Cerita Julia dan Korea Selatan

Cerita Julia dan Korea Selatan
Episode 12 / Yang Mulia Raja Abe.


__ADS_3

Akhirnya pesta pernikahan pun


terjadi. semua tamu undangan kelas VVIP baik relasi maupun teman dekat Kyungsoo


hadir dipernikahan kami. Tak lupa keluarga Kyungsoo yang berada di Inggrispun


juga pulang sehari sebelum pernikahan kami. keluarganya sangat baik menerimaku.


Dipernikahan itu saudaraku yakni


Kakak kandung Alm Ibuku dari Riau-Indonesia datang jauh-jauh ke pernikahanku


bersama anak-anaknya. tidak tahu malunya mereka meminta Kyungsoo untuk


membuatkan mereka setelan baju dan gaun rancangan dengan desaigner yang sama


denganku.


Aku masih bersiap-siap dikamar


pengantin ditemani Ibu dan Nenek Kyungsoo. Sebuah gaun pengantin cantik dan


indah masih menggantung di lemari buatan designer yang sama yang dulu pernah


membuat gaun pernikahan keluarga kerajaan Inggris Kate Midleton.


“Cantik, ayo sekarang kita pakai


gaunnya”


Julia langsung melihat ke arah


sumber suara didekatnya. dan ia adalah seorang designer yang membuatkan baju


pengantin dan tuxedo Kyungsoo.


Setelah selesai memakai gaunnya


Julia pun membenarkan posisinya setelah gaun itu melekat ditubuh rampingnya.


“Uuuuuuu tuan Kyungsoo benar-benar


tidak salah pilih memilih istri. rancanganku benar-benar sempurna ditubuhmu.


wajah cantikmu benar-benar mahakarya sempurna sayang setelah memakai gaunku”


Ujar pujian maut sang designer kepada Julia.


“ Uhh aku ingin sekali mengundangmu


jadi modelku nanti, tapi tuan Kyungsoo pasti akan menolakku mentah-mentah,


karna dulu aku pernah memintanya jadi modelku tapi ia justru memakiku,


hiks....” Curhat sang designer kepadaku.


Kyungsoo telah menanti didepan


kamar Julia dengan pakaian Tuxedo nya untuk menyambut pengantin wanitanya. ia


benar-benar tampan. siapapun tidak akan bisa melepas lirikannya ke CEO muda


tersebut. dan hari ini adalah hari patah hati international versi Korea


Selatan.


Pintu kamar pengantin terbuka


lebar, Julia pun keluar dan berjalan dengan pelan-pelan menyambut kedatangan


pengantin prianya. wajah Kyungsoo merona merah melihat Julia keluar dari kamar


itu. ia tertegun sesaat melihat wanita yang sudah jadi istri sahnya. Julia pun


segera merangkul tangan suaminya untuk berjalan menuju acara.

__ADS_1


Semua tamu langsung melihat ke arah


sumber acara yakni kedua pengantin yang turun menuju resepsi. Semuanya langsung


memberi sambutan hangat dan tepuk tangan yang gemuruh.


Aku bosan dengan acara ini,


semuanya sibuk masing-masing. Kyungsoo bertemu dengan teman relasinya, Lexa


sibuk dengan teman sekolahnya, saudaraku sibuk mencari umpan, Keluarga Kyungsoo


pun sibuk dengan relasinya juga. Aku mulai lelah dan pusing. Aku pun pergi


mengasingkan diri ke sebuah balkon kosong.


Sambil melihat ke arah langit, aku


menyendiri dan menghirup udara malam. hembusan angin menyibak rambutku dengan


pelan namun indah dikepalaku. Aku belum makan seharian, kepalaku pusing dan


 BUGGGGG.............


Julia pingsan.


15 Menit kemudian seseorang datang


dan membawa Julia ke sebuah kamar. Dia meletakkan tubuh ramping Julia yang


masih pingsan. Seseorang itu mulai duduk disamping tubuh Julia dan tangannya


mulai menyentuh pipi mulusnya dengan lembut.


“Yang mulia Abe. setelah ini kita


harus meninggalkan kota ini menuju kediaman. Helikopter telah menunggu anda di


dekat resort ini” Ujar seorang pelayan kepada seseorang yang berada disamping


Julia.


manis ini sendirian, pengantin prianya terlalu sibuk sampai-sampai tidak


memperhatikan pengantin wanitanya sendiri” Ujar lelaki yang disebut Yang Mulia


ini.


“Saya akan membawa wanita itu ke


kamar pengantinnya. saya tahu dimana kamar mereka” Sahut pelayan muda itu.


“Antarkan aku menuju kamarnya, biar


aku yang menggendongnya” Jawab lantang yang mulia Abe.


Disisi acara Kyungsoo tidak


menemukan keberadaan Julia. Dia segera menyuruh staff dan bodyguardnya mencari


keberadaan Julia secara diam-diam agar tidak mengganggu acara. Kyungsoo pergi


menuju kamarnya tapi dia tidak melihat sosok Julia. Dia mulai panik dan


khawatir. Dia pergi menuju ke staff IT untuk melihat CCTV. dan dia melihat Julia


dibawa seseorang ke sebuah kamar.


Kyungsoo pun mengepalkan kedua


tangannya melihat layar tersebut. Matanya tersiratkan amarah yang mendalam. Dia


pun berlari segera menuju kamar tersebut dan diperjalanan mereka saling


bertemu. Kyungsoo berpapasan dengan Yang Mulia Raja Abe dari Negeri Bilton yang

__ADS_1


sedang menggendong Julia. Langkah mereka sama-sama dihentikan oleh manik-manik


yang menegangkan.


“Wah sepertinya aku ketahuan oleh


seseorang” Tersenyum sungging yang Mulia Abe.


“Yang Mulia Abe, apa yang anda


lakukan dengan membawa tubuh istri saya?” Tanya Kyungsoo dengan penuh emosi


yang mendalam. manik-maniknya seakan ingin menggelabui perang antar kedua


negara.


“Ssakittttt” Julia merintih


kesakitan dalam keadaan setengah sadar.


Mereka saling melihat ke arah


Julia.


Kyungsoo pun segera mengambil tubuh


Julia dan menggendongnya.


“Aku akan membawa istriku pergi”


Sahut Kyungsoo dengan menatap sinis Abe.


Kyungsoo segera membawa Julia pergi


dan menuju kamarnya.


Suasana dikamar penuh rasa


khawatir. Dokter sedang memeriksa tubuh Julia


“Dokter, bagaimana keadaan


menantuku?” “Sahut sang Ibu Kyungsoo penuh cemas.


“Cucu menantuku tidak boleh


kenapa-napa” Ujar sang nenek melihat ke arah tubuh mungil Julia.


“Dia pasti baik-baik saja ibu”


Jawab ayah Kyungsoo kepada ibunya.


“Nyonya Julia sepertinya tidak


makan seharian, dia kekurangan cairan jadi saya memberinya infus terlebih


dahulu” Jawab sang dokter memberi penjelasan.


Kyungsoo geram mendengar jawaban


dokter tersebut.


“Apa saja yang mereka lakukan sampai-sampai


wanita ini tidak makan seharian ??” Ujar Kyungsoo penuh emosi.


“Pak Lee pecat para


pelayan yang mengurus Julia saat ini dan ganti mereka segera dengan yang lebih


profesional” Sahut Kyungsoo memberi perintah dengan kesal


** Kasih komen


dan Love kalian buat aku dong biar aku semangat. Kamsahamnida !!! **

__ADS_1


__ADS_2