Bos Cantik Pujaan Hati

Bos Cantik Pujaan Hati
HARI BAHAGIA KITA


__ADS_3

🌷


🌷


🌷


🌷


🌷


1 Bulan pun berlalu dengan cepat,tidak terasa esok adalah hari pernikahan antara Kinan dan Zidan.


Selama 1 bulan ini Kinan dan Zidan jarang banget bertemu karena kesibukan antara keduanya yang tidak bisa ditinggalkan.


Bahkan Kinan pun sudah tidak bisa menemani Zidan terapi lagi ke Rumah Sakit,Zidan juga sudah jarang ke rumah Kinan karena disela-sela menjadi Dosen dia juga merangkap sebagai Direktur utama di Rumah Sakit.


Seperti saat ini,meskipun esok hari Zidan akan melaksanakan pernikahan tapi Zidan masih mengajar.


"Ok semuanya,saya akan memberikan kabar gembira buat kalian semua,besok saya akan melaksanakan pernikahan dan saya mengundang kalian semua untuk hadir di pesta pernikahan saya yang akan dilaksanakan di Hotel xxx,dan saya juga mau cuti dulu selama 2 minggu nanti ada Dosen penggantinya mohon do'a dari kalian semua semoga acaranya berjalan dengan lancar," jelas Zidan.


Seketika ruangan kelas itu menjadi riuh,satu persatu Mahasiswa maju ke depan dan mengucapkan selamat kepada Dosennya itu tak terkecuali Lana dan Misell.


Ada perasaan sakit yang menghinggapi hati Misell,tidak tahu kenapa semakin hari perasaan sukanya terhadap Zidan semakin besar sehingga membuat akal sehat Misell terganggu.


Perlahan Lana dan Misell maju kedepan untuk mengucapkan selamat kepada Zidan.


"Ya ampun Prof selamat ya,akhirnya Prof menikah juga tolong jagain Kak Kinan ya Prof jangan sakiti dia," seru Lana dengan antusiasnya.


"Kok kamu kenal sama Kinan?" tanya Zidan.


"Iya Prof,sempat ketemu waktu itu."


Sekarang giliran Misell yang harus menjabat tangan Zidan,disaat Misell menjabat tangan Zidan ada perasaan aneh yang masuk kedalam hatinya.


Jantungnya begitu berdebar sangat kencang,pasalnya ini adalah pertama kalinya Misell bersentuhan dengan Zidan.Walaupun setiap hari Misell selalu berada didekat Zidan,tapi Zidan tidak pernah bersentuhan dengannya.


Zidan tampak bingung melihat Misell yang hanya melihat tangannya itu.


"Hallo,apa kamu baik-baik saja?" tanya Zidan dengan melambaikan tangannya kearah Misell.


"Eh iya Prof,selamat ya Prof semoga Prof bahagia," ucap Misell dengan senyumannya yang dipaksakan.


"Terima kasih Misell,jangan lupa kalian berdua datang ya."


"Asiap Prof,kita berdua pasti akan datang iya kan Sell?" seru Lana.


"Iya."


"Ya sudah,saya pulang dulu."


Zidan mengacak-ngacak rambut Lana dan Misell kemudian Zidan pergi meninggalkan mereka berdua.


"Sumpah demi apa Sell,Profesor Zidan memegang kepala aku," seru Lana dengan senangnya.


"Apaan sih biasa aja kali," Misell pergi meninggalkan Lana.


Misell terlihat senyum-senyum sendiri ada perasaan bahagia mendapat perlakuan seperti itu sari Zidan padahal itu hanya perlakuan biasa.


Dikediaman Kinan semuanya sudah berkumpul,Daddy Angga,Daffin,Mawar,serta Baby Lovely yang makin hari semakin menggemaskan.


Sementara Mamah Mira,Bunda Keysa,Mamah Adel,dan Omah Nadia sedang membuat kue buat cemilan.


Sementara Papih Adam,Papah Reno,Papah David dan Ayah Dirga sedang berbincang-bincang masalah Perusahaan.


Kediaman Kinan sangat rame,bahkan Milka dan Dr.Billy pun sudah datang langsung dari Singapura.


Kinan tampak sedang bermain dengan Baby Lovely.


"Akhirnya setelah sekian lama,kamu menikah juga Sayang selamat ya Daddy do'akan semoga kamu selalu bahagia," ucap Daddy Angga dengan mengusap kepala Kinan.


"Daddy...." Kinan memeluk Daddy Angga.


"Jangan nangis dong masa nangis di hari bahagia kamu," ucap Daddy Angga dengan mengusap air mata Kinan.


Tanpa berkata apapun lagi Kinan kembali memeluk Daddynya itu.


