
Zia duduk diam di sebuah kursi di meja makan, seseorang dari tadi menatapnya tanpa berkedip! rambut hitamnya sama persis dengan Pras, bentuk pancung hidungnya juga bahkan warna kulit putihnya pun sama persis dengan Pras, wanita yang tak lain adalah Mbak Wati Kakak dari Pras memperhatikan keponakannya itu dengan seksama. Mbak Wati meminta Pras untuk membawa keponakannya itu ke rumahnya dan benar saja hari ini Pras membawanya untuk makan malam bersama keluarganya Mbak Wati.
sekedar info! Mbak Wati mempunyai seorang anak yang bernama Aaron yang berusia 13 tahun dan sekarang duduk di bangku kelas 1 SMP. Aaron terlihat tampan karena wajahnya mirip dengan papanya yaitu Jodi,karena memang Aaron adalah anak kandung dari adik Jodi sendiri,namun mbak Wati sangat menyayangi nya dan bahkan tek pernah berpikir bahwa Aaron adalah anak angkat.
"Zia, Zia tahu kan siapa Tante?" kata Mbak Wati
"Zia tahu tante,tante kan kakaknya papa!" saut Zia sopan, ya Zia selalu diajari sopan dan santun pada orang yang lebih tua.
"kenalkan ini ke Aaron sepupunya Zia!" kata mbak Wati.
"dan ini Om Jodi papanya Aaron Om kamu suaminya tante!"
lanjut Mbak Wati, Pras hanya melihat interaksi dari kakaknya dan juga anak gadisnya.
"halo Om Jodi halo Kaka Aaron, senang berkenalan dengan kalian!"
akhirnya mereka memutuskan untuk makan malam,makan malam kali ini benar-benar membuat Wati sangat senang dia tak menyangka bahwa Pras mempunyai seorang anak perempuan,anak yang akan menjadi penerus garis keturunan keluarga Wiguna. selesai makan malam Mbak Wati mengajak Zia dan seluruh keluarganya untuk berkumpul di ruang keluarga. dia masih terlihat canggung diantara mereka karena memang dia baru pertama kali bertemu dengan pak Wati Om Jodi juga sepupunya Aaron.
__ADS_1
"gimana kabar ibu dan juga nenek kamu Zia?" tanya Mbak Wati.
"mereka baik tante,ibu sedang sibuk di toko kue, karena beberapa hari ini banyak sekali pelanggan!" jawab Zia.
"oh ibu kamu punya toko kue? wah sekali-kali tante juga harus merasakan bagaimana rasanya kue buatan ibu kamu ya? kapan-kapan tante akan mampir!" kata mbak Wati.
"iya tante!"
"gimana pekerjaan kamu Pras? apa semuanya lancar?" kata Jodi
"semuanya lancar mas dan ada beberapa kontrak baru dengan klien yang sangat menguntungkan jadi kami akan melakukan kerjasama!" jawab Pras.
"aku tidak tertarik mas aku akan lebih fokus pada Zia saat ini!" Jawab Pras lagi. Om Jodi hanya manggut-manggut saja mendengar Jawaban dari Pras.
"kau sudah mengganti nama Zia?atau menambahnya dengan nama Wiguna? keluarga kita? harus melakukannya Pras!" kata Mbak Wati.
perbincangan mereka memang sudah tidak didengar oleh Zia,Aaron sudah mengajak Zia untuk melihat beberapa koleksi buku bacaannya,mereka memang se level Aaron suka membaca begitu pula dengan Zia jadi mereka cepat sekali akrab.
__ADS_1
"sudah mbak! aku menambahkan nama Aziza Wiguna Putri untuk putriku dan Edo sudah mengurus semuanya!"
"Apa kamu benar-benar tidak tertarik untuk menjadikan Kinan sebagai istrimu Pras?" kata mbak Wati.
"paling tidak lakukan itu demi Zia, Zia berhak hidup bersama dengan ibu dan juga ayahnya!" lanjutnya.
"Aku tak ingin melakukan hal yang sama mbak, menikah tanpa cinta seperti yang kami lakukan,Antara Aku dan Rosita!"
"apa hatimu benar-benar tidak bisa terbuka untuk Kinan?" tanyanya lagi?
"bagaimana kalau mbak tahu kalau Kinan tidak seperti gadis yang lain, dia mempunyai kekurangan Mbak, bisakah Mbak menerimanya?"
Pras tak mau mengulangi hal yang sama, dia tahu kalau Kakak perempuannya ini tidak menyukai Rosita dan dia tidak mau itu terjadi pada Kinan jika suatu hari nanti Pras memutuskan untuk menikahi Kinan.
"Ya, yang mbak pedulikan sekarang adalah perasaan kamu Pras, asalkan kau mencintainya tidak peduli seperti apa gadis itu asalkan gadis itu adalah gadis yang baik tapi Mbak yakin dengan melihat Zia,bagaimana Kinan mendidiknya yang pasti Kinan adalah gadis yang baik dan mbak menerima itu".
"tapi Pras belum tahu bagaimana perasaan Pras mbak!" ucap Pras sambil tertunduk.
__ADS_1
bersambung