Cerita Cinta (Kinan Dan Aziza)

Cerita Cinta (Kinan Dan Aziza)
Keputusan Romi


__ADS_3

Sudah berhari-hari mereka tinggal bersama,dan yang pasti sekarang Zia tidur di lantai dua, disana ada 5 kamar yang yang terdapat di lantai 2,3 kamar untuk Romi, Raksa dan juga Devan dan satu kamar untuk ruang kerja Devan dan satu lagi ruangan yang digunakan untuk Zia sebagai kamar nya,kamar yang berada di antara kamar Raksa dan juga Devan, sedangkan kamar Romi tepat berada di di sebelah kamar Raksa.Rencananya bulan depan mereka akan mengantarkan Zia ke dokter yang sudah dipercayakan untuk menangani kehamilan Zia nantinya. inseminasi buatan akan di lakukan bulan depan, karena surat perjanjian yang di tandatangani sang papa dengan mamanya akan berakhir jatuh temponya beberapa bulan ke depan.


"Rom, loe ajak Zia aja nanti ya! kita langsung bertemu di rumah sakit saja!'' kata Raksa.


"Apa tidak sebaiknya sekarang saja apakah kalian masih ada meeting?" kata Romi.


"Iya kami masih ada meeting dengan klien penting!! segera hubungi Tania!" kata Raksa.


"kenapa harus gue?" tanya Romi bingung.


"Jangan sok jual mahal!!" kata Raksa yang tau bahwasanya sepupunya itu mencintai teman kuliah nya dulu yang sekarang menjadi dokter kandungan yaitu adalah Tania.


"Gue tau loe cinta kan sama dia!!??" kata Raksa sambil nyelonong masuk.


"gue cintanya sama loe!!" teriak Romi sambil berlari mengejar Raksa,dan tanpa mereka sadari, ada orang yang memperhatikan percakapan mereka. orang itu bergidik ngeri ketika Romi mengatakan kalau dia mencintai Raksa, dia bahkan berpikir berarti berita yang beredar selama ini benar bahwa mereka mengalami cinta sejenis,cinta segitiga antara Raksa Romi dan juga Devan.


"Oohh Tuhan.. ampuni dosa-dosa mereka!!" kata orang tersebut yang tak lain adalah pelanggan setia yang berada di restoran Romi dan Raksa,.dengan menelan mentah-mentah kesalahpahaman nya, dia bergegas keluar dari restoran.

__ADS_1


Dan benar saja pada saat jam makan siang Romi dan Zia pergi ke rumah sakit, disana sudah ada Devan dan Raksa di ruang dokter karena harus melakukan pemeriksaan pada Devan terlebih dahulu.


"Bagaimana?" tanya Raksa kepada Tania, dokter yang akan menangani inseminasi buatan untuk zia.


"Apa harus secepatnya?" tanya Tania balik


"Ya....ini sangat penting!!" kata Raksa, Tania bahkan juga tau rencana tiga cowok tampan itu, usul Romi yang mau Dev mempertahankan aset dan harta sang papa, kepatuhan Raksa dan tanggung jawabnya pada Dev seperti janjinya pada papa angkatnya itu serta kebencian Dev pada sang mama membuat rencana konyol yang melibatkan gadis tak bersalah itu masuk ke dalam rencana mereka.


"Apa yang terjadi?" tanya Raksa cemas.


"Gak Dev!!!!!" teriak Raksa.


"Ini konyol!!! loe gila ya!!!"


Romi dan Zia yang baru saja datang heran melihat Raksa dan Devan bersitegang, sedangkan Tania hanya diam sambil menatap iba pada Zia yang baru saja datang bersama Romi.


"Ada apa?" tanya Romi yang menyadarkan pertengkaran mereka.

__ADS_1


"Tania bawa Zia pergi dulu,kami akan bicara bertiga!" kata Devan dan Tania menurutinya.


Romi hanya menatap Raksa dengan wajah frustasi nya sambil duduk dan sesekali meremas rambutnya sendiri.


"Ada apa Dev?" tanya Romi


"Ada masalah!" kata Devan dan kemudian menjelaskan apa yang terjadi pada mereka berdua, Romi ikut duduk di sofa di samping Raksa, dia sekarang tau apa yang menyebabkan sepupunya begitu frustasi.Di antara mereka Romi lah yang selalu punya keputusan tepat walaupun kadang tak sesuai dengan keinginan mereka, seperti saat ini.... keputusan Romi juga membuat Raksa kaget.


"Kita lakukan!!" kata Romi.


"Rom!!!!" teriak Raksa sambil berdiri.


"Demi papa Sa!" ucap Romi,dengan menyebut nama 'papa' maka di jamin Raksa akan luluh seketika.


bersambung..


Ada apa gerangan??? ..... tunggu aja selanjutnya ya😁

__ADS_1


__ADS_2