Malam pun tiba,rumah Kinan makin rame lagi karena sudah kedatangan Dev,EL,Kimi,dan juga Satria semuanya sedang ngobrol di halaman belakang.


Kinan sedang berada dikamarnya baru saja selesai mandi dan ingin turun kebawah,tapi Ponselnya berbunyi dilihatnya Zidan melakukan video call dengan cepat Kinan mengangkatnya.


"Hai Kak," sapa Kinan dengan melambaikan tangannya.


"Hai Sayang,lagi ngapain?"


"Aku baru aja mau turun kebawah mau gabung sama anak-anak yang lainnya,Kakak sendiri lagi ngapain?"


"Lagi mikirin kamu."


"Dasar.."


"Kangen banget Sayang,kita sudah satu minggu ga ketemu."


"Sabar dong,kan besok juga kita bertemu."


"Sebentar lagi kamu akan menjadi milik aku Sayang,bersiap-siaplah."


"Zidan,Mamah juga bilang apa jangan dulu telpon-telponan ga sabaran banget nih anak," seru Mamah Zidan.


"Tapi Mah,Zidan cuma pengen ngelihat wajah Kinan doang sebentar," rengek Zidan.


"Ga boleh,siniin Ponselnya besok juga kalian bertemu kok."


"Tapi Mah..."


Mamahnya Zidan mengambil Ponsel Zidan dengan paksa.


"Kinan Sayang,sudah dulu ya telpon-telponannya kalian harus istirahat ok," seru Mamah Zidan.


"Ok Tante,bye.."


Kinan pun menutup sambungan video callnya,Kinan tertawa semdiri melihat ekspresi Zidan yang cemberut karena Ponselnya di ambil oleh Mamahnya.


Kinan pun memutuskan untuk turun kebawah bergabung dengan yang lainnya.


"Hai semuanya..." teriak Kinan.


"Wah,calon Manten cerah amat wajahnya," goda Devano.


"Iya nih Kak Kinan terlihat cantik dan lebih bercahaya," sambung EL.


"Kalian bisa aja."


Kinan pun celingukan tidak ada kursi kosong,akhirnya Kinan melihat Daffin yang sedang duduk santai dengan mengotak-ngatik Ponselnya.


Dengan tanpa permisi Kinan langsung duduk dipangkuan Daffin membuat Daffin kaget dan melototkan matanya ke arah Kinan.

__ADS_1


"Astaga Kinan,kamu pikir badan kamu itu krcil apa?berat tahu," seru Daffin.


"Masa sih Bang,habisnya ga ada tempat duduk sih," sahut Kinan nyengir.


"Dasar,besok sudah mau menikah juga masih saja manja," seru Daffin.


"Biarin,kan kalau sudah nikah belum tentu bisa manja-manjaan lagi sama Abang," jawab Kinan.


Semuanya tampak geleng-geleng kepala melihat tingkah Kinan.


Tidak terasa sudah malam juga,semuanya pamit pulang karena besok pagi-pagi akan diadakan akad yang bertempat dirumah Kinan.


***


Keesokan harinya....


Kinan saat ini sedang dirias oleh MUA terkenal di kamarnya.


"Mbak Kinan ini belum dirias aja sudah cantik dan sekarang sudah dirias kaya gini semakin cantik," ucap sang perias.


"Masa sih?terima kasih."


"Beruntung sekali pria yang mendapatkan Mbak Kinan,sudah cantik Pengusaha sukses juga."


Kinan hanya tersenyum tanpa berniat menjawab ocehan perias itu.


Tidak lama kemudian,pintu kamar Kinan terbuka menampilkan sosok Milka dan Mawar.


"Masya Alloh Kinan,kamu cantik banget," seru Mawar.


"Iya Kak Kinan cantik banget,pantesan aja Dr.Zidan sangat tergila-gila sama Kak Kinan," sambung Milka.


"Ayo kita turun,rombongan pengantin prianya sudah datang dan saat ini sedang menunggu pengantin wanitanya," ucap Mawar.


"Kinan gugup sekali Mbak."


"Dulu aku juga seperti Kak Kinan,gugup banget tapi tidak apa-apa setelah akad selesai kegugupanpun akan menghilang dengan sendirinya digantikan oleh kebahagiaan yang luar biasa," seru Milka.


"Ayo.."


Mawar dan Milka mengulurkan tangannya,dan Kinan pun menyambut uluran tangan mereka berdua.


Zidan sudah duduk didepan Penghulu dengan gagahnya,disaat Kinan menuruni anak tangga semua mata tertuju padanya apalagi Zidan sudah tidak bisa mengedipkan matanya.


