Bocil Menggemaskan

Bocil Menggemaskan
Prolog


__ADS_3

"Kak Zerooo." Teriak seorang gadis heboh ketika melihat sosok yang hampir satu minggu ini tidak masuk sekolah, karena sakit.


Belarilah gadis bernama Mikey itu, lalu langsung berdiri di hadapan Arzero dengan lucu nya. Tingkah nya memang natural seperti itu, karena tubuh nya yang pendek membuat dia sangat menggemaskan, jika sedang berdiri di hadapan siapapun itu yang lebih tinggi dari nya, termasuk Zero.


Mikeyla Aira Manuella Grayzen gadis berumur 16 tahun itu mampu menggemparkan satu sekolah, pada awal dirinya mendaftarkan diri di sekolah tersebut. Karena paras cantik natural tanpa mek up nya, membuat banyak orang terkagum-kagum. Bahkan banyak dari kaum hawa mengakui kecantikan yang di miliki Mikeyla. Terkadang mereka juga iri dengan Mikey. Namun tidak dengan pria yang satu ini, Arzero yang menjadi cinta pertama ples incaran Mikey semenjak awal masuk sekolah itu, terlihat cuek dan tidak peduli dengan keberadaan Mikey setiap gadis itu nempel di samping nya seperti cicak.


"Kangen deh sama Kak Zero, gimana apa Kak Zero masih sakit?" Tanya Mikey


"Yaelah pakek nanya segala ni bocil, kalo Zero masih sakit ngapain dia ke sekolah cil." Bukan nya Zero yang menjawab malah Yuven sang sahabat dari Arzero.

__ADS_1


"Huh! gue nggak nanya sama lo!" Sinis Mikey menatap ke arah Yuven, memang nyatanya hanya kepada Arzero saja Mikey akan bersikap manis dan manja. Selain kepada pria itu Mikey akan berubah menjadi gadis yang garang dan dingin. Etsss tapi satu lagi kalo dah gabung sama besty nya, Mikey akan jadi cewek paling bobrok sedunia jangan salah. Bahkan bersikap manis saja tidak, hanya saja Mikey akan sangat barbar jika sudah bersama kedua sahabat nya.


Gina dan Veve terlihat menjulurkan lidah nya ke arah Yuven. "Kasian di julidin," ledek Gina.


Mikey terlihat membuntuti kemana pun Zero pergi, sembari dengan tangan yang terus memegangi ujung baju seragam Arzero yang di keluarkan. "Kak Zero mau makan apa?" Tanya Mikey dengan pertanyaan yang sama seperti biasa nya. Ya! Mikey memang selalu melakukan hal tersebut setiap hari nya. Banyak orang iri melihat Mikey yang bisa sedekat itu dengan Arzero, walau mereka tau bahwa hampir setengah tahun ini Zero tidak pernah membalas cintanya Mikey.


"Wokey gue pesenin dulu." Yuven langsung menanggapi seperti biasa lalu beranjak pergi untuk memesan makanan.


Mikey terlihat masih asik duduk di samping Zero tanpa perduli dengan penolakan pria itu barusan. Bagi nya itu sudah biasa dan tidak pernah ia ambil hati hal sekecil itu. Padahal menurut kedua sahabat Mikey, itu adalah penghinaan yang tidak pantas Mikey dapatkan. "Key serius lo masih mau makan di sini?" Tanya Veve sembari berbisik, terlihat Mikey yang tak melepaskan pandangan nya dari Zero hanya mengangguk menanggapi nya.

__ADS_1


Beberapa saat berselang Yuven datang dengan dua mangkuk bakso yang di bawa nya. Lalu satu cowok yang entah Yuven embat dari mana membawakan dua gelas minuman setelah itu pergi begitu saja. Di duga cowok itu adalah korban suruhan Yuven hari ini hahahaha.


"Makanan datanggg." Ucap Yuven girang menggosok-gosok telapak tangan nya berulang kali. "Ehhh curut lo nggak pesenin buat kita?" Sambar Gina padahal baru saja Yuven akan memasukkan potongan baso itu ke mulut nya.


"Iya dasar kadal beracun, kagak ada solid-solid nya amat." Sambung Veve membuat Yuven menelan Saliva nya beruang kali dengan susah payah, kenapa susah amat yak makan dengan tenang tanpa di siram embel-embel dari kedua cewek rempong ini.


Tanpa izin! Veve menarik mangkuk bakso milik Yuven lalu melahap nya, tatapan nya masih mengobarkan api peperangan menatap Yuven. Lalu Gina juga mengambil gelas minuman milik Yuven, namun sebelum ia sempet meminumnya. Mikey lebih dulu menyerobot minuman itu, Gina kira Mikey akan memarahi dirinya. Ternyata oh ternyata Mikey lebih sembarangan langsung meminum minuman yang belum sempat Yuven dan Gina minum itu dengan tatapan yang tak lepas menatap Zero penuh damba. "Bubu Zero tambah hari kok tambah ganteng aja sih." Racau Mikey membuat Zero melirik ke arah gadis di samping nya sekilas.


Membuat Mikey baper karena di tatap Zero, reflek Mikey langsung menutup matanya dengan tangan kiri karena malu. Sedangkan tangan kanan nya masih asik memegangi sedotan yang sendiri tadi ia gigit-gigit.

__ADS_1


__ADS_2