Bocil Menggemaskan

Bocil Menggemaskan
Zero yang cemas


__ADS_3

Arzero yang tengah terbaring di kasur sembari menatap langit-langit kamar nya, perlahan menoleh ke arah ponsel nya yang memijar. Tangan nya bergerak untuk mengambil ponsel tersebut, lalu membuka pesan singkat dari sahabat nya itu.


Susul gue ke sekolah


Lalu di bawah pesan itu ada sebuah pesan suara yang di teruskan untuk dirinya.


"Tolong gue." Terdengarlah suara lemas Mikey saat Zero membuka pesan suara itu. Membuat Arzero dengan spontan langsung bangun dan duduk memutar kembali pesan suara itu.


"Key!" Ucap nya pelan menatap kosong ponsel nya.

__ADS_1


...******...


Sesampai nya di sekolah Zero yang sudah berdiri di depan pintu UKS langsung mencoba untuk membukanya. Namun pintu itu terkunci, ia menatap ke sekeliling tidak ada siapapun. Di mana Yuven? Bukankah seharus nya pria itu akan lebih dulu sampai di bandingkan Zero? "Key apa kau di dalam?" Teriak Zero terlihat cemas ketika melihat di dalam UKS itu sangat gelap.


Akhirnya Zero pun mencoba untuk mendobrak pintu nya, beberapa kali ia menghantam pintu itu dengan tubuh nya. Hingga akhirnya pintu itu pun terbuka, "Key.....Lo di mana Key...." Panggil Zero berkali-kali.


Ketika selangkah ia menggeser langkahnya, kaki nya seperti menyentuh sesuatu di bawah sana. Dengan menyalakan senter di ponsel nya, Zero menyoroti sesuatu di bawah sana. "Key!" Terkejut bukan main, Zero langsung membungkuk ketika melihat wajah Mikey yang merah dan penuh keringat.


Seseorang tiba-tiba membuka pintu mobil milik Zero, Yuven terkejut melihat pemandangan yang tak pernah ia lihat dari sosok Zero sahabatnya. Zero terlihat sedang mengusap wajah Mikey perlahan, sedangkan tangan satu nya menggenggam erat jemari tangan Mikey. Yuven bisa melihat wajah kecemasan dari sahabat nya itu.

__ADS_1


"Lo dari mana aja ha! Bukan nya lo lebih dulu ke sini kenapa baru keliatan." Ketika sadar akan keberadaan Yuven, Zero terlihat sangat marah menatap Yuven.


"Lahh kenapa jadi gue yang kena semprot." Yuven menggaruk kepala nya yang tak gatal.


Terlihat Mikey mulai melakukan pergerakan, mata nya mengerjap perlahan. Ketika mata itu menyadari keberadaan Zero di samping nya. Mikey langsung memeluk Zero ketakutan, "tadi...tadi itu.... gelap." Adu gadis itu degan suara bergetar.


Zero dan Yuven saling menatap satu sama lain melihat sosok Mikey yang seperti ini. Ini pertama kali nya mereka melihat sisi Mikey yang berbeda, Mikey yang mereka tau memiliki otak keras kepala dan susah di atur itu ternyata memiliki sisi selemah ini di belakangnya. "Lo nggak papa kan Mikey?" Tanya Yuven membuka suara.


Lalu Mikey hanya mengangguk perlahan masih dengan posisi yang sama, memeluk Zero tanpa mendapatkan pelukan balik dari pria itu. "Ini sudah malam, gue antar lo pulang." Ujar Zero melepaskan pelukan Mikey perlahan.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan hanya keheningan yang ada di dalam mobil itu. Mikey yang biasa nya banyak bicara kini berubah drastis menjadi gadis yang pendiam.


__ADS_2