Cerita Cinta (Kinan Dan Aziza)

Cerita Cinta (Kinan Dan Aziza)
Terungkap nya rahasia


__ADS_3

Di kediaman rumah Anggela.


"Kata kan De,ada apa ini? kenapa dia begitu terkejut melihat kamu?"


tanya Anggela karena selama bertahun-tahun, baru kali ini dia melihat Devan sebegitu menyedihkan nya, dia memang tak menyukai Devan karena wajahnya yang hampir mirip dengan Amar,lelaki yang sangat dia benci yaitu papa kandung Devan,mantan suaminya. Tapi jujur saja ini pertama kali dia melihat Devan seperti tadi, biasanya Devan akan terlihat angguh dan tak peduli dengan sekitarnya.


Anak buah Anggela memang memberi informasi tentang keadaan Devan yang sulit di sentuh wanita, namun anak buah Anggela juga tak melaporkan atau lebih tepatnya tak menemukan keanehan Devan misalnya pergi ke spikolog atau pun yang lainnya.


"Katakan De!! kenapa!! bahkan kamu sudah bertahun-tahun di luar negeri dan ini kan pertama kali kamu bertemu dengan dia!!" kata Anggela

__ADS_1


"Kenapa melihatmu seperti melihat setan saja!!" lanjutnya,entah apa yang menyebabkan Anggela begitu ingin tau! sisi lain dirinya seakan tak rela bila Devan di sakiti orang lain,bukan dirinya! bagi Anggela cukup dia yang akan memberikan luka sebagai aksi balas dendam nya pada Devan,anak satu-satunya Amar, mantan suaminya.


"kak.... a-aku...!"


Denada menangis sambil memeluk kaki kakaknya, seketika dia ingat bagaimana dia bisa bertaubat dan kembali ke jalan lurus setelah kelakuan bejatnya tak pernah di ketahui keluarga nya, Kematian Bella karena over dosis,serta hancurnya kehidupan Erika dan sekarang berakhir di tempat pe*lacuran. Denada masih beruntung kala itu bertemu dengan Mike, suaminya sekarang.Mike membawa Denada keluar dari kubangan hitam hidupnya.Mike bahkan meminta Denada pada keluarga nya dan menikahinya namun dengan syarat Denada harus mau ikut dengan nya hidup di negara Mike.Bagi Denada tak masalah, itu adalah salah satu cara agar dia melupakan hidupnya yang kelam di negara asal orang tuanya.Namun Denada melupakan Devan, harusnya dia datang dan meminta maaf kala itu, bukannya pergi begitu saja tanpa tau bagaimana keadaan sang keponakan.


Penyesalan bertahun-tahun dan bahkan dia tak bisa tidur nyenyak, akhirnya memutuskan untuk kembali ke Indonesia hanya untuk menemui Devan meminta maaf dan kakaknya saja.


"Apa maksudnya De!! kakak gak paham!!" kata Anggela.

__ADS_1


"Tante bangunlah!! jangan begini!" ucap Willy meminta di Denada yang sedang bersimpuh di kaki kakaknya.


"Tidak ...... maafkan aku kak!! aku lah penyebab keanehannya Devan kak!! hiks .... maaf kan aku hiks....!"


"Kak.....Aku....!" Denada nampak ragu, namun tekadnya sudah bulat dia ingin melepaskan semua beban dihatinya.Denada mulai menceritakan segalanya, mulai dari awal bagaimana kehidupan sebenarnya yang dia jalani, terlihat bagai anak kucing yang sangat patuh pada keluarga nya.Sampai menceritakan pada saat kejadian naas yang dia lakukan pada Devan malam itu, seluruhnya tanpa ada sedikitpun yang ditutupi.


Seketika Anggela mundur hingga pegangan tangan Denada pada kakinya terlepas.Anggela terduduk di kursinya, tatapannya kosong ke depan, entah apa yang dipikirkan wanita paru baya yang masih nampak cantik itu, kehidupan sang adik atau kan kehancuran sang anak,tak ada yang bisa menebaknya.Willy tiba-tiba merasa tak suka dengan sang Tante, jelas dia melihat bagaimana wajah ketakutan Devan dan kecemasan di wajah Zia.


"Kak maaf kan aku!!!' ucap Denada di sela-sela tangisan nya.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2