BIDADARI YANG KU SAKITI 2

BIDADARI YANG KU SAKITI 2
Part 66


__ADS_3

Selamat membaca ๐ŸŒผ


Maaf banyak typo ๐Ÿ™


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


๐ŸŒผ๐ŸŒผ


"Sayang,,," Mira meniup niup mata Dave yang masih terpejam.


Dave yang ditiup tiup hanya menggeliat geliat karena masih sangat mengantuk.


"Sayang,,, Ayo bangun. Sudah subuh ini." suara Mira kembali terdengar kali ini lebih jelas karena Mira setengah berbisik di telinga Dave.


"Hmmm masih ngantuk nih sayang,,, Bobo lagi yuk." Dave melingkarkan tangannya di pinggang Mira.


"Sholat subuh dulu sayang,, Keburu habis waktunya. Ayo sayang,,," ajak Mira lembut.


Dave langsung membuka matanya dan mengingat dirinya kini punya kewajiban untuk sholat dan bukan seperti biasa yang bebas mau bangun jam berapa saja.


"Oh iya aku lupa sayang,,, Maaf ya." ucapnya menyesal.


"Tidak apa apa. Ayo bangun dulu. Kita wudhu dulu yuk. Nanti aku ajari caranya." ajak Mira.


"Iya sayang." Dave bangun dan langsung menuju ke tempat kran air yang bisa dipakai wudhu karena mang dirinya yang non muslim tidak mempersiapkan tempat khusus untuk wudhu sebelumnya.


Mira lantas dengan sangat sabar mengajari langkah demi langkah berwudhu termasuk membimbing Dave dalam membaca niat dan doa setelah wudhu.


"Pinterrrr,,, Ayo sekarang kita masuk lagi dan mulai sholat." ucap Mira begitu Dave menyelesaikan pelajaran pertamanya hari ini.


Dave menerima sarung dan peci yang sudah disiapkan oleh Mira namun wajahnya terlihat tidak sedang bahagia. Ada beban dalam hatinya dan Mira melihatnya.


"Ada apa sayang?? Tidak bisa pakai sarungnya?? Mau aku bantu??" tanya Mira mencoba mencari tau kenapa wajah Dave tiba tiba berubah begitu.


Dave menggeleng masih dengan wajah murungnya.


"Lalu ada apa? Apa ada perkataan atau perbuatanku yang membuatmu marah??" tanya Mira lagi.


"Bukan sayang,,, Aku hanya,,, Entahlah,,, Aku merasa tidak pantas saja untukmu. Aku awam dalam agama. Aku bahkan belum bisa tata cara sholat,,,bacaan sholat,,,apalagi jadi imam untukmu." Dave terlihat sedih.

__ADS_1


Mira tersenyum mendengarnya.


"Itu semua akan terjadi pada waktunya nanti. Jadi imam itu bukan hanya dalam sholat Sayang,,, Tapi juga dalam keseharian di mana kamulah pemimpinnya. Saat ini dan berapa lama ke depan mungkin kamu belum bisa jadi imam sholatku,,, Tapi kamu mau tetap seperti ini atau mau berusaha??" tanya Mira.


"Tentu saja aku akan berusaha secepatnya untuk bisa jadi imam sholatmu sayang,,," jawab Dave.


"Kalau begitu kita mulai dengan langkah demi langkah kecil bersama sama hingga akhirnya nanti kamu akan menguasainya. Aku akan sangat sabar mendampingimu dan berbagi ilmu denganmu sayang." ucap Mira lembut sekali.


"Terima kasih sayang,,," jawab Dave mulai kembali ceria dan bersemangat.


"Ajari aku ya cara dan bacaan sholat. Aku benar benar belum tau." ucap Dave.


"Iya sayang,,," jawab Mira.


"Eh sayang,,, Tapi apa sholatku akan di terima kalau aku bacaannya saja tidak tau." Dave kembali bertanya.


"Shalat adalah ibadah yang paling dasar sayang,,, hukum tidak hafal bacaan shalat saat shalat sebenarnya bukanlah suatu perbuatan yang dosa, namun kamu wajib memperbaiki diri dengan belajar dan menghafalkannya secara bertahap, bagi yang sudah terlalu tua atau kurang akalnya maka itu bukan dosa baginya." jawab Mira.


Dave mendengarkan dengan seksama.


