
π·
π·
π·
π·
π·
Pengendara yang melihat kejadian tersebut membantu mengeluarkan Dev dari mobil,Polisi pun datang ketempat kejadian perkara dan kebetulan yang datang itu Kenzo.
"Astagfirullah Dev," teriak Kenzo.
Kenzo dan rekan-rekannya berusaha mengeluarkan Dev tapi Kaki Dev terjepit oleh badan mobil sehingga membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk mengeluarkan Dev dari dalam mobil.
Satu jam sudah dan akhirnya Dev bisa diselamatkan,Kenzo langsung membawa Dev ke Rumah Sakit terdekat dan kebetulan Rumah Sakit terdekat itu tempat Zidan bekerja.
Zidan yang mendapat telepon dari Kenzo langsung menyuruh Perawat menunggu didepan ruangan IGD,dan benar saja tidak lama kemudian mobil ambulance yang membawa Dev datang.
Dev segera ditangani oleh Dokter dan dibawa keruangan operasi,Zidan dan Kenzo tampak mondar-mandir didepan ruangan operasi.
"Ken,kenapa ini bisa terjadi?" tanya Zidan.
"Aku juga ga tahu Bang,tapi menurut saksi mata mobil Dev keluar jalur sehingga tertabrak oleh truk dari arah berlawanan," sahut Kenzo.
"Astaga Dev.."
Tidak lama kemudian EL datang dengan deraian air matanya.
"Kak,bagaimana dengan keadaan Kak Dev?" tanya EL.
"Dia masih diruangan Operasi EL," jawab Kenzo.
"Ya Alloh kenapa semuanya terjadi disaat hari bahagia kita sebentar lagi terlaksana," ucap EL dengan deraian air mata.
"Kamu yang sabar EL,Dev pasti sembuh," sahut Zidan dengan menepuk pundak EL.
EL terus saja menangis dipelukan Kimi,karena pada saat di Toko perhiasaan EL menyuruh pelayan toko untuk menghubungi Kimi.
Mamah Adel dan Papah David berlari dengan paniknya disusul oleh Kinan juga.
"Bagaimana keadaan Dev,Zidan?" tanya Mamah Adel.
"Dev masih diruangan Operasi,Aunty."
"Ya ampun Dev,kenapa kamu bisa seperti ini?" gumam Kinan dengan menangis dipelukan Zidan.
Semuanya sangat khawatir dengan keadaan Dev,bahkan orang tua EL pun sudah berada di Rumah Sakit karena dihubungi oleh EL.
Setelah sekian lama menunggu,akhirnya Dokter yang menangani Dev pun keluar.
"Mana keluarga Pasien?" tanya Dokter.
"Saya Papahnya Dok,bagaimana keadaan anak saya?"
"Alhamdulillah anak Bapak tidak mengalami luka dalam tapi----"
"Tapi apa Dokter?" tanya Mamah Adel dengan deraian air mata.
"Kaki anak anda terjepit saat kecelakaan,dan itu mengakibatkan keretakan pada tulang kakinya,dan kami sudah memakaikan pen dikakinya untuk sementara kaki anak anda tidak bisa berjalan," jelas Dokter.
Semua orang tampak terkejut...
"Berapa lama Dok,anak saya bisa sembuh?" tanya Mamah Adel.
"Untuk sembuh total membutuhkan waktu 4 sampai 6 bulan Bu," seru Dokter.
Bruuuukkkk....
EL jatuh pingsan,semua orang tampak panik dan segera membawa EL untuk diperiksa.
"Anak Ibu dan Bapak saat ini masih tidak sadarkan diri akibat pengaruh obat,kalau begitu saya permisi dulu."
Dokterpun pergi meninggalkan semua orang yang sedang bersedih itu.?Mamah Adel terlihat menangis dipelukan Papah David,begitupun dengan Kinan yang tidak henti-hentinya menangis dipelukan Zidan.
Saat ini semuanya sedang berada diruangan rawat Devano.
"Ya Alloh Dev,kenapa kamu harus seperti ini disaat sebentar lagi kamu akan menikah," seru Mamah Adel.
"Mamah jangan berkata seperti itu,ini sudah takdir anak kita."
"Padahal tadi siang,Dev begitu bahagia karena EL menghubunginya katanya cincin pernikahannya sudah jadi," sambung Kinan.
