
Julia langsung menghentikan aktifitasnya sejenak dan mengalihkan tatapannya ke sebuah benda pipih dan lebar diatas meja tak jauh dari meja kerjanya. Matanya membulat sempurna. Ia langsung berdiri dari duduknya pelan-pelan.
“A-Abe?” Dia melontarkan nama itu dengan gagap. Seketika ada hal yang membuatnya menyesal. Pria itu pernah menawarkan kebebasan untuknya tapi ia tolak karna Kyungsoo masih memegang kendali atasnya. Apakah dengan kedatangannya ke negara ini lantas bisa memberi lampu hijau untuknya? Seorang kaisar seperti Abe tentu
bisa membuatnya pergi dari sisi Kyungsoo. Dengan kekuasaannya pasti sangat mungkin mengeluarkan Julia dari neraka tersebut.
Julia menunduk lesu. Tidak akan mungkin lagi pria tersebut menolongnya. Sebab Julia telah menolak permintaan terakhirnya. Tidak ada lagi celah untuknya keluar dari neraka tersebut. Jalani saja hidup dan ikuti saja apa yang ia inginkan. Ia duduk kembali dan bermenung sesaat.
---
Hari ini adalah pesta keluarga besar kediaman Jung. Keluarga itu termasuk ke dalam jajaran keluarga paling berpengaruh di Korea Selatan selain Kyung Group. Anaknya Bryan Jung adalah designer perhiasan terkenal. Berbeda dengan orang tuanya yang merupakan pengusaha Batu bara dan minyak. Bryan lebih suka seni dibanding pekerjaan orang tuanya. Kyungsoo dan Julia mendapat undangan untuk pesta tersebut.
Malam itu Julia datang bersama Kyungsoo. Julia terlihat tetap cantik dengan balutan gaun dari Channel. Pasangan yang sempurna yang selalu menjadi perhatian banyak. Semua tamu berasal dari selebritis, pejabat baik dalam maupun luar negri. Bahkan yang tidak kita ketahui yang mulia raja Abe juga hadir disana tapi tidak ingin menampakkan diri dikhalayak ramai.
Mereka duduk satu meja dengan keluarga Jung. Tentu saja mereka membicarakan bisnis mereka kedepan. Julia lebih memilih mendekati salah satu temannya diacara tersebut yang agak jauh dari meja.
Julia sedang berbincang-bincang dengan salah satu tamu disana. Tamu tersebut membawa seorang bayi. Sontak Julia menggendongnya dan bercanda-canda dengan bayi tersebut. Mungkin karna terlihat lucu, bayi itu tersenyum ke arah Julia.
“Woaaa dia tersenyum” Ujar sang ibu bayi.
“uuu Yipoetta/lucu.” Gumam Julia yang gemas melihat bayi tersebut.
“Nona. ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda.” Julia langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut.
“Siapa??” Tanya julia kepada pengawal tersebut.
“Anda akan tahu siapa dia nanti saat anda menemuinya” Jawab sang pengawal.
Julia pun mengikuti pengawal tersebut dan sampai ke sebuah taman belakang yang agak sepi. Julia mulai ragu dan takut. Lalu tiba-tiba sebuah mobil sedan menghampirinya. Julia sontak terkejut, mobil itu berhenti tepat didepannya dan kaca mobil itu terbuka memunculkan wajah seseorang yang familiar baginya.
“Y-yang mulia???” Ujarnya sontak sorot matanya terpaku melihat Abe didalam mobil tersebut.
Pengawal tersebut membukakan pintu mobil tersebut.
“Silahkan masuk nona” Ujar sang pengawal.
__ADS_1
“Tapi” Ya jika dia masuk mungkin saja Abe akan menculiknya lagi seperti saat itu.
“Ada yang ingin ku sampaikan padamu, tenanglah” Mendengar hal itu Julia masuk dan duduk disamping Abe.
Mobil itupun pergi meninggalkan lokasi acara ke sebuah tempat yang entah dimana persisnya.
“Kemana kau akan membawaku y-yang mulia??” Tanya Julia penuh menyelidiki.
“Kau akan tahu saat kita sampai” Ujar Abe.
Mereka tiba disebuah pelataran lapangan yang luas. Disana Julia sekali lagi terkejut saat melihat adiknya bersama para pengawal dan Jet pribadi yang sudah terparkir. Ia segera menutup mulutnya dengan beberapa jemarinya. Apakah kali ini Abe menculik adiknya???
“Kakak” Lexa memanggilnya sambil berlari ke arah sang kakak.
Sontak Julia langsung memeluk sang adik, sudah lama ia tidak bertemu dengan adiknya.
“Aku pernah berjanji padamu untuk menyelamatkanmu dari Kyungsoo.” Sebuah kalimat yang pernah ia dengar dulu sekarang membuat ia mengalihkan perhatiannya ke arah pria yang berada disampingnya. Abe memegang tangan kiri Julia dengan lembut dan mencium punggung tangannya.
