Cerita Julia dan Korea Selatan

Cerita Julia dan Korea Selatan
Episode 59 / Surat terakhir.


__ADS_3

~~ Selamat membaca, semoga suka.


Malam diterpa angin malam diatas balkon membuat Julia betah menyendiri. Ia bergumam sendiri ditengah heningnya malam “Ia sudah tidak ada. Kyungsoo ya, Aku mencintaimu” Gumamnya dalam hati.


---


Julia kembali dalam kamarnya. diatas ranjangnya terdapat sebuah kotak yang dibawa Chen untuk dirinya pagi tadi. Julia belum membuka isi semua dari brankas tersebut. Ia melihat satu persatu isi brankas tersebut. Ada beberapa buku tabungan dari berbagai bank, kotak perhiasan yang banyak, surat aset perusahaan dan harta benda lainnya. lalu ada satu surat yang aneh terlihat oleh Julia. ia pun membuka dan membacanya.


~~ Sayangku Julia.


Maafkan aku dengan cara seperti ini meninggalkanmu, maafkan selama ini aku selalu banyak membuatmu menderita tapi percayalah aku hanya tidak tahu cara memberikan bagaimana rasa mempertahankan rasa kasih sayang.


Apa kau baik-baik saja sekarang? Jangan telat makan dan sering-seringlah berolahraga. Lakukanlah aktifitas apapun yang kau inginkan. Jangan membuat dirimu sakit atau down, aku tidak ingin kau sakit.


Maaf karna aku tidak bisa menemanimu lagi, tapi percayalah aku hanya ingin kau tetap menjalani apa yang kau inginkan. Lakukan lah seperti biasa. Jangan terbebani dengan hal apapun. Aku tahu kau suka melakukan pekerjaan rumah tangga, mencuci, mengepel, membersihkan rumah dan memasak, lakukanlah itu untuk dirimu sendiri.


Jika memang Abe yang terbaik untukmu maka pilihlah dia, cintailah dia, aku tahu dia mencintaimu seperti aku yang mencintaimu.


Segala aset harta benda ini ku serahkan untukmu, jika Abe berani melukaimu dan meninggalkanmu, maka gunakanlah warisanku sebagai penopang hidupmu. Aku tidak ingin kau terluntah-luntah. Jika Abe benar-benar jahat padamu dan kau sedang ada masalah, hubungilah Chen dan Han Bi, mereka dapat diandalkan.


Jika kau sudah siap, ditahap berikutnya jalankanlah perusahaan kita. Tapi jika kau tidak sanggup, kau bisa meminta Chen untuk mewakili menjalankannya. Kau hanya perlu memonitori mereka bekerja karna kau adalah pemiliknya. Jika kau ingin membuka usaha sesuai dengan hobbymu, maka lakukanlah, asalkan kau senang aku


pun akan senang disini. Apapun keterampilanmu aku akan mendukung sepenuhnya. Oh ya kau juga pernah belajar merajut bukan? Belilah mesin jahit atau alat rajutan yang canggih. buatlah berbagai baju dan bukalah boutique.


Kau tidak perlu melakukan semuanya sekaligus, lakukanlah perlahan-lahan. Carilah orang lain yang dapat kau percayai untuk menjadi partner kerjamu nanti. Jangan berfikir terlalu banyak. Lakukan saja apa yang harus kau lakukan. Lakukan tahap demi tahap dan satu per satu sampai kau bisa mengejarnya.


Apapun pilihan dan keinginanmu, ingatlah aku selalu mendukungmu dan ingatlah bahwa aku ingin kau bahagia. Aku akan selalu menyayangimu sampai akhir hayat. Selalu dan untuk selama-lamanya.

__ADS_1


Yang mencintaimu_Kyungsoo ~~


Testt....


Julia sesegera mungkin menutup mulutnya. Manik-maniknya mulai berkaca-kaca. “Kyungsoo ya, Terima kasih. Terima kasih atas cintamu, terima kasih atas pengorbananmu, terima kasih atas ketulusanmu selama ini.” Gumamnya dalam hati.


“Kyungsoo ya, aku akan baik-baik saja disini. Ingatlah bahwa aku juga mencintaimu. Aku akan melakukan apa pun seperti yang kau katakan. Hadirlah walaupun hanya dalam mimpi”


---


Julia bangun pagi-pagi dan joging diarea kerajaan. Ia menyapa seluruh pekerja dan pengawal yang kebetulan berada didekatnya.