"Musibah mana ada yang tahu Sayang," ucap Zidan dengan terus mengusap kepala Kinan.
Sementara itu diruangan rawat EL,ternyata EL sudah sadar dia memaksa ingin melihat Dev tapi orang tuanya melarangnya.
"Pah,Mah please EL pengen lihat Kak Dev EL pengen tahu keadaannya," rengek EL.
__ADS_1
"EL,setelah dipikir-pikir lebih baik kamu batalkan pernikahan kamu dengan Dev," ucap Papahnya EL.
Jedaaaaaarrrrr...
EL serasa tersambar petir mendengar ucapan Papahnya itu.
"Maksud Papah apa?" tanya EL lirih dengan deraian air matanya sementara Kimi berada disamping EL memeluk sahabatnya itu.
"EL,kamu dengar sendiri kan apa yang dikatakan Dokter kalau Dev untuk sementara tidak bisa berjalan dan membutuhkan waktu 4 sampai 6 bulan untuk bisa berjalan lagi,Papah tidak bisa menunggu selama itu," bentak Papah EL.
"Enggak Pah,EL akan tetap menunggu Kak Dev Papah tidak bisa memutuskan semuanya secara sepihak,waktu segitu bukan waktu yang lama Pah buat EL," EL mulai meninggikan suaranya.
"Ok,Papah bisa saja menunggu Dev itupun kalau Dev sembuh kalau Dev tidak sembuh dan akhirnya malah menjadi lumpuh bagaimana?" seru Papah EL.
"Papah..Papah sungguh keterlaluan," bentak EL.
"Kamu sudah berani membentak Papah kamu sendiri hanya karena gara-gara membela laki-laki lumpuh itu," Papah EL pun balik membentak EL.
EL hanya bisa menangis sesegukan dipelukan Kimi,sementara Mamahnya tidak bisa berkata apapun lagi dia juga takut kalau suaminya sudah marah seperti itu.
"Persiapan pernikahan kamu sudah hampir beres dan Papah tidak mau itu menjadi sia-sia,kamu akan tetap melangsungkan pernikahan tapi bukan bersama Dev melainkan dengan anak teman Papah," seru Papahnya EL.
Semuanya tampak melotot,tidak percaya dengan ucapan yang Papahnya EL lontarkan.
"EL ga mau Pah,EL cuma mau menikah dengan Kak Dev bukan dengan yang lain," teriak EL histeris.
"Kamu mau membuat nama keluarga kamu malu didepan semua orang?pernikahan kamu itu tinggal seminggu lagi dan undangan semuanya sudah tersebar kalau pernikahan kamu batal gara-gara calon pengantin prianya kecelakaan dan lumpuh,mau ditaro dimana wajah Papah,pokoknya pernikahan akan tetap berlangsung tapi pengantin prianya diganti dengan anak teman Papah," jelas Papahnya EL.
"Papah jahat,EL benci sama Papah," teriak EL histeris.
Papahnya EL pergi dari ruangan rawat anaknya itu menuju ruangan rawat Dev.Sementara EL menangis sejadi-jadinya dipelukan Kimi bahkan Kimi dan Mamahnya pun ikut menangis dan ikut merasakan sakit yang dirasakan EL.
"Maafkan Mamah EL,Mamah tidak bisa membantu kamu,Papah kamu itu sangat keras kepala percuma Mamah bicara pasti Papah kamu tidak akan pernah mendengarkan omongan Mamah," sahut Mamahnya EL.
"Aku ga mau menikah dengan orang lain Kim,aku cuma ingin menikah dengan Kak Dev," ucap EL dengan menangis.
"Iya EL aku juga tahu," Kimi mengelus punggung EL.
***
Tok..tok..tok..
"Maaf,apa saya boleh masuk?" seru Papahnya EL.
"Pak Agatha,tentu saja Pak silahkan masuk," sahut Papah David.
"Bagaimana keadaan Dev?" tanya Papahnya EL.
"Justru itu Pak David saya datang kesini untuk membicarakan masalah pernikahan EL dan Dev," seru Papahnya EL.
Kenzo,Kinan dan Zidan tampak memperhatikan Papahnya EL dan menunggu apa yang akan dikatakan oleh Papahnya EL.
