Bos Cantik Pujaan Hati

Bos Cantik Pujaan Hati
WANITA PALING BAHAGIA


__ADS_3

🌷


🌷


🌷


🌷


🌷


3 bulan kemudian...


Jerman..


"Akhirnya Kimi,kita lulus juga," teriak EL dengan bahagianya dan berpelukan dengan Kimi.


"Iya EL,aku bangga sekali pada diriku sendiri walaupun aku anak yatim piatu,aku bisa lulus dengan nilai terbaik," seru Kimi dengan deraian air mata.


Nyonya dan Tuan Agatha begitu bangga kepada Puteri satu-satunya itu,karena sudah lulus dengan gelar Master,Suatu pencapaian yang sangat luar biasa.


"Sayang,apa kalian berdua siap pulang ke Tanah Air?" tanya Ny.Agatha.


"Siaaapp.." teriak EL dan Kimi bersamaan.


Nyonya dan Tuan Agatha sudah menganggap Kimi seperti anak sendiri,karena Kimi adalah anak yang cerdas dan pantang menyerah walaupun Kimi anak yatim piatu tapi dia tidak pernah merasa malu ataupun menyerah,tekadnya untuk menjadi orang sukses begitu kuat.


Tapi Kimi menolak untuk tinggal bersama keluarga Agatha,Kimi lebih memilih mengontrak rumah karena Kimi tidak mau menyusahkan keluarga EL,mereka sudah banyak membantu Kimi apalagi dalam hal materi.


Setelah mereka bersuka cita atas pencapaian mereka selama ini,akhirnya EL dan Kimi cepat-cepat membereskan barang-barangnya dan segera meninggalkan Jerman untuk pulang menuju Tanah Air dengan menggunakan Pesawat Pribadi milik keluarga Agatha.


Sementara itu,di kediaman Bagaskara sedang sibuk dengan hiruk-pikuk orang-orang dikarenakan pagi ini Daffin akan melaksanakan ijab kabul di rumah Mawar.


Tidak banyak orang yang datang,semuanya hanya keluarga saja dikarenakan selain rumah Mawar yang kecil dan tidak akan bisa menampung banyak tamu.


Baru malamnya Daffin dan Mawar akan melaksanakan resefsi pernikahannya di Hotel bintang lima yang sangat mewah,semua Rekan Bisnis Daffin dan Daddy Angga di undang baik dari dalam Negeri maupun Luar Negeri.


Pokoknya tidak akan terbayang seberapa mewahnya pernikahan Daffin dan Mawar,karena ini merupakan pernikahan Putera Mahkota keluarga Bagaskara.


Sesampainya di rumah Mawar,tidak banyak tamu yang menyambut kedatangan keluarga Daffin,dan Mawar juga menggunakan wali hakim karena memang Mawar dan Ibunya hanya tinggal berdua tidak mempunyai keluarga lagi.


Mawar begitu sangat cantik dan anggun menggunakan kebaya putih pilihan Kinan,begitu pun dengan Daffin yang sangat tampan dan gagah menggunakan jas putih yang senada dengan Mawar.


Daffin begitu lancar dan tegas mengucapkan ijab kabul dengan sekali tarikan nafas Daffin berhasil mengucapkannya dan itu membuat semua orang meresa bahagia.


Setelah ijab kabul selesai,mereka semuanya mencicipi makanan yang disediakan oleh Ibu Mawar dan di buat oleh Ibu dan Mawar itu sendiri.


"Wah,makanannya enak banget ya!!" ucap Mamih Echa.


"Iya,aku aja udah nambah dua kali," seru Bunda Keysa.


Sementara itu,semua anak muda berkumpul di ruangan keluarga bersama sang Pengantin.


"Cie..cie..Bang Daffin akhirnya nikah juga," goda Satria.


"Mantap Bang,jangan kasih ampun Mbak Mawarnya," sambung Devano.


Pletaaakkkk...


Daffin memukul kepala Devano..


"Aduh,sakit Bang kenapa kepala aku dipukul sih?" keluh Devano.


"Syukurin emang enak," ledek Milka.


Semuapun tertawa bahagia...


Sementara itu Kinan terlihat murung karena tidak ada Zidan di sampingnya,semuanya tampak saling pandang dan melirik ke arah Kinan.


Tanpa diduga-duga,Daffin melakukan video call bersama Zidan.Dan Daffin pun duduk di samping Kinan.


"Dan,lihat nih tega banget kamu buat Prinses kecil aku murung kaya gini di acara bahagia aku," seru Daffin dengan mengarahkan Ponselnya kepada Kinan.


"Sayang,hei kok murung sih maaf aku ga bisa pulang karena aku belum mendapat libur jangan sedih dong kan ini hari pernikahannya Daffin seharusnya kamu bahagia," seru Zidan di seberang sana.


