
Satu minggu setelah kejadian itu, kondisi Gina masih saja sama dan tidak ada perubahan. Bahkan tidak ada tanda-tanda bahwa Gina akan segera siuman. Veve dan Mikey tengah menikmati makanan nya di kantin, beberapa saat kemudian Zaka datang membawakan sebuah kotak salad yang sengaja dia beli khusus untuk Veve.
"Ni buat lo,"ujar Zaka namun tak membuat Mikey menoleh karena gadis itu masih asik dengan makanan nya.
Walau mereka sedih karena Gina masih di rawat di rumah sakit. Tapi kedua nya tetap mencoba bersikap tenang, karena tidak mungkin mereka harus selalu menangis dan meruntuki Gina sahabatnya, toh itu semua tidak mampu juga membuat Gina sadar cepat.
"Thanks," Veve menerima uluran salad tersebut, membuat Zaka tersenyum.
Tak berselang beberapa lama Zero dan Yuven datang menghampiri meja ketiga makhluk itu. Zero yang baru saja datang langsung duduk di samping Mikey dan mencomot minuman milik gadis nya, membuat sang pemilik mendelik sinis, "Eeee," seru Mikey melihat minuman nya sudah berhasil di genggam kekasih nya sendiri.
"Apa kalian sudah tau kabar baru soal kasus nya Gina?" Tanya Yuven seketika
Membuat Mikey dan Veve dengan cepat menatap pria itu, melihat semangat kedua gadis yang terlihat menunggu Yuven berkata. membuat Zaka yang melihatnya salut dengan persahabatan mereka, sudah berkali-kali Zaka di buat kagum dengan persahabatan ketiga gadis itu yang selalu kompak dan tak pernah terlihat bermasalah dalam persahabatan nya.
"Ternyata buka Gina yang mencoba bunuh diri, tapi ada orang yang mencoba untuk membunuh nya." Sontak perkataan Yuven membuat Veve naik darah, wajah nya memerah kesal. Siapa yang berani mencoba mencelakai sahabat nya itu, jika Veve bertemu dengan orang itu, dialah orang pertama yang akan membuat orang itu tak berdaya.
__ADS_1
Jangan salah ayah nya Veve adalah seorang TNI angkatan darat dan ibu nya adalah seorang dokter bedah. Jadi tidak heran jika Veve memiliki sikap yang gampang emosi dan pemberani, dia juga tidak segan-segan menjadi orang paling jahat jika ada yang berani merecoki sahabatnya.
"Lalu apa pelakunya sudah tertangkap?" Tanya Mikey.
"Belum, polisi masih mencari beberapa bukti lagi untuk bisa menemukan si pelaku. Sudah ada beberapa data ciri-ciri pelaku nya. Jika saat itu cctv rooftop tidak di rusak oleh pelaku, mungkin saat ini polisi bisa dengan mudah untuk menangkap nya." Jelas Yuven.
"Ya bego! Tu orang jahat juga punya otak, dia nggak mungkin ninggalin bukti penting itu begitu saja, yang ada bukan nya membunuh orang malah dia sendiri yang ke bunuh. Gimana sih lo, otak kok beku! Encerin dong." Cibir Zaka yang membuat yuve tiba-tiba emosi.
"Lo kira es batu pakek di encerin segala!" Cetus Yuven.
Ke empat nya menoleh ke arah Zero yang tangan nya sudah bersemayam nakal di wajah Mikey, beberapa orang melihat tingkah Zero yang bikin siapapun yang melihatnya baper habis. Padahal Mikey yang di gituin, kenapa malah yang lain nya yang merasa jatuh hati.
Mikey menarik tangan Zero ke bawah meja, ia malu karena kini diri nya menjadi pusat perhatian hampir satu kantin. Zero yang mendapat hal tersebut, malah melepaskan genggaman tangan Mikey dan jail nya tangan itu malah merangkul pinggang Mikey tanpa izin. Membuat gadis itu bertambah mepet duduk tanpa jarak di samping Zero.
Mikey mencoba melepaskan rangkulan itu, namun begitu sulit. Semakin ia berontak, rangkulan itu semakin kuat menarik pinggang nya.
__ADS_1
"Bubu apa yang kau lakukan?" Bisik Mikey tanpa di dengar oleh siapapun selain Zero.
"Aku hanya menjagamu," ucap nya jail.
"Ini nama nya penyiksaan," pekik Mikey.
"Biarkan saja, biar semua orang tau aku kini tengah menyiksamu."Kekeh Zero.
"Kalian berdua sedang bicara apa?" Tanya Veve bingung melihat kedua orang di hadapan nya itu terlihat gasrak gusruk tak jelas.
Mikey tak peduli, dia mencoba ingin berdiri karena merasa tak nyaman, alhasil malah membuat Zero menarik pinggang ramping itu dan Mikey pun terduduk di pangkuan Zero. Mikey membolakan mata nya sempurna, beberapa orang berteriak melihat kelakuan dua pasang kekasih itu.
"Bubu," terkejut Mikey.
"Kau sangat suka duduk di pangkuan ku bukan?" ujar Zero jail.
__ADS_1
Mikey langsung gelagapan, dia memang suka. Tapi tidak di depan umum seperti ini juga, awas saja bersiaplah untuk mendapatkan hukuman dari nya nanti, harap bersabar Mikey kau akan membuat Zero menyesal nanti .