"Sebelumnya saya mau meminta maaf untuk Dev dan keluarga,sepertinya pernikahan Dev dan EL harus dibatalkan."
"Apaaa..." jawab semuanya serempak bersamaan.
"Maksud Pak Agatha apa?" tanya Papah David dengan menahan emosinya.
Kinan pun ikut emosi dan berdiri disamping Papah David.
"Pernikahan anak kita itu minggu depan,undangan sudah tersebar keseluruh rekan bisnis saya,saya tidak mau nama baik saya tercemar gara-gara kejadian ini,pernikahan akan tetap berlangsung tapi maaf pengantin prianya bukan Dev saya tidak bisa menunggu Dev sampai berbulan-bulan saya akan menjodohkan EL dengan anak rekan bisnis saya," seru Papahnya EL.
Papah David mengepalkan tangannya dan mengeraskan rahangnya begitu juga dengan Kinan yang tampak emosi.
"Maksud Pak Agatha apa?" bentak Kinan.
Zidan yang melihat istrinya emosi langsung menghampiri dan menenangkan istrinya itu.
"Maaf Nona Kinan,saya tidak bisa menunggu Dev sampai sembuh dulu saya memang kurang setuju EL berhubungan dengan Dev selain Dev tidak mempunyai Perusahaan,Dev hanya sebagai Asisten pribadi anda dan itu sangat merendahkan harga diri saya sebagai pemilik Perusahan terbesar kedua setelah Perusahaan milik Nona Kinan," jelas Papahnya EL.
"Apa?kalau anda tidak merestui hububungan mereka berdua,buat apa anda membiarkan mereka berdua melangkah sampai sejauh ini?kalau Dev cuma sebagai asisten pribadi saya,terus apa masalahnya?" bentak Kinan.
"Dulu saya pikir,kalau mereka cuma main-main saja tapi ternyata akhirnya mereka sampai menikah juga,tadinya saya sudah pasrah saja menerima semuanya dan sekarang akhirnya musibah menimpa Dev saya anggap Tuhan memberikan kesempatan buat anak saya supaya tidak jadi menikah dengan Dev," jelas Papahnya EL.
Buuugghhh...
Papah David memukul Pak Agatha dengan kerasnya sampai-sampai Pak Agatha tersungkur kelantai.
"Jaga ucapanmu Pak Agatha,ok kalau anda ingin membatalkan pernikahan ini saya setuju karena saya juga tidak mau nantinya Dev mempunyai mertua picik seperti anda," bentak David.
"Dan mulai detik ini,saya cabut semua saham saya yang ada di Perusahaan anda dan saya batalkan semua kontrak kerjasama kita,dan saya pastikan anda akan menyesal karena sudah menghina Dev,saya mohon dengan sangat tolong keluar dari ruangan ini," bentak Kinan.
Papahnya EL sedikit terkejut dengan pernyataan Kinan,Papahnya EL tidak tahu kalau saat ini Dev mempunyai sebuah Perusahaan yang berada di Belanda yang merupakan warisan dari Oma Nadia.
Papahnya EL segera meninggalkan ruangan rawat Dev,Mamah Adel hanya bisa menangis dan memeluk suaminya itu sungguh malang sekali nasib Dev sudah mengalami kecelakaan dan sekarang harus menerima kenyataan kalau pernikahannya harus batal.
Nafas Kinan masih terengah-engah,Kinan sangat emosi dengan keputusan Papahnya EL yang pastinya akan membuat Dev sangat terluka.
Entah apa yang akan mereka katakan saat Dev sadar nanti,Kinan sangat tidak tega mengatakan kenyataan yang sebenarnya.
__ADS_1
Zidan memeluk istrinya yang sedang tersulut emosi itu,Zidan mengusap punggung Kinan untuk menenangkannya.
"Aku benci sama Pak Agatha Kak,aku ga suka Dev diperlakukan seperti itu," seru Kinan.
"Iya,aku juga emosi tadi tapi aku berusaha menahannya kamu yang tenang ya jangan emosi seperti ini," sahut Zidan.
Kenzo meninggalkan ruangan rawat Dev dan menghubungi Kimi untuk menemuinya di Taman Rumah Sakit.
Kenzo menunggu kedatangan Kimi,hingga tidak lama kemudian Kimi datang dan langsung memeluk Kenzo.
