Bocil Menggemaskan

Bocil Menggemaskan
Di jodohkan


__ADS_3

Baru saja Mikey mendudukkan bokong nya di kursi Kantin, seseorang menghampiri nya. Karena mengingat kemarin baru saja ia berbaikan dengan Zero, kini Mikey memilih menghindar sebelum kekasih nya melihat hal ini. Namun tanpa di sangka, pria tadi malah mencekal pergelangan tangan nya.


"Lo mau kemana Key?" Tanya Han bingung.


"Mau ke kelas," ujar Mikey berjalan meninggalkan pria itu.


Dengan terburu-buru Mikey pergi, hingga ia tak sadar kini dia menumbuk dada kekar seseorang. Orang itu menatap dingin Mikey, namun gadis itu terlihat acuh dan tak menghiraukan. Roy terlihat berdiri menghalangi jalan nya, seperti ada yang ingin dia katakan namun entah apa itu, saat di hadapan Mikey! Roy seperti tidak punya keberanian apapun untuk mengatakan nya.


Hingga tangan kekar seseorang mendorong dada Roy pelan, Zero menatap horor kepada Roy. Sedangkan yang di tatap nya kini malah memilih pergi.


"Kamu nggak papa kan?" Tanya Zero memastikan kekasihnya tidak lecet karena ulah pria itu.


"Nggak papa," ujar Mikey yang masih bingung menatap kepergian Roy, sepertinya Mikey sedikit agak heran dengan sikap Roy yang akhir-akhir ini sangat berbeda. Pria itu seperti lebih banyak menyendiri apa dia sudah tidak punya teman di sekolah ini? Tapi itu tidak mungkin, seorang Roy tidak mungkin kekurangan apapun apa lagi teman.


"Ada apa sayang?" Tanya Zero.

__ADS_1


"Nggak, kayak nya ada yang beda dari Kak Roy." Ujar Mikey mengutarakan isi fikiran nya.


"Aku pikir juga begitu, dia jadi jarang mem-bully anak-anak di sekolah ini, jadi lebih pendiem." Ujar Zero menimpali.


Kini Zero pun mengantarkan Mikey ke kelas nya, lalu Zero juga ikut bergabung di dalam kelas Mikey tanpa rasa malu. Malah membuat seisi kelas senang melihat hal tersebut, siapa sih yang tidak bahagia jika melihat pria tampan sedekat ini.


"Ngehalu aja lo, belajar dulu yang rajin biar jadi orang sukses baru minta anak yang banyak dari gue." Tonyor Veve menipung kepala Zaka kesal.


"Yaelah lo jahat amat sih beb," gerutu Zaka kembali merengek karena nasib nya yang harus terus mendapatkan pukulan dari pacar nya sendiri.


"Ehh Ve lo belum cerita ke gue tentang hubungan lo sama Zaka." Bisik Mikey di telinga sahabatnya.


...***...


Sepulang sekolah Mikey dan Veve berakhir berada di sebuah kafe, dia meminta Zero untuk pulang lebih dulu dengan alasan ingin pulang bersama Veve. Kedua nya kini memesan makanan yang di inginkan, sembari sesekali membuka percakapan.

__ADS_1


"Apa lo masih ingat waktu gue pingsan di lapangan, nah malam nya zaka datang kerumah. Awal nya gue kira dia nggak bakal datang, kan lo tau sendiri tu anak doyan boong." Cerita Veve sedangkan Mikey hanya manggut-manggut mendengar nya.


"Terus dia di jamu tu sama bokap gue, gue kira cuma tu anak sendiri yang datang ternyata keluarga nya juga dateng. Lo masih kenal kan sama Om Bagus sahabatnya bokap gue!" Sambung Veve.


"Iya kenapa emang?" Tanya Mikey, karena Mikey juga tau jika Om Bagus juga adalah teman nya papah nya dulu.


"Ternyata Zaka curut itu anak nya Om Bagus," sontak Mikey langsung melongo tak percaya, apa iya begitu? Tapi kenapa dia baru tau? Apa sesempit itu dunia ini?


"Lo serius?" Tanya Mikey masih tak percaya.


"Iya Key dan sial nya ternyata gue udah di jodohin sama Zaka sejak bayi, sejak gue baru lahir Key. Aaaa mimpi apa gue harus di jodohin sama si playboy itu.." Runtuk Veve.


"Terus kenapa lo bisa mau tunangan sama Zaka, setidaknya lo bisa nolak dong." Pikir Mikey.


"Itulah Key, gue nggak tau kenapa mulut ini dengan konyol nya malah mengiyakan. Padahal hati gue enggan Key, gue mau menjelaskan kembali pun tidak tega liat ortu gue seneng banget dan bahagianya bukan main." Ujar Veve lagi.

__ADS_1


"Tapi Ve, kalau gue liat-liat niee. Semenjak sama lo si Zaka jadi banyak berubah, dia kayak nya udah bukan Zaka yang sering godain cewek lagi. Dia malah kayak nya lebih fokus sama lo, apa lo nggak ngerasain itu?" Mikey pun bergumam.


Kini kedua nya hanyut dalam keheningan, Mikey masih sibuk memilih menu nya yang tak kunjung ia pesan. Sedangkan Veve terlihat asik melamun setelah mendengar penuturan Mikey barusan. Apa iya seperti itu adanya? Pikirnya terus.


__ADS_2