“Pagi” Ujar Julia sambil tersenyum. “Kyungsoo ya, kau memang tidak pernah tersenyum dengan orang lain, namun kau pernah tersenyum kepadaku” Ujar Julia dalam batinnya.


“Apakah baru saja nyonya tersenyum?” Ujar seorang pengawal yang melihatnya.


“Sepertinya nyonya sudah baikan”


Beberapa dari pelayan pun juga ikut merasa bahagia dengan kembalinya Julia seperti dulu.


Abe yang juga kebetulan melihatnya dari lantai atas pun bahagia dengan perubahan Julia. Mungkin Julia sudah mulai menata dirinya untuk lebih baik. Sekarang tinggal dirinya yang akan segera mendekatkan Julia perlahan-lahan.


Julia sedang sarapan bersama Abe sambil membaca dokumen yang ditinggalkan Chen untuknya. Dokumen itu adalah data nama perusahaan yang ditinggalkan Kyungsoo untuknya. Serta beberapa aset yang terjabar lengkap disitu.


“Heol” Ujar Julia membuatnya tak percaya.


Ia membaca detail semua rangkuman kekayaannya dengan seksama. Sepertinya dengan nilai kekayaan seperti ini 10 turunan pun tidak akan pernah habis menurutnya. Ia pun mempelajari semua data keuangan tiap-tiap perusahaan. Selama yang ia tangkap, perusahaan dibawah naungannya tidak pernah bangkrut ataupun minus.

__ADS_1


Setiap perusahaan yang ia mulai bangun dari kecil akan naik dan menjadi besar dengan keuntungan berlipat ganda.


Ada terdiri 27 Anak perusahaan dan 216.700 lebih karyawan dengan dibawah naungan Kyungsoo Group. Perusahaan financial terkemuka dan terbesar se Asia. Daebak!!! Rasanya jantungnya akan copot membaca isi rangkuman itu. Belum lagi perusahaan keluarganya yang ada di Inggris yang belum Julia ketahui nilai kekayaannya.


Tapi baginya itu tidak penting. Melihat kekayaan Kyungsoo saja sudah membuatnya menelan salivanya mentah-mentah, apalagi dengan punya keluarganya disana.


Sikap Julia dimeja makan membuat Abe bingung.


“Sayang, ada apa??” Tanya Abe.


Seketika Julia terhenti dan mulai memakan sarapannya. Ia akan melanjutkan membacanya nanti jika sudah menyelesaikan sarapannya “Aku hanya membaca rangkuman perusahaan dari Chen” Sahutnya walaupun masih terlihat tegang.


Selesai sarapan, Julia kembali dengan membaca rangkuman data perusahaannya. Ia tampak serius membaca setiap tulisan yang terpampang dikertas itu.


Chen dan Hanbi juga masih berada di Bilyon, ia mendapat hak keluar masuk kerajaan atas persetujuan kaisar untuk menyelesaikan urusannya. Saat ini Chen dan Hanbi sedang mendiskusikan pelaporan perusahaan dengan Julia.


“Nyonya, ini adalah data saham yang kita punya di beberapa perusahaan lain” Sambil menyodorkan ipad.


“Ini juga laporan beberapa kuartal pemasukan kita saat ini. Dan jika dilihat dari kurvanya kita naik beberapa persen ditahun ini” Ungkap Han Bi.


“Kyungsoo memang luar biasa, dia bisa mengelola perusahaan sebanyak ini, dia memang gila” Sahut Julia.


“Nyonya, kami akan mempersiapkan acara peresmian anda nanti sebagai pemilik Kyung Group. Apakah anda memiliki permintaan lain untuk penyambutan anda?”


“Kita masih dalam suasana berkabung, tundalah beberapa saat sampai semuanya kembali normal. Aku ingin acara sesederhana mungkin dan undanglah beberapa anak panti sebagai tamu” Ujar Julia.


Kyungsoo ya. Kali ini aku akan hidup sesuai pilihanku.

__ADS_1


 


Jangan lupa dukung novel Cerita Julia dan Korea Selatan dengan Komen, Like, Favorite dan Sharingnya ya. Gumauwo.


__ADS_2