BIDADARI YANG KU SAKITI 2

BIDADARI YANG KU SAKITI 2
Belajar Agama Bersama


__ADS_3

Happy reading ya 🤓


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Masih alur masa lalu ya,,,,


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Mira membuka kembali medsosnya di sela jam istirahatnya. Matanya tertumbuk pada pesan yang Yudha kirimkan padanya.


"Hai Mira. Apa kamu serius tentang ucapanmu tadi pagi?" Tanya Yudha.


Mira mengerutkan keningnya dan berusaha mengingat apa yang telah dikatakannya pada buaya itu tadi pagi. Setelah rasanya tidak ada yang salah dari semua ucapannya Mira pun menulis sebuah balasan untuk Yudha.


"Memangnya pernyataan dan ucapan apa yang ku katakan tadi pagi?" Tanya Mira.


"Tentang kata suami." Balas Yudha.


"Oh itu,,,, iya Yudha. Aku memang masih bersuami. Setidaknya hingga kami resmi bercerai nantinya." Jawab Mira.


"Bercerai?" Tanya Yudha memastikan.


"Iya kami sedang dalam proses perceraian. Tinggal sekali persidangan saja dan hubungan kami akan segera berakhir." tandas Mira.


"Aku turut menyesal atas apa yang menimpa rumah tanggamu Mira. Kita ini sama. Sama sama pernah gagal dalam berumah tangga. Hanya bedanya aku dan mantan istriku sudah memiliki satu putri" tulis Yudha.


Entah kenapa tiba tiba Yudha merasakan dadanya berdebar. Bahkan untuk pertama kalinya dia merasa tidak percaya diri berhadapan dengan wanita.


"Tapi aku senang karena aku tak perlu khawatir mendekatimu Mira. Sejujurnya aku sangat tertarik kepadamu sejak pertama kali melihat fotomu. Tapi saat kamu mengatakan bahwa kamu bersuami, itu menyurutkan niatku. Tapi sekarang aku sudah tau bahwa kamu sudah memasuki tahap akhir perceraian kalian. Jadi aku akan sabar menunggumu." ucap Yudha memberanikan diri.


"Yudha,,,, kamu terlalu cepat mengutarakan perasaanmu padaku. Kita bahkan baru sehari saja berkenalan. Apa karena foto terbukaku itu yang membuatmu begitu ingin mengejarku?" Tuduh Zamira.


"Tentu saja bukan Mira. Aku tulus." Jawab Yudha mengelak walau apa yang dituduhkan Mira itu benar awalnya.


"Kamu muslim kan Yudha?" Tiba tiba Mira menanyakan hal itu.


"Apa yang akan kamu lakukan jika aku memutuskan menutup rapat tubuhku ini Yudha???Apa kamu masih tertarik???" Tanya Mira lagi.


Yudha terkekeh dan merasa pertanyaan Mira itu hanya sebuah pertanyaan untuk mengetes dirinya saja.


"Tentu saja aku tetap memiliki perasaan yang sama terhadapmu Mira." Balas Yudha sembari tersenyum sendiri.


"Kamu tau kan aku berbeda keyakinan denganmu?" tanya Mira lagi.


"Aku tau Mira. Tapi perbedaan keyakinan ini tidak akan menghalangi pertemanan kita." Jawab Yudha.


"Apa kamu bisa membantuku Yudha??" tanya Mira.


"Apa yang bisa ku bantu Mira??" Yudha balik bertanya.

__ADS_1


"Ajari aku islam." Ucap Mira kemudian.


Deggg,,,


Yudha terkejut bukan main.


Baru kali ini ada wanita yang membuat jantungnya serasa berhenti berdetak. Baru kali ini ada wanita yang membuatnya langsung mengingat masa kecilnya dimana ada almarhum ayah Yudha yang selalu membimbing dirinya mengaji dan mengajarkan tentang tata cara beribadah.


Tak terasa airmata Yudha menetes mengingat ayahnya. Betapa Yudha tiba tiba merindukan beliau.


Yudha bahkan menangis mengingat bahwa selama ini tak ada satu pun pelajaran dari ayahnya yanh dikerjakannya. Hampir semua telah Yudha tinggalkan.


"Betapa durhakanya aku." lirih Yudha disela tangisnya.


Zamira,,,,


Wanita yang awalnya hanya ingin dipermainkan saja oleh Yudha namun nyatanya dirinyalah yang menjadi wanita pertama kali yang hanya dengan kalimat pendeknya mampu mengingatkan yudha pada ayah dan pada Rabb nya.


Wanita yang berbeda agama dengannya namun wanita itulah yang mampu menggugah hati dan mengingatkan Yudha akan betapa banyaknya dosa yang dilakukannya selama ini. Baru Yudha mengerti bahwa jika tuhan sudah berkehendak memberikan hidayahNYA pada siapa pun yang di pilihNYA,,, maka caraNYA pun begitu indah.


Dengan sisa airmatanya,,,, Yudha pun mengetik sebuah balasan untuk Mira.


"Iya Mira. Kita belajar bersama sama ya."


"Terima kasih Yudha." Jawab Mira.


Rupanya latar belakang keluarga membuat Mira sedikit banyak tau tentang islam.