"Intinya shalat tetap wajib dilakukan sesuai kemampuan dan tiap umat muslim wajib terus belajar untuk bisa melakukan shalat yang benar. Kalau kamu tidak tahu bacaan sholat atau belum hafal semuanya, maka paling tidak ย harus membaca surat Al Fatihah dalam shalatnya. Karena membaca surat Al Fatihah termasuk rukun sholat dan penyempurna dari sholat." kata Mira.


"Wah aku tau ada surat dalam quran yang bernama itu tapi aku bahkan belum pernah baca itu sayang. Gimana dong?? Aku payah sekali,,," Dave kembali murung.


"Lalu bacaannya gimana sayang??" tanya Dave.


"Kalau tidak ada satupun ayat Alquran yang kamu hafal,,, kamu bisa cukup Bertasbih, bertahmid dan bertahlil saja sayang." kata Mira yang lantas mengajari bacaannya juga.


"Kamu lihat aku sholat dulu ya sayang. Kamu perhatikan setiap gerakannya dan nanti bisa kamu tanyakan padaku jika ada yang kurang kamu pahami." ucap Mira.


"Iya sayang,,," jawab Dave.


Dave terlihat antusias sekali memperhatikan Mira yang lebih dulu sholat subuh di hadapannya. Dave terlihat mengikuti gerakan gerakan Mira agar dirinya cepat ingat.


Mira menyelesaikan sholat subuhnya dan kemudian meminta Dave melakukan seperti apa yang dilakukannya tadi. Dave yang cukup cerdas tentunya bisa dengan cepat menghafal gerakan gerakan dan bacaan singkat yang diajarkan Mira tadi.


Dave pun menyelesaikan sholat subuhnya yang pertama walau belum sempurna.


"Alhamdulillah ya sayang,,, Ini sholat pertamaku dan aku akan berusaha untuk terus belajar agar semakin sempurna." ucapnya pada Mira.

__ADS_1


"Iya sayang nanti kita belajar terus sama sama ya,,," jawab Mira juga penuh syukur.


Dave mengangguk dan memeluk Mira penuh dengan kehangatan. Tangannya mulai nakal kemana mana.


"Sayang,,, Lagi ya,,," ucapnya berbisik mesra.


"Apanya???" tanya Mira dengan wajah meronanya.


Dave tak menjawab pertanyaan itu dan langsung membopong istri tercintanya itu menuju ke ranjang lagi.


"Pokoknya hari ini no kerja,, no telpon,,no pesan,, semua airplane. Aku mau menghabiskan waktuku bersamamu di kamar kita seharian penuh. Kamu gak boleh kemana mana sayang. Stand by terus di ranjang buatku hehehe,,," Ucap Dave menurunkan Mira di ranjang dan meraih ponselnya untuk mengalihkan ke mode pesawat.


"Seharian penuh?? Gak lapar??" goda Mira.


"Kalau sudah ada kamu begini mana kenal lapar,,," jawab Dave.


"Bohong ah,,," seru Mira.


"Kan cinta,,," jawab Dave manja dan mencubit gemas hidung mancung istrinya.


"Cinta juga butuh diisi perutnya,,," jawab Mira tak mau kalah.


"Ya kalau gitu nanti pas lapar break dulu,,, makan dulu terus masuk kamar lagi deh,,, Bikin baby lagi deh,,," jawab Dave tak malu malu lagi.


"Enak sekaliiii,,, Siapa yang siapin makan kalau kamu kurung aku di kamar terus sayang??" tanya Mira.


"Gampang itu,,, Tinggal bilang sama si mbak aja biar siapin makanan buat kita." sahut Dave tak mau niatnya mengurung istrinya di kamar seharian terganggu oleh apa pun juga.


"Lalu ayah sama mommy??? Masak kita gak temui mereka??" tanya Mira lagi.


"Ayah sama mommy pasti paham kalau anaknya ini lagi kerja keras buat mereka sayang. Jadi mereka gak akan ganggu dan paham kenapa kita gak keluar kamar." jawab Dave.


"Kerja keras buat mereka??" Mira tak mengerti.


"Aduuh kami ini bikin aku makin gemas sayang,,, Ya kerja keras buatin mereka cucu sebanyak banyaknya lah,,," Dave tak sabar lagi langsung menindih tubuh Mira dan mengabsen seluruh bagian tubuh Mira yang menjadi kesukaannya.


"Sayang,, pelan pelan,," pinta Mira.


"Hehehe,,, Maaf sayang,,, Sudah di ubun ubun nih,," Dave nyengir membuat Mira hanya tersenyum gemas.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=


Terima kasih atas vote, like dan komennya ya ๐ŸŒน


__ADS_2