Kina menatapnya dan meneteskan air matanya,Kinan memaksakan senyumannya.


"Nah,gitu dong tersenyum kan cantik masa sudah pakai kebaya dan dandan cantik seperti itu nangis,aku janji kalau ada libur aku akan sempatkan pulang ok," ucap Zidan.


Kinan tersenyum dan menganggukkan kepalanya...


"Ya sudah,kamu baik-baik ya disana jangan nakal I love you."


"I love you too," jawab Kinan dan lagi-lagi Kinan meneteskan air matanya.


Daffin menutup Ponselnya dan memeluk Kinan.


"Sudah jangan bersedih,ini kan hari bahagianya Abang masa mau nangis-nangis," ledek Daffin.


"Maaf Bang,maafin Kinan."


Mawar pun ikut memeluk Kinan...


"Maafin Kinan Mbak."


"Iya,gapapa."


Waktu pun berjalan dengan cepat,malam pun tiba malam dimana Daffin dan Mawar akan melaksanakan Resefsi pernikahannya di sebuah hotel mewah berbintang lima.


Kinan menghampiri kamar Daffin dan Mawar ternyata mereka sedang didandani.


"Mbak,Bang Daffin mana?" tanya Kinan.


"Tuh,ada di balkon."


Dan benar saja,Daffin sedang berdiri di balkon kamar hotel dengan gagahnya kedua tangannya dia masukan ke saku celananya.Kinan menghampiri Daffin dan memeluknya dari belakang.


"Abang."


"Kinan,ada apa dengan Prinses Abang?apa masih galau?" tanya Daffin.


Kinan melepaskan pelukannya dan Daffin pun berbalik menghadap Kinan.


"Kinan senang banget kalau Abang sekarang sudah menikah dengan wanita yang sangat baik,semoga Abang bahagia dan tetap menjadi Abang Kinan yang selalu ada buat Kinan."


Daffin pun memeluk Kinan dan mencium pucuk kepala Kinan.


"Walaupun Abang sudah menikah,Abang akan selalu ada buat kamu Kinan jadi kamu ga usah khawatir,kalau kamu ada masalah datanglah Abang tidak akan membiarkan Prinses kecil Abang terluka sedikitpun," seru Daffin.

__ADS_1


Mawar yang sudah selesai di rias menghampiri Daffin dan Kinan,Mawar mengusap punggung Kinan yang berada dalam pelukan suaminya itu.


"Kita akan selalu ada buat kamu Kinan,jadi jangan khawatir," sahut Mawar.


"Terima kasih Mbak."


Kinan beralih memeluk Mawar...


"Mbak,tolong jagain Abang aku ya dan selalu ingatkan disaat waktunya makan karena Abang aku yang satu ini suka lupa makan kalau sudah bekerja."


"Tenang saja,kalau sampai dia bekerja terus sampai lupa waktu,Mbak ga bakalan membiarkan dia tidur di kamar,Mbak akan membuat Mas Daffin tidur di sofa," sahut Mawar.


"Jangan gitu dong Sayang,masa baru nikah sudah disuruh tidur di sofa kan ga lucu," rengek Daffin.


Kinan dan Mawar bertos ria dan tertawa bersama,Daffin memeluk kedua wanita yang sangat Daffin sayangi dan mencium kening Kinan dan Mawar bergantian.


Sementara itu di bawah sudah banyak tamu undangan yang datang,baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri,tak ayal Mr.Hilton dan keluarga pun datang serta keluarga Agatha pun tak ketinggalan untuk menghadiri pernikahan anak dari Pengusaha hebat Anggara Putera Bagaskara.


"Sungguh menyebalkan,baru saja sampai di Tanah Air sudah di paksa ikut,aku kan paling ga suka menghadiri pesta kaya gini sungguh membosankan," gerutu EL.


"Jangan menggerutu terus Sayang," seru Ny.Agatha.


"Mah,aku kesana dulu ya cari angin."


"Jangan lama-lama dan jangan kabur,awas kalau berani kabur," ancam Ny.Agatha.


"Iya Mah,EL ga bakalan kabur."


EL pun berjalan dengan cepat,sehingga tidak melihat orang yang di depannya dan byuurrrr lagi dan lagi EL menabrak Devano untuk kesekian kalinya dan menumpahkan kembali air ke jas Devano.


"Aduh,maaf-maaf aku ga sengaja," seru EL dengan terus membungkukkan badannya.


"Iya tidak apa-apa Nona."


Tapi disaat EL menegakkan tubuhnya,EL dan Devano saling membulatkan matanya.


"Kamu...." ucap mereka bersamaan.


"Ah sial,kenapa aku bisa ketemu lagi sama kamu sih?" ucap Devano dengan kesalnya.


