
Saat jam istirahat, Mikey terlihat duduk bertiga bersama Veve dan Zaka yang asik bucin tiada jeda. Seperti nya kini Veve sudah tertular Virus bucin lebay nya si buaya. Lihat saja sekarang, keduanya tengah asik suap-suapan tanpa malu dengan sekitar.
"Enak kan Baby." Tanya Zaka.
Veve terlihat mengangguk girang, sembari menguyah mie ayam yang tadi Zaka suapkan ke mulut nya.
"Ve lo dah liat belum orang yang dah buat Gina masuk rumah sakit? Katanya pelaku nya dah ketangkap!" Seru Mikey namun tatapan nya masih sibuk ke mangkuk somay nya.
"Belum sih, niat nya sih sepulang sekolah sebelum ke rumah sakit gue mau ke kantor polisi dulu." Mendengar perkataan Veve! Zaka langsung menoleh menatap pacar nya.
Pria itu seperti tengah memikirkan sesuatu, tatapan nya tak bisa di artikan. Namun sikap nya begitu netral tak ada yang berbeda masih sama.
"Gina pasti bakal menunggu lama, lebih baik lain kali saja kamu ke kantor polisi nya." Zaka terlihat tidak memperbolehkan.
"Tapi gue penasaran Ka," tutur Veve.
"Mending gue aja yang ke kantor polisi, lo pergi temuin Gina aja. Nanti bilang sama dia setelah dari kantor polisi gue langsung ke rumah sakit." Usul Mikey.
Veve langsung mengangguk perlahan, ada benar nya juga. Nanti juga dia bakal tahu siapa pelaku nya setelah dapat kabar dari Mikey. Tak berselang lama keduanya langsung pergi ke kelas, karena bel masuk telah berbunyi.
Saat di perjalanan Mikey bertemu dengan Zero, sepertinya pria itu habis mendapatkan hukuman karena perkelahian nya tadi. Zero nampak masam, ia memeluk Mikey seperti lelah. Mikey yang merasa terpojokkan karena Zero yang memeluknya dengan begitu erat, berulang kali memukuli dada Zero, takut juga ada yang melihat nya.
"Bubu lepaskan," rengek Mikey.
"Biarkan seperti ini dulu sayang." Ucap Zero enteng.
__ADS_1
"Bubu ini tempat umum, bagaimana kalo ada yang melihat." Ujar Mikey lagi.
Akhirnya Zero pun melepaskan, namun siapa sangka pria itu malah menarik Mikey. Entah ingin apa namun ia di tarik menuju parkiran. Tiba-tiba Zero mengeluarkan sebuah kunci, Mikey bingung bukan nya tadi pagi pria itu naik motor? Kenapa kini juga ada mobil nya Zero di parkiran kampus nya?
Zero masuk ke dalam mobil bagian belakang, lalu menarik Mikey paksa untuk masuk tanpa siapapun yang tau. Tanpa bisa menolak Mikey hanya bisa pasrah dan masuk ke dalam mobil. Zero duduk dengan kaki selonjor di jok tersebut, punggung nya bersandar di pintu mobil yang terkunci. Ia meminta Mikey duduk di pangkuan nya, lalu memeluk gadis itu erat.
"Bubu kau ngapain ajak aku ke sini?" Tanya Mikey.
"Ini sudah bel masuk Bubu," imbuh nya lagi.
"Aku belum istirahat sayang, kau temani aku istirahat di sini." Zero membawa Mikey ke dalam dekapan nya.
"Peluk aku Cinta, aku lelah." Kata nya lalu memejamkan mata dengan dagu yang di topangkan di kepala Mikey.
Kelihatanya pria itu memang tertidur, akhirnya Mikey memilih mengambil ponselnya dari saku baju. Ia membuka aplikasi Twitter dan scrol-scrol di sana.
Hanya dengan menatap wajah damai nya saja aku sudah merasa bahagia
Mikey mengklik tombol posting, baru beberapa menit postingan itu terposting. Sudah banyak yang memberikan like bahkan komentar.
Bukan bahagia lagi, bahkan lebih dari sekedar bahagia
Iya bahagia nya bukan main
Melihat wajah nya saja sudah bahagia apa lagi memiliki nya
__ADS_1
Mikey sedang jatuh cinta nieeee
Terus dan terus para follower dan views menebarkan komentar nya. Bahkan kini anak-anak yang satu sekolah dengan nya pun ikutan berkomentar
Drama bet lo, udah bisa peluk aja banyak gaya pakek bilang hanya! Hanya! Dan hanya natap wajah nya?
_Danu_
^^^Kampret diem lo^^^
^^^_Mikey_^^^
Mikey membalas komentar dari si Danu kaparat itu.
Gue liat Key nggak usah nutup-nutupin deh, lo lagi berduaan kan sama si Zero di mobil
_Danu_
^^^Pengen lo? Kasian!^^^
^^^Yang nggak laku mah bisa nya ngintip^^^
^^^_Mikey_^^^
Mikey yang awal nya melotot karena ternyata si kampret mengetahui bahwa kini diri nya tengah berada di dalam mobil bersama Zero, malah balik menimpali ocehan ketua kelas nya itu.
__ADS_1