
Perjuangan seorang gadis desa dalam mengentaskan diri dari kemiskinan serta mengejar cita citanya. Sri Rudatin kembang desa Manding-Bantul yg cerdas, bangkit disaat Indonesia dan Asia serta sebagian belahan dunia mengalami keterpurukan ekonomi yg dikenal dengan krisis moneter 1998.
Dengan kesabaran dan ilmu ikhlasnya Sri Rudatin dg panggilan akrabnya, Datin, ini melawan ketidak adilan dari ibu kekasihnya yg menyingkirkannya karena dianggap tidak memenuhi kriteria bobot-bibit-bebet yg diartikan secara sempit oleh sebagian golongan masyarakat.
__ADS_1
Bobot adalah sesuatu yg behubungan dengan intelektualitas, dihawatirkan Datin yg wong ndeso ini pendek akalnya, yg kemudian hal tsb tidaklah terbukti. Karena Datin secara cerdas bisa mengatasi dan mencari celah untuk bangkit dari kesempitan ditengah sebagian dunia mengalami keterpurukan.
Kemudian Bibit yg menunjukkan garis keturunan, Datin memang putri dari buruh batiknya orang tua sang kekasih. Sehingga Datin inipun akrab dipanggil dengan nama genduk Canting. Canting adalah alat untuk membuat batik tulis. Namun ternyata meskipun orang asli desa Manding, ternyata dia adalah seorang gadis yg cerdas.
__ADS_1
Bebet adalah sesuatu yg terkait dengan penampilan. Bilamana uang sudah bicara semuanya tidak ada yg tidak mungkin. Begitu Datin menjadi seorang pengusaha boutique dan interior fabric, dia tampil sophisticated dan selalu chick dengan busana dari produk yg dia jual di boutique nya. Penampilannya tidak kalah dengan penampilan peragawati ibukota yg cantik dan luwes. Dan juga kendaraan yg dia pakai selalu update.
Sepintas seperti tidak sepadan perjuangan cinta Datin dengan Prastowo suaminya, yg lebih panjang perjuangannya dari pada masa bahagianya, suaminya meninggal karena CA usus, diusia pernikahannya yg baru lima tahun. Cerita ini juga menyuguhkan pasang surut kehidupan, romantika percintaan yg mengharukan, juga romantika second marriage yg terikat norma kepatutan.
__ADS_1
Akankah Datin berhasil mendapatkan kebahagiaannya? Kecerdasan, kesabaran, dan keikhlasan yg bisa menjawab semuanya.
Cerita ini sedikit terilhami dari kisah kebangkitan seorang pengusaha di Bali, sahabatku, disaat krisis moneter 1998.
__ADS_1