
Meskipun banyak perguruan tinggi yang sudah tidak melaksanakan program KKN, namun kampus di mana Rey dan Pras kuliah tetap menjalankan program tersebut. Apalagi setelah ada keputusan Presiden RI tentang kualifikasi manusia Indonesia yang di dalamnya tercantum tentang pengabdian pada masyarakat.
Pagi ini, dalam penjelasannya, Pak Rektor menyebutkan bahwa kampus mereka beserta 15 kampus swasta lainnya yang ada di Jakarta sudah menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan Kepala Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta dan Pendidikan Tinggi yang isinya akan mengadakan KKN di pulau Belitung.
"Siapapun yang ada di sini pasti mengetahui keindahan pulau itu dan potensinya sebagai daerah tujuan wisata. Setuju kan?" teriak pria yang telah ditumbuhi uban di kepalanya itu.
"Pihak kampus tidak mewajibkan anda-anda semua harus KKN di Belitung, ingat jumlahnya terbatas. Satu kampus hanya boleh mengirimkan 20 mahasiswanya. Untuk itu, siapa yang duluan mendaftar, dia yang akan kita berangkatkan. Dari 20 kuota itu, 70 persen untuk reguler dan 30 persen kelas karyawan,"
"Hore......," teriak mahasiswa diiringi tepuk tangan yang meriah.
"Rey, ke Belitung tuh!" Pras menyikut Rey yang tengah menyimak penjelasan dengan begitu fokus.
"Pengen, sih. Tapi anak-anakku siapa yang urus?" sahut Rey tanpa memalingkan wajahnya ke arah Pras.
"Wibie suruh cuti,"
"Asal aja. Ga bisa begitu, lah. Lagian juga siapa yang ngurus usaha?"
"Kan ada pegawai yang lain. Cuma dua Minggu, 10 hari kerja,"
"Kamu sendiri mau?" Rey balik bertanya.
"Kalau aku kan terikat pekerjaan. Dhiza juga kerja, terikat waktu juga. Beda sama kamu, Rey. Pekerjaanmu tidak mengharuskan kamu diam di tempat," Pras memberi alasan.
"Atau ajak Wibie dan anak-anak ke sana, mereka bisa berlibur sembari menemani kamu KKN. Sewa homestay buat keluarga," lanjut Pras lagi.
"Andai aku ada di posisi Wibie, aku sudah memboyong keluargaku menikmati indahnya laut di Belitung,"
"Menghayal aja, tar itu mah. Orang lagi fokus mendengar pengarahan malah bikin rusak konsentrasi aja," protes Rey.
"Galak bener," keluh Pras
__ADS_1
Rey kembali fokus pada apa yang disampaikan di depan. Pras memang kebiasaan usil, setiap ada dosen atau kegiatan apapun begitu ada orang bicara di depan ia selalu bikin materi sendiri. Begitu selesai ia minta resume sama Rey.
Niatnya kuliah hanya untuk mencari gelar agar segera bisa naik jabatan. Memang harus diakui, teori yang didapat di bangku kuliah sudah mereka terapkan di lapangan.
Bagi mahasiswa kelas karyawan mereka lebih dulu bekerja, baru belajar secara teori. Untuk itu sebagian dari mereka datang ke kampus hanya untuk mengugurkan kewajiban saja, ilmunya nomer sekian.
" Lokasi tujuan yang terakhir ini sifatnya pilihan. Yang tidak bisa mengabdi di sana, kita tetap mengagendakan KKN di sekitar wilayah Jabodetabek. Silahkan pilih, sesuai dengan kemampuan kalian saat ini. Pertimbangkan waktu, tenaga, uang saku kalian, dan kondisi kesehatan saudara-saudara sekalian. Karena lokasinya jauh dari tempat tinggal kalian, pikirkan juga biaya pribadi yang tidak terduga, contohnya jika harus pulang mendadak karena suatu keperluan, berati biaya transportasi di tanggung oleh yang bersangkutan. Saya bukan menakut-nakuti tapi sekedar mengingatkan agar kalian punya pertimbangan sebelum mengambil keputusan " ingatnya lagi. Ucapannya itu disambut tepuk tangan yang meriah oleh mahasiswa yang sejak tadi begitu atusias menyimak penjelasannya.
