BIDADARI YANG KU SAKITI 2

BIDADARI YANG KU SAKITI 2
Part 54


__ADS_3

Selamat membaca โค๏ธ


Maaf banyak typo ๐Ÿ™


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


"Reno!!!! Sadar dan ingat dong sama semua yang sudah kita lakukan. Baby Reno butuh kamu Ren!!!" bentak Vera.


Vera mengguncang lengan Reno yang hanya bersikap datar dan santai tak menunjukkan empati apa pun.


"Apa??? Jadi baby Reno???" Yudha yang mendengar penuturan Vera pun sangat terkejut.


"Iya benar,,, Reno bukan anak kamu!!! Mau apa kamu???" ketus Vera.


Vera benar benar sudah tidak malu lagi meski banyak mata menyaksikan. Acara gathering malam itutelah berubah menjadi malam tontonan drama rumah tangga Vera dan Yudha.


"Jadi kamu????" Yudha tak menyelesaikan pertanyaannya.


"Iya!!! Aku selingkuh selama ini sama Reno. Dan anak itu,,,itu anak Reno bukan anak kamu. Sejak kapan??? Sudah lama sejak kamu gak punya duit untuk belanjaku dan Reno memberiku semuanya. Puas kamu Yudha???!!! Kamu pikir kamu saja yang bisa selingkuh sama Mira???" Vera memberondong.


Plaaakkk,,,


Sebuah tamparan keras dari Yudha mendarat di wajah Vera.


"Jangan berani berani fitnah Mira atau mengatai dirinya. Mira wanita baik baik tidak sepertimu. Dasar wanita murahan. Aku jadi makin tidak menyesal menceraikanmu." Yudha emosi.


"Heh,,, Lalu kamu pikir aku menyesal kamu ceraikan?? Laki laki miskin yang ternyata bisanya dapat gaji gede dan mobil mewah dari saingannya. Ngaca sana,,!!!" hina Vera.


Yudha tak ingin berdebat lagi. Dirinya langsung pergi meninggalkan gedung yang sudah membuatnya kecewa dia kali malam ini.


Kecewa akan penolakan Mira dan masih harus kecewa setelah mengetahui istri yang selama ini masih dipertahankannya meski sering cekcok ternyata berselingkuh di belakangnya.

__ADS_1


Dan baby Reno,,,


"Pantas saja anak itu tidak pernah mirip denganku sejak lahir. Tentu saja dia tidak akan pernah mirip denganku karena dia bukan darah dagingku." batin Yudha selama dalam perjalanan menuju ke rumah Bu Ambar, ibunya.


"Bodohnya aku,,,Dulu aku menikahi Sofia karena dia mengandung anak kandungku tapi aku kemudian meninggalkan mereka dan bahkan tak pernah ingat pada mereka lagi. Putriku kini tentu sudah besar dan aku sama sekali tak pernah menjenguknya. Malah aku asyik merawat anak selingkuhanku,,,,Bodoh kamu Yudha bodoh!!!" Yudha geram sendiri dalam hati.


Dan kembali ke ballroom hotel,,,


"Apa sudah selesai pertunjukan drama rumah tanggamu?? Bisa kita kembali ke pokok permasalahan kita sebenarnya??" Naina mengingatkan Vera tujuannya mengajak menemui Reno tadi.


"Reno,,,Katakan padanya kamu akan tetap menikahiku. Kamu akan meninggalkannya. Apalagi yang kamu tunggu?? Aku sudah diceraikan dan kita bisa kapan pun bersama sama dengan anak kita." ucap Vera.


"Memangnya aku pernah menuntutmu bercerai dengan suamimu?? Memangnya aku juga pernah mengatakan bahwa aku akan meninggalkan istriku dan memilihmu??" tanya Reno.


Wajah Vera memerah.


"Lalu apa maksudmu akan menikahiku?? Bertanggung jawab atas baby Reno??" tanya Vera balik.


"Aku hanya akan menikahimu kalau ada persetujuan dari Naina. Tapi jawaban Naina hari ini cukup jelas dengan dia menawarkan uang padamu. Naina tak ingin aku menikahimu dan aku pun akan menurut padanya. Bagaimana pun dia istri sahku yang punya hak untuk bicara ya atau tidak." ucap Reno mendekati Naina.


"Aku tau,, Dan akulah penyebab kecelakaan yang dialaminya dulu hingga dia harus kehilangan rahimnya. Naina memberiku ijin untuk mencari kepuasan di luar karena sejak saat itu dirinya tak punya gairah lagi. Naina istri yang sangat pengertian."ucap Reno.