"Kak,aku ga tega melihat EL seperti itu," ucap Kimi dan menangis dipelukan Kenzo.
"Papahnya EL sungguh kejam,bahkan tadi datang keruangan rawat Dev hanya untuk membatalkan pernikahan anaknya dengan Dev,keterlaluan sekali," sahut Kenzo.
"Apa?jadi Om Agatha tadi menemui kalian?jadi luka lebam diwajahnya itu---" tanya Kimi tidak percaya.
"Iya,tadi Uncle David yang memukulnya."
"Astaga,kenapa jadi seperti ini sih?mereka itu saling mencintai dan EL sudah cukup lama menunggu Kak Dev."
Disaat semuanya sedang menunggu Dev,tiba-tiba Dev sadar dari pingsannya.
"EL..EL.." gumam Dev.
"Dev,ini Mamah Sayang."
"EL mana EL Mah?" tanya Dev lirih.
Mamah Adel dan semuanya saling pandang tidak tahu harus jawab apa.
"Dev,kamu jangan banyak pikiran dulu ya lebih baik sekarang kamu istirahat biar kamu cepat sembuh," seru Kinan.
Waktu pun berjalan dengan cepat,karena hari sudah sore Kinan dan Zidan berpamitan untuk pulang.
Dev berangsur-angsur sudah mulai sadar..
"Mah,kenapa kaki Dev mati rasa?" tanya Dev panik.
Mamah Adel tidak bisa menjawab,Mamah Adel hanya bisa menundukan kepalanya dan menangis.
"Pah,tolong jelaskan sama Dev kenapa kaki Dev mati rasa?" tanya Dev kembali.
"Kamu tenang dulu Dev,kamu tidak apa-apa kok cuma saat kecelakaan itu tulang kaki kamu retak dan harus di pen,untuk saat ini kamu belum bisa berjalan Dev," jelas Papah David.
"Ga mungkin Pah,terus sampai kapan kaki aku dipen seperti ini?" tanya Dev mulai panik.
"Kata Dokter,kamu membutuhkan waktu 4 sampai 6 bulan untuk bisa berjalan lagi," sahut Papah David.
"Ga bisa seperti itu Pah,minggu depan Dev akan menikah dengan EL,Dev harus sembuh Pah."
Dev mulai histeris dan berontak bahkan dia memaksa ingin turun dari ranjangnya tapi Papah David dengan sigap melarangnya.
"Dev dengarkan Papah,Pak Agatha sudah membatalkan pernikahan kamu dengan anaknya dia tidak mau menunggu kamu terlalu lama," seru Papah David.
Seketika Dev lemas dia tidak berontak lagi setelah mendengar penjelasan dari Papahnya.
"Maksud Papah apa?" tanya Dev lirih.
"Karena persiapan pernikahan kalian sudah rampung,bahkan undangan sudah tersebar Pak Agatha tidak mau menanggung malu akhirnya Pak Agatha membatalkan pernikahan kamu dengan EL tapi acara penikahan itu akan tetap terlaksana cuma----pengantin priannya bukan kamu Dev," ucap Papah David lemas.
Sesungguhnya Papah David tidak tega mengatakan kenyataannya kepada anaknya disaat kondisinya seperti itu tapi Dev juga harus tahu supaya Dev tidak mengharapkan EL lagi.
"Papah bercanda kan?tidak mungkin EL akan menikah dengan orang lain karena EL itu sangat mencintai Dev dan Dev juga sangat mencintai EL Pah," teriak Dev dan tanpa terasa air mata Dev menetes.
Melihat anaknya terluka seperti itu,membuat Mamah Adel merasakan sakit yang teramat sangat sakit,hatinya bagaikan dihujam dengan ribuan pisau tajam.
Mamah Adel dengan cepat memeluk anaknya itu,Mamah Adel baru melihat Dev serapuh ini.Dev adalah anak yang kuat dan berhati dingin tapi kali ini Dev sampai meneteskan air matanya itu pertanda kalau Dev merasakan sakit yang sangat luar biasa.
π·
π·
π·
π·
π·
Tetap setia menunggu kelanjutannya yaππ
Jangan lupa selalu tinggalkan jejak like,komen,dan vote sebanyak-banyaknyaππππ
Jangan lupa
like
vote n
komen
__ADS_1
TERIMA KASIH
LOVE YOUπππ