Cerita Cinta (Kinan Dan Aziza)

Cerita Cinta (Kinan Dan Aziza)
Romi - Tasya


__ADS_3

"Kalau gitu kita nikah yuk!!" kata Romi dengan yakin


"uhuk.....uhuk.....uhuk" tiba-tiba Tasya tersedak kuah mie yang dia makan, dengan cepat mengambil minum, bukan Tasya namun Romi yang menyodorkan minuman nya kepada Tasya.


"Tuan mabuk?" tanya Tasya melihat botol wine dan gelas yang masih belum kosong.


"Iya...mabuk karena cinta kamu!" kata Romi yang di rasa Tasya sudah mulai ngelantur.


"Tuan jangan suka gombalin anak orang! ntar kalau kepincut beneran, susah!" kata Tasya karena beranggapan Romi mabuk, dia cukup tau kalau orang mabuk akan sering kehilangan ingatan bisa sudah tidur dan bangun dari tidurnya.Walaupun wajah Romi tidak nampak seperti orang mabuk, namun wine yang di minumnya membuat Tasya berpikir dia sedang mabuk.


Tasya menyelesaikan makannya tentu saja dengan diiringi tatapan mata Romi, Romi memperhatikan Tasya dengan seksama dan sesekali meminum minumannya, melihat Tasya sampai menyelesaikan makanan nya.Tasya yang tak memperhatikan Romi yang tengah menatapnya langsung berdiri dan membersihkan mangkuk nya di dalam wastafel dapur.


Greep.....


Romi memeluk Tasya dari belakang sampai-sampai mangkuk yang di pegang Tasya terjatuh, untung saja tidak sampai pecah.

__ADS_1


"Tu-tuan!" ucap Tasya pelan,dia bisa merasakan tangan Romi yang melingkar di perutnya bahkan hembusan nafas Romi terasa di leher dan telinganya.


"Aku serius Tasya!!! dan aku belum mabuk!!" kata Romi, sedangkan Tasya hanya diam saja.


"Kamu tau!! sejak pertama kali aku lihat kamu di bawa ke sini sama bi Narti Sya.....kamu udah sukses membuat jantung ku berdebar gak karuan!!" kata Romi.


Cinta pada pandangan pertama, itulah yang di alami Romi, namun dia tak percaya pada hatinya, mana ada cinta pada pandangan pertama!pikirnya. Sampai saat di rumah mama Kinan untuk pertama kalinya dia memuji Tasya tapi setelah kejadian itu Tasya malah menjaga jarak dengan nya dan malam ini ketika dia merasa sendiri dan sedang memikirkan Zia, wanita yang sudah dia anggap adiknya sendiri, tiba-tiba Tasya datang, keberanian nya dia kumpulkan untuk menjadikan pujaan hatinya itu kekasihnya.


"Aku serius Sya!! aku udah jatuh cinta sama sejak pertama itu!" kata Romi


"Tasya!!....!" kata Romi sambil membalikkan tubuh Tasya.


"Kenapa diam?'" tanya Romi lagi sambil mengangkat dagu Tasya yang sedang tertunduk dengan jari telunjuknya.


"Hei....kenapa?" lanjut Romi, Tasya hanya menggeleng saja tanpa mau melihat ke mata Romi, dengan gemas Romi mendekatkan bibirnya ke bibir gadis yang sudah mengobrak-abrik hatinya itu.Romi mencium dan meluuumat bibir Tasya, Tasya yang shock hanya bisa diam sambil meremas baju milik nya sendiri.

__ADS_1


"Sekarang kita resmi pacaran!!" ucap Romi setelah melepaskan ciumannya.


"Hah???" kata Tasya kaget sambil menggeleng cepat.


"Gak mau tau!! Tasya hanya milik Romi!!" kata Romi sambil menempelkan kening nya ke kening Tasya.


"Pemaksa!" ucap Tasya lirih.


"Emang iya!! aku akan bikin kamu jatuh cinta sama aku Sya!!! ingat itu!!" bisik Romi di telinga Tasya.Tasya langsung mendorong pelan tubuh Romi,dia berjalan cepat meninggalkan Romi bahkan dia belum sempat mencuci mangkuk bekas mie instan yang dia makan.Romi hanya tersenyum melihat tingkah Tasya, dia terus memperhatikan punggung Tasya yang semakin menjauh.


"Lalu bagaimana dengan Tania?"


Seketika Romi menoleh ke arah suara tersebut, dia melihat Raksa dengan wajah datarnya dan bertanya tentang Tania, Romi hanya menghela nafasnya pelan.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2