"Dia bahkan memperbolehkan aku menikah lagi asalkan wanita itu baik menurut pandangan Naina. Bukan wanita yang sembarangan seperti kamu,,, Kamu sendiri yang menunjukkan keburukanmu pada Naina. Jadi sekarang aku pun tak bisa membantumu." tambahnya.


"Jahat kamu Reno. Tega kamu permainkan aku. Aku bisa terima kamu perlakukan begini tapi baby Reno,,, Dia anakmu. Bagaimana bisa kamu seenaknya begitu lepas tanggung jawab???" Vera kesal.


"Cukup!!! Apa kamu tidak lelah sedari tadi terus menyuguhkan drama di depan semua staffku?? Kamu yang membuat dirimu sendiri menjadi hina ya,,, Kamu juga yang sudah menolak tawaran uang yang diberikan oleh Naina tadi. Jadi jangan pernah bilang aku atau pun Naina tidak bertanggung jawab!!!" ketus Reno.


"Dengar semuanya,,, Party is over. Kalian semua boleh bawa pulang semua makanan yang sudah disediakan.Dan cepat pulang. Maaf kalau pesta malam ini jadi kacau.Aku janji akan mengatur ulang pesta untuk kalian."kata Reno dengan lantang pada semua yang hadir.


"Dan untuk kamu Ver,,, kamu sudah dipecat jadi jangan pernah datang lagi ke kantor atau berani berani memperlihatkan wajahmu di depanku." ancamnya pada Vera.


"Ayo pulang honey,,," Suaranya melembut saat bicara pada Naina.

__ADS_1


Naina tak menjawab dan hanya membalikkan badannya lalu berjalan mendahului tanpa menggandeng lengan Reno seperti biasanya.


"Renoooo!!! Jangan seenaknya beginiiiii!!!" teriak Vera mamun tak dihiraukan oleh pemilik nama yang kini sudah menjalankan roda empatnya.


Vera menangis sejadi jadinya dengan semua yang dialaminya malam itu. Sadar sudah tidak ada yang peduli padanya,,, Vera pun beringsut pergi. Para staff lain sedang sibuk membungkus makanan untuk diri mereka masing masing dan masa bodoh dengannya. Vera pun pulang menuju ke rumahnya.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Di mobil,,,


"Kok diam saja honey,,,??" tanya Reno memecah kesunyian antara dirinya dan Naina.


Naina tak menyahut sepatah kata pun hingga akhirnya Reno pun diam juga. Sesampainya di rumah megah milik Naina,,,Naina berjalan tergesa gesa menuju ke kamarnya dan membuka lemari besar yang berisikan baju baju mahal Reno.


Naina tampak sibuk mengecek satu persatu baju itu.


"Ada apa honey?? Cari apa di sana??" tanya Reno tak mengerti.


Naina tak menjawab dan hanya mengambil beberapa helai baju saja dan sebuah koper. Dilemparnya semua ke Reno.


"Go out dari rumahku. Sudah cukup aku sabar selama ini. Aku memang mengijinkanmu mencari kesenangan di luar tapi kali ini wanitamu membuatku marah. Kamu tau kan aku tidak pernah mau jika wanita wanitamu sampai membuatku malu di depan para staffmu. Bawa baju yang memang kamu bawa dulu. Jangan bawa yang lainnya karena itu semua kamu beli pakai uangku." ketus Naina.


"Naina,,, Tapi,,," Reno hendak menyela.


"Cukup!! Perjanjiannya selama ini kalau kamu sampai membuatku merasa kecewa dan marah akibat tindakan bodohmu,,,, kamu bersedia keluar dari rumah ini tanpa membawa harta apa pun kan??? So now,,, its the time for you to leave Reno!! Aku akan urus perceraian kita!!!" kecam Naina.


Reno lemas.


Semua kecerobohan Vera membuatnya miskin dalam sekejap. Reno yang selama ini memang menopang hidup pada kekayaan Naina dan keluarganya tak bisa bicara apa apa lagi saat Naina mengusirnya.


Reno sadar dan bisa menerima kemarahan Naina kalinini karena pasti setelah ini keluarga Naina akan mendengar semua cerita drama tadi. Dan keluarga kaya ini tidak akan bisa mentolerir tindakan Reno yang sembrono ini.


"Baik Na,,, Aku pergi." ujarnya lemas sembari memasukkan beberapa helai baju yang dilempar Naina.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=


Terima kasih atas vote, like dan komennya ya ๐ŸŒนโค๏ธ


__ADS_2