“Sekarang apa kau ingin ikut denganku?” Ujar Abe
“Aku ingin membawamu ke Bilyon, aku akan memberikanmu kebebasan dan jadilah ratuku”
Deg deg....
Bukan hanya Julia, Lexa yang melihatpun dibuat terkesima dengan perlakuan sang Kaisar terhadap kakaknya. Daebak !!!
Air mata Julia langsung lolos, bukan karna sedih tapi ia bahagia. Akhirnya ia akan lolos dari penderitannya selama ini dengan Kyungsoo.
“Jangan menangis, aku akan menjagamu” Abe langsung mengusap lembut air mata Julia.
“Yang Mulia, kita harus segera meninggalkan tempat ini sebelum kita ditemukan” Ujar sang pengawal mengingatkan keadaan.
Akhirnya mereka meninggalkan tempat itu. Dan benar, malam itu adalah malam terakhir Julia menginjakkan kaki di Korea Selatan. Ia pergi ke negeri Bilyon bersama sang Kaisar dan adiknya. Ia benar-benar akan lepas dari genggaman Kyungsoo, laki-laki yang selalu menindasnya. Meskipun ia pernah berubah tapi sifatnya
tidak akan pernah berubah sampai kapan pun.
__ADS_1
Dan malam itu juga malam terakhir Kyungsoo melihat Julia.
Bugh.....
Dikediamannya Kyungsoo melayangkan tinju kepada pengawalnya dan menghancurkan benda apapun yang ada dihadapannya. Semua pengawal pun ketakutan melihat tuannya.
“Cepat cari tahu dimana keberadaan perempuan itu, jika kalian tidak menemukannya, jangan harap kalian akan hidup.” Titah Kyungsoo kepada pengawalnya.
“B-Baik tuan” Ujar sang pengawal.
Pandangan Kyungsoo benar-benar fokus disatu arah. Entah apa yang difikirkannya tapi yang jelas disana ia menyimpan dendam. Sampai kapanpun ia tidak akan melepaskan wanita itu. Ia akan mencari Julia sampai ke ujung dunia sekalipun.
---
Julia dan Lexa telah sampai dikediaman kastil kerajaan Bilyon. Dia takjub melihat kediaman Abe yang begitu megah, mewah dan luas. Masih belum sebanding dengan megahnya kediaman Kyungsoo. Disetiap sudut dipenuhi dengan pengawal dan penjaga yang siap menjaga keamanan kerajaan. Disetiap sudut pula juga ada pelayan yang siap 24 jam setiap harinya. Benar-benar seperti dalam dongeng namun nyata.
Semua menyambut kedatangan mereka dengan baik. Apalagi kali ini sang Kaisar telah pulang dan membawa pulang seorang wanita cantik asia yang tentunya berbeda ras dengan mereka. Lexa berdecak kagum, sungguh ia tidak bisa melepaskan pandangannya dari mewahnya tempat itu.
Salah satu kepala pelayan rumah tangga kerajaan bersama Steve membawa mereka ke kamar yang telah disiapkan Abe untuk Julia dan Lexa. Didalam kamar itu telah disiapkan semuanya mulai pakaian sepatu, peralatan mandi, make up dll. Julia dan Lexa juga memiliki beberapa pelayan pribadi untuk membantu kegiatannya
sehari-hari. Tidak ada yang berbeda memang dengan yang sebelumnya, tapi disini lebih manusiawi ketimbang disana.
---
Tiga tahun berlalu Julia memang telah lepas dari Kyungsoo. Dia lebih bahagia ketimbang saat-saat dia bersama Kyungsoo. Dia lebih banyak tersenyum, apalagi ia semakin dekat dengan sang adik. Lexa juga dikuliahkan di sekolahan kerajaan Bilyon. Disana memang semua bangsawan dan konglomerat menimba ilmu disana. Lexa
juga jadi primadona disana. tapi jangan bilang kalau jadi primadona ia lantas bahagia, malah itu membuatnya frustasi karna tentu saja ada yang tidak menyukainya.
Pukul 12.15 Waktu Bilyon. Saat itu Julia dan Abe makan siang bersama disebuah meja makan. Meja makan itu sangat panjang dan disebelah kiri ada beberapa pelayan yang menunggu jika diperlukan. Abe sibuk dengan Sekretaris kerajaannya mengenai urusan negara. Pemandangan itu sudah hal biasa bagi Julia.
~~ Julia akhirnya memang bebas, tapi apakah dia akan bahagia dengan Yang Mulia Raja?? Tunggu episode selanjutnya ya Chinggu. Jangan lupa koment, Like dan Favoritenya ya. Kamsahamnida.
__ADS_1