Cerita Cinta (Kinan Dan Aziza)

Cerita Cinta (Kinan Dan Aziza)
Ke dokter kandungan


__ADS_3

Pras bersiap ke kantor, hari ini akan banyak pekerjaan yang dia kerjakan, selama beberapa hari ini dia tidak masuk ke kantor karena baru saja menikah. hari ini Pras akan mengajak Kinan untuk ke dokter kandungan, Kinan tak ingin hamil terlebih dahulu, begitulah hasil perbincangan dia dengan sang ibu. Pras yang mengetahui hal itu pun merasa sedikit kecewa,Namun demi kenyamanan Kinan Pras akan melakukan apapun untuk Kinan.Pras akan membujuk Kinan nanti saja bila berada di ruang dokter.Maka dari itu Pras bersabar terlebih dahulu untuk melakukan malam pertama mereka. Semalam Pras hanya tidur di samping sang istri sambil memeluknya erat, begitulah selama seminggu pernikahan mereka Kinan begitu nyaman tidur dalam pelukan Pras.


"Sayang..... sarapanku mana? aku harus ke kantor lebih dulu!"


kata Pras sedikit berteriak dari kamar menuju ke ruang makan. di sana dia hanya mendapati Kinan seorang diri tanpa Zia ataupun kedua orang tuanya. datang Lalu mencium pipi sang istri dan kemudian duduk di ruang makan.


"di mana Zia, ibu dan juga Ayah?"


"Jalan-jalan, Ayah terapi!" jawab Kinan.


"Ke taman? apa Zia tidak sekolah?" tanya Pras lagi.

__ADS_1


"Ujian...kelas 6 ujian...aku dengar Seperti itu..iya Seperti itu!" kata Kinan pengingat apa yang di katakan sang anak padanya.Akhirnya Pras melanjutkan sarapan nya di temani oleh Kinan.


"Nanti sore kita pergi ke dokter, ingat?" kata Pras


Kinan hanya mengangguk saja, setelah sarapan nya selesai, Kinan mengantar suaminya ke depan, begitu lah kebiasaan baru Kinan, Setelah melihat suaminya di jemput oleh Edo asistennya, Kinan segera ke taman, menyiram dan menata bunga-bunga di sana, Kinan tak diperbolehkan untuk jualan di pasar lagi, stan yang di miliki nya di sewakan pada mbak Sari,orang yang dulu menjadi pegawai nya.


Waktu berjalan begitu saja, setelah sore hari, Pras segera membawa sang istri ke dokter kandungan di sebuah rumah sakit yang tak jauh dari rumah mereka. Pras juga menjelaskan pada dokter bahwa istrinya tak ingin hamil lagi, namun Pras masih ingin menanyakan apa Kinan masih aman untuk bisa hamil,dan dokter mengatakan bahwa usianya Kinan masih aman untuk mempunyai anak lagi!


"Mulai sekarang di minum vitamin nya ya!"


kata Pras ketika baru saja keluar dari mobilnya, Kinan hanya tersenyum dan mengangguk, sungguh perubahan yang sangat baik saat ini, sindrom autis yang di derita Kinan sudah banyak mengalami perubahan setelah terapi demi terapi yang di lakukan nya atas usul Pras.

__ADS_1


"Zia....sayang!!" panggil Pras


"Papa!! papa bawa apa?" tanya Zia sambil berlari ke arah ibu dan papanya


''Martabak manis rasa moca kesukaan kamu sayang!" kata Pras.


"Waaahhh Zia suka pa!"


Mereka bertiga duduk di ruang keluarga, sedangkan sang kakek sudah istirahat dari tadi, akhirnya mereka menyisakan dulu di piring sebelum mereka bertiga memakan martabak tersebut, nenek Ratih yang tak sengaja melihat mereka saat mau mengambil air minum di dapur, berhenti sejenak mendengar suara tawa Zia dan Pras. Nenek Ratih tersenyum melihat wajah Kinan, dia tak menyangka Kinan akan sebahagia ini, dia sungguh bersyukur Setelah melewati masa-masa sulit dalam hidupnya dan Kinan,kini dia bisa melihat Kinan bahagia.


"Walaupun kau memanggil ku Tuhan!! aku siap! Terimakasih Kau sudah memberikan kebahagiaan pada anakku Kinan!" gumam nenek Ratih pelan.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2