"Mantul....," Seru mereka lagi begitu kompak meskipun tidak ada yang memberikan instruksi.
"Saudara- saudara sekalian, pihak kampus sudah menghitung anggaran KKN, semua biaya operasional selama kalian di lapangan dan transportasi saat berangkat dan kembali akan ditanggung oleh kampus. Jadi kalian tidak usah memikirkan biaya untuk kegiatan ini. Kami sudah punya kesepakatan dengan donotur dan beberapa sponsor, baik dari pemerintah maupun pihak swasta. Kopertis juga akan bekerjasama dengan TNI Angkatan Udara dan Angkatan Darat untuk memobilisiasi mahasiwa KKN,"
"Gratislah, kita sudah bayar di uang pangkal. Aku ingat betul, masih nyimpen semua slip pembayaran," gumam Pras lagi.
"Stttt.....aku juga tau," Rey melirik Pras dengan pandangan membunuh.
"Iye..iye....," seru Pras lagi.
βKegiatan ini akan dilaksanakan 40 hari kerja dengan perhitungan 3 jam/hari. Jadi kalau dalam kalau kita full dan bermukim di lapangan bisa di selesaikan dalam waktu dua minggu,"
"Apa?" Pras bingung dengan pertanyaan Rey.
"Tuh yang di depan sudah selesai ngomong. Faham ga apa yang mereka sampaikan,"
"Halah .... kalo ada yang ga faham aku tinggal telpon kamu. Gitu aja kok repot," sahut Pras sekenanya.
"Udah selesai nih?"
"Dih bener-bener nih orang. Itu tadi baru sambutan dari rektor, belum dari koordinator lapangan dan apalagi tadi yang dibacakan oleh pembawa acara,"
"Masih lama dong, hoaammm," Pras mulai tidak nyaman.
__ADS_1
"Sepertinya,"
"Aku ada rapat usai Ishoma. Keburu ga nih?"
"Tau?" sahut Rey males.
" Tar anterin ya," pinta Pras begitu memelas.
"Kebiasaan,"
Sahut menyahut diantara keduanya terhenti begitu MC memberikan kesempatan pada Pak Gun untuk berbicara.
"Waduh, itu orang fungsinya sebagai apa di KKN yang sekarang, ya?" pikir Rey mulai panik.
"Bagaimana jika dia jadi pembimbing lapangannya nanti? Akan semakin sulit bagi Rey untuk menghindari orang itu jika harus sering bertemu dia saat di lapangan,"
Rey mencoba untuk tenang, ia memasang telinganya dengan benar agar apa yang diucapkan orang itu bisa ia tangkap dengan baik.
Setelah pria itu selesai memperkenalkan diri, Rey sudah bisa menyimpulkan bahwa Pak Gun dal susunan panitia tercatat sebagai koordinator pembimbing lapangan.
"Hem....berarti dia punya kewenangan untuk mengawasi semua kelompok, dimanapun lokasi mahasiswanya melaksanakan pengabdian" ujar Rey lesu.
Rey tidak bisa berbagi keluh kesahnya ini pada Pras karena pria itu sudah terlelap. Meskipun dalam posisi duduk, Pras masih bisa memejamkan matanya dengan begitu nyenyak. Rey bisa memastikan itu karena jika ia tergaja pasti mulutnya tidak berhenti memberikan komentar pada sesuatu yang tidak disukainya.
\*\*\*\*\*\*
Happy reading all! Author tidak bosan-bosan minta dukungan. Mohon untuk tinggalkan
β LIKE
β KOMENTAR
__ADS_1
β VOTE -nya yaπππ
Apresiasi dari kalian semua membuat saya semakin bersemangat untuk update. terimakasih πππ