Kinan duduk disamping Zidan dengan menundukkan kepalanya,tidak tahu kenapa Kinan merasa malu.


Setelah siap semuanya,Zidanpun mulai mengucapkan ijab kabul.Zidan mengucapkannya dengan lantang dan dengan satu tarikan nafas.


"Bagaimana saksi,sah?" tanya Penghulu.


"Saaaaahhhh...." teriak semuanya secara bersamaan.


"Alhamdulillah."


Kinan mencium tangan Zidan dan Zidan pun mencium kening Kinan.Akhirnya sekarang Kinan dan Zidan sudah sah menjadi suami istri.


Sekian lama menjalin hubungan,penuh dengan suka dan duka,perpisahan dan konflik akhirnya takdir menyatukan cinta sepasang kekasih didalam satu ikatan suci yaitu pernikahan.


Semuanya larut dalam kebahagiaan,Kinan dan Zidan tak henti-hentinya mengembangkan senyumannya,betapa bahagianya mereka berdua.


"Aku mau ganti baju dulu ya,gerah," seru Kinan.


"Aku ikut," teriak Zidan.


Membuat semua orang menoleh kearah Zidan dan tertawa sementara Zidan hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Pletaaakkkk....


Kinan memukul kepala Kenzo dengan tangannya.


"Aw sakit Kak."


"Makannya kalau ngomong itu jangan sembarangan,memangnya kita mau ngapain?" sahut Kinan dengan tatapannya yang tajam.


"Ya terserah Kakak mau ngapain juga dikamar,main bola juga boleh ga bakalan ada yang melarang," seru Kenzo yang langsung bersembunyi dibalik badan Mamih Echa.


"Sudah Sayang,Ken kamu suka sekali sih godain Kakak kamu," ucap Mamih Echa.


Kinan kemudian pergi ke atas ke kamarnya,dan Zidan pun menyusulnya.


Sesampainya didalam kamar,Kinan duduk didepan cerminnya dan mulai menghapus make up diwajahnya dengan wajah yang cemberut.


"Sayang kok cemberut kaya gitu sih?" tanya Zidan.


Zidan duduk ditepi ranjang tempat tidur Kinan sembari terus memperhatikan wanita yang baru sah menjadi istrinya itu.


"Ini semua gara-gara Kakak tahu ga," sentak Kinan.


"Lho kok gara-gara aku sih Sayang?"


"Ya habisnya ngapain Kakak pakai ikut-ikutan aku kekamar,jadi kan mereka berpikiran yang tidak-tidak," jawab Kinan yang terus menghapus make upnya.


Zidan tersenyum dan berjongkok dihadapan Kinan.


"Ya terus kenapa kalau aku ikut kamu kekamar,toh kita sudah sah kok menjadi suami istri mau ngapa-ngapain juga bebas,iya kan?" tanya Zidan dengan menaik turunkan alisnya.


"Idih,apaan sih?sana kalau Kakak mau mandi,mandi duluan nanti habis itu giliran aku."


"Kalau mandi berdua,bagaimana?" goda Zidan.


"Enggak mau," jawab Kinan dengan tatapannya tajam.


Zidan pun tersenyum,Zidan berdiri dan mulai membuka bajunya tapi sayang Zidan merasa kesusahan.


"Sayang.."


"Hmm.."


"Tolongin dong,susah melepas bajunya," rengek Zidan.


Kinan pun berdiri dan membantu Zidan membuka baju Zidan,satu persatu kancing kemeja Zidan Kinan buka sungguh jantung Kinan berpacu dengan kencangnya.


Sementara Zidan hanya mampu menahan tawanya melihat istrinya itu merasa gugup saat membukakan bajunya,apalagi mata istrinya agak sedikit ditutup.


Setelah semua kancing baju Zidan terbuka,maka terpampanglah dada bidang dan perut kotak-kotaknya ditambah kulit putih,mulus,bersih nyaris tanpa cacat.


Seketika Kinan memalingkan wajahnya,tapi Zidan menarik dagu Kinan.


"Kenapa?jangan malu semua ini sudah menjadi milik kamu sekarang,tunggu saja nanti malam di pesta akan ada kejutan besar buat kamu," Zidan mengecup sekilas bibir Kinan dan langsung pergi menuju kamar mandi.


Kinan hanya bisa melongo dan mengedip-ngedipkan matanya berkali-kali.


20 menit kemudia,Zidan keluar dari kamar mandi dan dilihatnya Kinan sudah berganti pakaian dan sedang mengotak-ngatik Ponselnya.


"Lho Sayang,kok sudah ganti pakaian kamu ga mandi dulu?" tanya Zidan.

