Cerita Cinta (Kinan Dan Aziza)

Cerita Cinta (Kinan Dan Aziza)
Perasaan Anggela


__ADS_3

Anggela berlalu ke kamarnya, meninggalkan sang adik yang masih setia sujud di lantai sambil menangis sesenggukan, dia menyesali semuanya, semua perbuatannya di masa muda, tak seharusnya dia melakukan hal sebejat itu pada keponakannya yang memang jarang mendapat kasih sayang mama kandungnya sendiri, Denada bahkan sering melihat Devan kecil mengendap-endap melihat sang mama tertawa sendiri dengan ponsel di telinga nya, Devan sangat menyukai senyum sang mama yang tak pernah sekalipun di tunjukkan pada papa dan juga dirinya, namun Denada yang saat itu begitu menyayangi kakaknya ikut membenci Devan kecil. Usia Denada dan Devan hanya terpaut 5 tahun saja,harusnya dia masih bisa bermain bersama dengan perbedaan umur yang tak begitu jauh, namun kebencian sudah lebih mendominasi hati nya karena mengikuti sang kakak.


Di dalam kamar entah apa yang di pikirkan Anggela, di duduk termenung di kursi balkon kamarnya, mengingat banyak hal beberapa tahun yang lalu saat dia masih menjadi istri tuan Amar, Devan kecil yang lucu dan menggemaskan bahkan tak bisa meluluhkan kebencian nya pada Amar,hingga Devan juga terseret dalam kebencian yang tertanam di hati Anggela.Samar-samar dia mengingat bagaimana penolakan demi penolakan yang di lakukan Devan saat itu hingga membuat dia semakin tak menyukai Devan, dia tidak tau bahwa penolakan Devan bentuk dari trauma yang di timbulkan oleh adiknya sendiri.


"Hiks.....hiks....hiks.....hiks......!" tangisnya pecah, entah apa yang dia pikirkan, Anggela sangat membenci Devan, namun pengakuan Denada entah mengapa membuat nya sakit hati, rasanya tak rela bila orang lain membuat Devan menderita, cukup dia!! hanya dia yang harus melakukan nya, begitu lah pikir Anggela.Anggela beralih masuk ke dalam kamarnya meneruskan tangisan di atas ranjang nya.


Disisi lain, setelah mendengar cerita dari Willy sang anak, Cristian pergi begitu saja meninggalkan meeting nya dan melajukan mobilnya menuju rumahnya, dia berlari ke arah kamar sesampainya di rumah nya, Denada sudah di bawa Willy ke apartemen miliknya guna menghindari amukan sang Papa.

__ADS_1


"Sayang..... Anggela!!!" teriak Cristian ketika memasuki kamarnya.


"Cris.....!" gumam lirih nya, seketika dia berhambur ke pelukan suaminya, hanya Cris yang tau bagaimana dia, rapuhnya Anggela, lemahnya Anggela hanya Cris yang tau, karena di luar sana Anggela berlagak seperti nyonya besar yang dingin dan tak tersentuh.


"Cris.....!"


"Aku begitu membenci nya Cris!!! aku benci....!!! aku benci pada diriku sendiri!!!" ucap Anggela.

__ADS_1


"Kenapa aku tidak bisa menerima dia Cris!!! kenapa hatiku begitu keras!!! aku membenci diriku Cris!!"


Cris lelaki yang sangat mencintai Anggela, bahkan sejak SMP mereka sudah berteman dan Cristian mengungkapkan rasa cintanya pada saat mereka sama-sama duduk di bangku SMA sampai di bangku kuliah, bahkan rencana pernikahan mereka sudah di rancang sedemikian rumah, namun peristiwa naas terjadi dan saat itulah hancur semua kisah percintaan mereka, hingga akhirnya Cris pun menerima perjodohan orang tuanya, namun takdir masih mempersatukan mereka pada akhirnya, cinta membuat Cris mengabulkan Semua yang Anggela inginkan termasuk membalas dendam pada Amar dan menyakiti Devan anak kandung Anggela sendiri.


bersambung.....


Lanjut siang ya readers.....Maaf pekerjaan ku di dunia nyata full banget! hingga waktu nge-halu habis buat istirahat!!! beri semangat othor ya 😁😁

__ADS_1


__ADS_2