Belajar agama bersama Mira membuat hidup Yudha berangsur angsur membaik. Yudha juga jadi makin semangat menggali dan memperdalam ilmu agamanya.


Yudha tak ingin jika suatu saat Mira menanyakan sesuatu tentang ajaran agamanya dan dirinya tak bisa menjawabnya.


Mira menunjukkan sikap yang sangat antusias mempelajari agama bagai anak kecil yang sedang aktif bertanya pada ibunya tentang apa pun yang dilihat atau pun dibacanya.


Untungnya bekal ilmu agama dari almarhum ayah Yudha dulu cukup banyak yang masih diingatnya. Sejauh ini Yudha selalu bisa menjawab dan menjelaskan apapun yang ingin Mira ketahui.


Hingga suatu hari,,,,


Zamira dengan segala kesadaran dan kemantapan hatinya menyatakan dirinya ingin bersyahadat. Bukan main bahagianya Yudha bisa berbagi ilmu dengannya dan sekaligus bisa membawanya memeluk agama yang sama.


Hubungan Yudha dengan Mira pun terasa semakin manis sejak Mira menyatakan bersedia menjadi calon istri Yudha walaupun mereka hanya menjalani hubungan jarak jauh atau yang lebih dikenal dengan sebutan LDR.


"Boleh aku memanggilmu abi Yudha?" Tanya Mira waktu itu.


"Boleh Mira. Dengan senang hati." Jawab Yudha.


\=\=\=\=\=\=\=\=


"Kita menikah ya Mira begitu abi pulang nanti." Seru Yudha tak bisa lagi menahan perasaannya pada Mira.

__ADS_1


Mira diam tak menjawab untuk beberapa saat.


"Ada apa Mira? Apa ada yang salah dengan perkataan abi???" Tanya Yudha.


"Tidak segampang itu abi. Menikah itu bukan hal yang bisa dibicarakan berdua saja. Menikah itu bukan antara kita berdua saja tapi juga keluarga kita." Jawab Mira yang terkejut saat Yudha tiba tiba membahas pernikahan.


Mira bukan tak pernah menginginkan agar hubungan mereka berakhir di pelaminan. Namun dirinya sadar bahwa mereka belum pernah bertemu apalagi mengatakan tentang hubungan mereka pada keluarga keduanya. Jadi mana mungkin mereka bisa langsung membahas pernikahan secepat ini.


"Tenang saja Mira. Abi pasti akan membicarakannya pada keluarga abi. Tapi Mira juga harus janji ya sama abi bahwa Mira juga akan melakukan hal yang sama." Pinta Yudha.


"Iya abi,,,, kita pelan pelan saja dulu ya biar keluarga kita tidak terkejut." Jawabnya lembut.


"Pasti Mira." Seru Yudha senang.


Yudha rajin menelponnya atau kadang sekedar chatingan. Mereka hampir tidak pernah melakukan panggilan video karena Mira menolak. Entah kenapa Mira tidak suka sekali diajak panggilan video seperti itu.


Akhirnya mereka hanya saling berkirim kabar saja tiap harinya. Yudha pun rutin mengirimi uang pada Mira dengan nominal yang makin besar dari bulan ke bulannya. Mira menabung semua uang itu untuk persiapan pernikahan mereka.


"Apa abi tidak takut kalau Mira bawa lari uang Abi ini???" tanya Mira serius.


"Mira,, uang itu bukan uang abi tapi uang kita." tegas Yudha.


"Kenapa juga abi harus takut uang itu dibawa lari??? Uang kan masih bisa dicari Mira. Abi justru lebih takut kalau yang dibawa lari itu kamu Mira." Sahut Yudha dengan gaya merayunya seperti hari hari biasanya.


"Mulai deh merayu Mira." sungut Mira.


"Abi gak merayu kok,,, hanya menggoda saja." jawab Yudha masih terus menggoda pujaan hatinya.


"Kalau sudah menikah baru boleh menggoda abi. sekarang tidak boleh dulu." seru Mira mengingatkan.


Zamira sungguh telah begitu berubah. Dirinya benar benar berusaha menjalankan semua yang diperintahkan oleh Rabbnya dan agamanya. Yudha merasa beruntung mendapat calon istri seperti dirinya.


"Kapan abi pulang?" Tanya Mira.


"Sabar ya Mira,,, abi kan baru kembali kerja jadi ya harus tunggu biar genap setahun dulu baru bisa cuti lagi." Sahut Yudha.


"Mira akan tunggu abi kan?" Tanya Yudha kemudian.


"Inshaallah abi. Mira akan menunggu." Jawabnya lembut.


"Jaga diri dan hati Mira selalu buat abi ya." Pesan Yudha.


Yudha memang baru saja selesai cuti dan baru seminggu kembali bekerja saat pertama kali dirinya meminta permintaan di sosmed Mira. Dan saat ini baru memasuki bulan ke limanya bekerja. Itu artinya Yudha masih harus bersabar menunggu sekitar tujuh bulan lagi baru mereka bisa bertemu langsung.


\=\=\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa vote, like dan komen yaa


Terima kasih 💞

__ADS_1


__ADS_2