__ADS_1


"Aku sudah mandi,di kamar mandi bawah.Sini duduk aku sudah bawain makanan," seru Kinan dengan menepuk tempat kosong disampingnya.


Zidan pun menurut dan duduk disamping Kinan.


"Ayo buka mulutnya."


Kinan menyuapi Zidan dengan telatennya,sementara Zidan tidak henti-hentinya menatap wajah wanita cantik yang sekarang sudah sah menjadi istrinya.


"Jangan dilihatin terus aku malu," seru Kinan.


"Kamu pengen bulan madu kemana Sayang?" tanya Zidan.


"Ga tahu kenapa kok aku pengen banget ya pergi ke Moscow,sejak dulu aku punya impian pengen pergi kesana tapi belum ada waktu yang pas," sahut Kinan.


"Ok kita pergi sana,kita bulan madu ke Moscow bagaimana?"


"Seriusan Sayang,kamu mau bawa aku kesana?" tanya Kinan antusias.


"Iyalah,apa sih yang enggak buat kamu."


"Asyik,terima kasih Sayang," Kinan langsung memeluk Zidan dan menghujani ciuman diseluruh wajah Zidan.


***


Malam pun tiba...


Malam ini adalah resefsi pernikahan Kinan dan Zidan,mereka melaksanakan resefsi disebuah Hotel bintang lima yang mewah.


Banyak sekali tamu undangan yang datang,baik dari dalam maupun dari Luar Negeri bahkan banyak juga media yang berbondong-bondong ingin mengabadikan peristiwa penting Sang Bos cantik yang sukses itu.


Tak ketinggalan para Mahasiswa Zidan pun datang memenuhi undangan Zidan.Lana dan Misell begitu takjub dengan kemegahan dan kemewahan dekorasi tempat diadakannya pesta.


Saat ini Kinan sedang sendirian diatas pelaminan karena Zidan meminta izin katanya mau ke kamar mandi.


Kinan merasa gelisah karena sudah 20 menit Zidan pergi ke kamar mandi belum kembali juga.


Disela-sela kegelisahannya tiba-tiba lampu ruangan itu mati,sempet terjadi keriuhan didalam ruangan itu hingga lampu single menyorot kesebuah titik dimana dititik itu ternyata ada Zidan dengan membawa sebuah gitar dan memainkannya.


SEMPURNA


Kau begitu sempurna


Dimataku kau begitu indah


Kau membuat diriku


Akan slalu memujamu


Di setiap langkahku


Ku kan slalu memikirkan dirimu


Tak bisa ku bayangkan


Hidupku tanpa cintamu


Janganlah kau tinggalkan diriku


Tak kan mampu menghadapi semua


Hanya bersamamu ku akan bisa


Kau adalah darahku


Kau adalah jantungku


Kau adalah hidupku


Lengkapi diriku


Oh sayangku,kau begitu


Sempurna..sempurna..


Kau genggam tanganku


Saat diriku lemah dan terjatuh


Kau bisikan kata


Dan hapus semua sesalku


Zidan menghampiri Kinan dengan membawa buket bunga yang dulu pernah Zidan berikan kepada Kinan.


Perlahan lampu ruangan pesta pun kembali menyala,tepuk tangan dan sorak-sorai dari tamu undangan begitu riuh membaha diseluruh penjuru ruangan.


Kinan sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Zidan,dia sama sekali tidak bisa berkata apa-apa lagi.


"I LOVE YOU,istriku."


"Kak,coba jelaskan semua ini."


"Apa,kamu terkejut karena saat ini tangan kiri aku bisa digerakan?tiga hari sebelum acara ini dimulai,Alhamdulillah tangan aku sembuh dan sekarang mulai bisa digerakan lagi," jelas Zidan.


"Apa ini kejutan yang Kakak akan berikan untukku?" tanya Kinan dengan air mata yang sudah menetes dipipinya.


"Iya Sayang."


Kinan langsung memeluk Zidan dan menangis bahagia karena akhirnya kebahagiaan dia lengkap sudah,Kinan juga sangat bersyukur karena Alloh sudah memberikan kebahagiaan yang sangat luar biasa didalam hidupnya.


"I LOVE YOU TOO..Pak Dokter suamiku."


🌷


🌷


🌷


🌷


🌷


Apakabar semuanya,,mana nih suaranya coba angkat tangannya☝☝ yang saat ini baca Novelku sambil senyum-senyum🀭🀭


Jangan lupa jempolnya tetap kondisikan ya,habis baca tinggalkan jejak like,komen,dan vote sebanyak-banyaknya biar Authornya makin semangat lagiπŸ™πŸ™πŸ˜˜πŸ˜˜


Jangan lupa


like


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOUπŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


__ADS_2