"Ngapain kamu ada disini?" tanya EL.


"Hei,seharusnya aku yang tanya seperti itu ngapain kamu ada disini?ga di Jerman,ga di Indonesia kenapa kamu selalu membuat aku sial sih," sahut Devano.


"Apa kamu bilang,aku selalu bikin sial?" bentak EL.


"Iya,emangnya kenapa?setiap ketemu selalu saja nabrak,pasti kamu sengaja kan nabrak aku?" Devano tak kalah meninggikan suaranya.


"Ih,nyebelin banget sih ngapain coba nabrak-nabrak kamu kaya kurang kerjaan aja," EL mengusap-ngusap tubuh yang sudah menabrak Devano.


"Hei,aku ini ganteng ya wajarlah kalau banyak wanita yang dengan sengaja menabrakan dirinya untuk mendapat perhatian dari aku."


"Idih najis,emangnya kamu siapa kepedean banget jadi orang," ucap EL dengan menginjak kaki Devano dan cepat-cepat pergi meninggalkan Devano yang sedang melongo.


"Aw,dasar cewek gila..tuh cewek matanya picek kali ya orang ganteng kaya gini dibilang kepedean," gerutu Devano.


EL pergi keluar Hotel dan duduk di kursi taman Hotel.


"Tuh cowok rese banget sih,setiap ketemu pasti aja bertengkar bikin darah tinggi aja," gumam EL.


Devano pergi ke toilet dengan jalan terpincang-pincang untuk membersihkan jasnya yang tersiram dengan minuman.


Semuanya hanyut dalam kebahagiaan,Milka dan Dr.Billy makin tambah lengket.Milka baru menyadari kalau cinta Dr.Billy begitu besar kepadanya.


Kinan sedang duduk bersama Satria,menikmati alunan musik yang dinyanyikan oleh seorang Penyanyi.


Tiba-tiba Devano duduk disamping Kinan dengan wajahnya yang terlihat kesal.


"Kenapa kamu Dev,kok jalannya kaya gitu?" tanya Satria.


"Lihat nih jas aku kotor bukannya minta maaf tuh cewek malah nginjak kaki aku."


"Kenapa lagi Dev?" tanya Kinan dengan santainya dengan meminum minuman yang disediakan.


"Nan,kamu ingat ga sama cewek nyebelin yang ada di Jerman?" tanya Devano.


"Cewek nyebelin yang mana?" Kinan tampak lupa.


"Cewek yang selalu nabrak aku."


"Oh wanita cantik yang sedikit agak tomboy itu ya," sahut Kinan.


"Bukan tomboy lagi tapi juga bar-bar,sekarang dia ada disini lho,lagi ngapain coba."


"Masa?ya mungkin Bang Daffin kenal sama tuh cewek dan mengundangnya," jawab Kinan.


"Kalau Bang Daffin kenal sama tuh cewek,kenapa waktu di Jerman mereka tidak bertegur sapa hayo," ucap Devano.


"Iya juga sih,mungkin orang tuanya Rekan Bisnis Bang Daffin makannya dia datang kesini," sahut Kinan.


"Bisa jadi."


Satria hanya menyimak dan menjadi pendengar saja karena dia memang tidak tahu apa-apa.


Pesta baru berakhir pukul 12 malam,semuanya pun sudah mulai pamit pulang ke rumah masing-masing.Begitu pun Kinan setelah sampai rumahnya Kinan segera membersihkan badannya dan membaringkan tubuhnya.


Baru saja mata Kinan akan terpejam,Ponsel Kinan berbunyi dan ternyata panggilan video call dari Zidan,Kinan pun cepat-cepat mengangkatnya.


"Hallo Sayang."


"Hai..."


"Bagaimana acaranya lancar?" tanya Zidan.


"Lancar," Kinan pun tersenyum dengan matanya yng sudah layu.


"Kamu kenapa ngantuk?"


"Enggak kok."


"Aku kangen banget sama kamu Sayang,doakan aku ya mudah-mudahan bisa cepat selesai," seru Zidan.


"Amin,,aku juga kangen banget sama Kakak."


Merekapun ngobrol membicarakan banyak hal,hingga tanpa sadar saking ngantuknya Kinan pun tertidur,Zidan hanya tersenyum melihat Kinan yang sudah tertidur pulas.


Sejenak Zidan memperhatikan Kinan.

__ADS_1


"Selamat istirahat kesayanganku,semoga mimpi indah I love you," Zidan pun mematikan Ponselnya.


Kinan sudah berada dalam alam mimpinya sehingga dia tidak mendengar lagi yang dibicarakan oleh Zidan.


Keesokan harinya....


Kinan dan Devano mengantarkan Daffin dan Mawar ke Bandara karena Daffin akan pergi honeymoon ke Maldives,pulau yang terkenal akan keindahan dan keromantisannya.


