itu hanya mencintai abi. Ayo Mira,,, Kita rujuk lagi. Bina rumah tangga yang lebih bahagia lagi,,,," Yudha terus membujuk Mira yang sama sekali tak bergeming.


"Yudha!!!! Ceraikan dulu aku sebelum kamu nekad menikahi Mira!!!" bentak Vera lagi.


"Baik,,, Aku talak kamu Ver. Kamu bukan istri yang baik dan bukan istri yang bisa bersabar dan menerima keinginan suamimu,,, Kita bercerai." ucap Yudha tenang dan mantap.


Vera benar benar marah dan kecewa serta malu diceraikan dengan cara seperti ini. Sambil menutup wajahnya yang sudah seperti dicabik cabik oleh Yudha,,,, Dirinya pun berlari menuju ke toilet wanita meninggalkan dua pria yang masih sama sama ngotot memperebutkan Mira.


"Lihat Mira,,, Abi sudah menceraikan Vera. Mira tidak perlu malu atau khawatir dijadikan istri kedua. Mira akan selamanya jadi istri satu satunya abi. Mau ya Mira,,,"Yudha masih tetap membujuk.


"Maaf abi,,,Keputusan Mira tetap sama. Mira hanya akan menikah dengan Dave." ucap Mira sopan lalu berlalu mengajak Dave meninggalkan tempat itu.


Yudha merasa kedua lututnya lemas menyaksikan keduanya semakin menjauh.


"Mira,,, Setidaknya Pikirkan perasaan abi." lirihnya.

__ADS_1


\=\=\=\=\=


Jangan lupa vote, like dan komen yaa. Terima kasih ❤️🌹


__ADS_2