
Malam nya Mikey langsung ke rumah sakit, karena dia dapat kabar bahwa ada kabar baru mengenai kondisi Gina. Veve yang saat ini tengah berada di belahan kota lain karena tengah berlibur ke rumah keluarga ibu nya, jadi tidak turut bisa datang melihat kondisi Gina.
Mikey terus mondar-mandir di depan pintu itu, ia kini hanya bisa menunggu di ruangan pengunjung yang di batasi oleh sebuah kaca. Sesekali menatap ke arah kaca yang menembus pandang ke dalam ruangan itu, di mana seorang gadis tengah terbaring lemas sedang di periksa oleh sang dokter.
Terlihat Dady dan Mommy nya Gina tengah saling memeluk menguatkan satu sama lain, berharap dokter akan segera keluar dan memberikan kabar gembira kepada mereka semua.
Tadi Jio Dady nya Gina mengirimkan pesan kepada Mikey, ketika gadis itu baru saja ingin tidur. Kata nya ada sebuah pergerakan kecil di bagian tubuh Gina, dokter pernah mencoba memancing pendengaran Gina dan berhasil mendapatkan respon baik dengan sebuah gerakan di bagian kaki Gina. Hal itu yang membuat Mikey senang dan berharap malam ini gadis itu bisa segera sadar, walau kemungkinan nya tidak besar.
Di tatap nya layar handphone itu, hingga memijarkan layar yang memperlihatkan sebuah jam yang kini menunjukkan pukul 21.20.
Mikey sudah tak sabar menunggu, namun dia harus tetap tenang. Dokter pasti akan memberikan kabar baik dan tak mengecewakan siapapun yang berada di luar sini, Mikey yakin itu.
Akhirnya dokter pun keluar dan langsung ingin berbicara empat mata dengan Dady nya Gina. Mikey masih penasaran, namun ia memilih untuk menemani Mommy nya Gina masuk ke dalam menemui sahabatnya itu.
"Anak Mommy pasti akan segera bangun Key," ujar wanita paruh baya itu sembari memegangi pergelangan tangan Gina, lalu menatap sekilas kepada Mikey agar gadis itu mengiyakan perkataan nya.
"Iya Tante, Gina pasti akan segera membuka mata nya. Mikey yakin Gina gadis yang kuat Tante, sama kuat nya seperti Tante." Ucap Mikey memeluk Mommy nya Gina berusaha memberikan penguat, padahal kini ia juga merasa ingin sekali menangis namun ia mencoba untuk menghalangi agar air mata nya tidak membuat nya malu.
__ADS_1
Setelah menjenguk Gina, kini Mikey pun tengah berjalan berdua dengan Jio. Pria itu mengantarkan Mikey sampai ke parkiran sembari berbincang membahas kondisi Gina saat ini.
"Apa kata dokter Om?" Tanya Mikey di sela-sela langkah kaki nya.
"Kata dokter kondisi Gina sekarang sudah mulai stabil, masa kritis nya telah berakhir dan ada kemungkinan besar dalam waktu dekat Gina akan siuman. Namun dokter belum bisa memastikan kapan kemungkinan itu akan datang." Ucap Jio menghela nafas nya berat.
"Mikey tau bagaimana Gina, dia pasti tengah berjuang agar kita semua tidak terlalu lama larut dalam kesedihan ini karena Gina sangat sayang kita semua, Gina pasti akan segera sadar seperti apa yang di katakan dokter. Jadi Om harus tegar ya Om, maaf kalau Mikey belum bisa jagain Gina sebagai sahabatnya." Tutur Mikey.
"Kamu anak yang baik persis seperti almarhum Ayah mu, pasti Grayzen bangga punya Putri seperti mu. Jadilah anak yang selalu membanggakan, terus tersenyum dan kendalikan dunia mu jangan sampai dunia mengendalikan dirimu." Jio menepuk pelan kepala Mikey, kedekatan nya dengan anak ini membuat Jio sudah menganggap Mikey seperti darah daging nya sendiri. Karena walau bagaimanapun juga Mikey adalah anak dari sahabat nya yang bukan lain adalah Grayzen Benkeren. "Om bersyukur karena Gina bisa bersahabat baik dengan salah satu anak dari Grayzen."
^^^Tidak salah kan jika diri ini terlalu banyak berharap?^^^
^^^Berharap dia akan segera menatap ku dengan bola mata hitam nya itu, i miss you Gina^^^
Beberapa detik setelah kata-kata itu terposting. Sudah banyak sekali yang melihat nya, bahkan berkomentar menanggapi tulisan kecil itu.
Gina apa kabar?
__ADS_1
Dia siapa?
Tidak salah untuk berharap
Siapapun berhak menentukan harapan nya, namun jangan lupa sisakan sedikit ruang kecil jika suatu saat harapanmu mengecewakan.
Bukan harapan yang salah, namun jangan sampai salah memilih harapan
Gws ya Gina
Sad ih semangat ya Key, gue turut prihatin
Memang ini ada apa?
Kak Mikey kenapa?
Terus pesan komentar itu berceceran memenuhi kolom komentar postingan Twitter milik Mikey, masih banyak lagi komentar yang lain nya. Padahal sudah tengah malam, tapi masih saja ramai gini.
__ADS_1