"Cepat berikan kita keponakan ya Bang," seru Kinan.


"Wah kalau itu mah Abang siap banget," jawab Daffin yang mendapat pukulan dari Mawar di lengannya.


"Kalau bisa yang banyak Bang,biar rame," sambung Devano.


"Ok,kalian tenang saja," jawab Daffin.


"Ya sudah,kita pergi dulu."


Mawar dan Daffin memeluk Kinan dan Devano secara bergantian.


"Dev,ke Family Food yuk sudah lama ga mampir kesana," ajak Kinan.


"Ok..."


Devano pun melajukan mobilnya menuju Family Food.Sesampainya disana,ternyata Restorannya lumayan rame sehingga Satria dan Milka terlihat sangat sibuk.


Sementara itu,EL dan Kimi sedang dalam perjalanan mereka akan jalan-jalan menghabiskan waktu karena mereka sangat rindu akan suasana Jakarta.


"EL,di depan ada Restoran yang lagi viral lho mampir dulu kesana yuk," ajak Kimi.


"Boleh juga."


EL pun melajukan mobilnya dan berhenti di depan Restoran Family Food milik Satria dan Milka.


Seperti sudah diatur semuanya,EL kembali harus bertemu dengan Devano.


EL dan Kimi berjalan dengan santainya,EL belum menyadari kalau Devano ada disana begitu pun sebaliknya.


Devano yang tanpa sadar duduk selonjoran sembari menikmati makanannya,EL berjalan tidak melihat ada kaki Devano menghalangi dan akhirnya EL jatuh ke lantai karena tersandung oleh kaki Devano.


"Aw.."


"Astaga,kenapa dimana-mana selalu ketemu sama kamu sih?" seru Devano sembari berdiri.


"Woi,punya kaki itu dilipat ga nyadar apa kaki kamu panjang," bentak EL.


"Jangan teriak-teriak,disini bukan hutan," seru Devano.


Tanpa di duga-duga EL menyiku perut Devano sehingga Devano meringis kesakitan.


"Syukurin emang enak," ucap EL.


"Dasar cewek bar-bar."


"Sudah-sudah,Dev masa ga mau ngalah sih sama cewek ga malu apa dilihatin banyak orang," Kinan berusaha menengahi antara EL dan Devano.


"Dengerin tuh," cibir EL.


"Hai,kenalkan nama aku Kinan," Kinan mengulurkan tangannya ke arah EL dan Kimi.


"Hai juga Kak,aku Aurel tapi cukup panggil aku EL saja dan yang ini sahabat aku namanya Kimi."


"Hai Kak Kinan,aku Kimi."


"Kalau begitu kalian gabung saja disini,soalnya ga ada tempat kosong hari ini lagi rame," seru Kinan.


"Kinan,apa-apaan sih?ngapain ngajak nih cewek duduk disini," ketus Devano.


"Sudahlah Dev,kasihan ga lihat apa ga ada tempat yang kosong.Sudah ayo kalian duduk jangan dengerin omongan dia," ajak Kinan.


EL menjulurkan lidahnya ke arah Devano...


"Kak Kinan ini,pacarnya pria tampan dan dingin itu ya?yang tinggalnya bersebelahan dengan Apartemen kita," seru EL.


"Oh,jadi Apartemen Kak Zidan itu bersebelahan dengan Apartemen kalian?" tanya Kinan.


"Iya,dan Kak Kinan tahu ga selama tinggal disana dia ga pernah nyapa kita orangnya dingin banget," keluh Kimi.


"Oh iya,tapi kalau sudah kenal orangnya baik kok," sahut Kinan.


Tiba-tiba Satria datang menghampiri...


"Maaf Kak Prinses,Dev,hari ini banyak banget pengunjung jadi aku ga bisa nemenin kalian," seru Satria.


"Gapapa Sat,nyantai aja kali," jawab Kinan.


Kimi tampak melongo melihat Satria,pria tampan dengan memakai apron terlihat keren kalau menurut Kimi.


🌷


🌷


🌷


🌷


🌷


Selamat malam minggu semuanya🤗🤗


Malam minggunya di temani Kinan dan Babang Zidane ya🤭🤭


Jangan lupa tinggalkan jejak like dan vote sebanyak-banyaknya🙏🙏😘😘


Oh iya...


Author mau nanya nih,siapa ya kira-kira pria yang cocok buat Kimi Hayoooo??...


Apakah Kenzo,Polisi tampan yang jail,petakilan,tapi penyayang🤔🤔ataukah Satria pria tampan,pendiam,dan lucu??...🤔🤔


Jangan lupa


like


vote n


komen

__ADS_1


TERIMA KASIH


LOVE YOU💘💘💘


__ADS_2