Cerita Julia dan Korea Selatan

Cerita Julia dan Korea Selatan
Episode 22 / Cemburu, Balas dendam.


__ADS_3

Hampir satu minggu Julia dirawat di rumah sakit. Usia Janin pun menginjak lima Minggu.


“Nyonya, saatnya pemeriksaan berkala “ Ujar sang perawat mengingatkan Julia.


“Deg...deg....deg...deg....” Bunyi detak jantung bayi sangat kuat dan terdengar kala itu.


Aku dan Kyungsoo terkejut mendengar suara detag jantung anaknya.


“Apa ini suara detak jantung bayi ?” Tanya Kyungsoo antusias.


“Benar tuan, ini suara detak jantung bayi. Bayinya sekarang sangat sehat.” Jawab sang dokter sambil memeriksa perut Julia.


“Aku harus bener-bener merawat anak ini, ibu akan selalu menjagamu” Julia tersenyum bahagia sambil mengelus lembut perutnya.


Pipi Kyungsoo merona merah melihat senyuman Julia yang sedang mengelus lembut perutnya. Jantungnya mulai berdetag kencang.


Kyungsoo langsung syok, dia menyadari kekonyolan yang ia hadapi barusan.


“Apa yang terjadi padamu Kyungsoo ya” Gumam Kyungsoo dalam hati sambil memijat lembut dahinya. Namun dibalik itu ia bangga. Ia akan memiliki pewaris dari seorang wanita lembut seperti Julia.


Keesokan paginya dokter menyatakan bahwa Julia dalam keadaan baik dan sudah bisa meninggalkan rumah sakit. Mendengar hal itu Julia lega dan ingin segera pulang kerumahnya.


Siang harinya mereka pulang ke Villa. Julia dibawa menggunakan kursi roda kerumahnya. Dan Kyungsoo langsung menggendong Julia menuju kamar atas ala Bridal style dan setelah sampai dipintu kamar.


“Aku bisa berjalan sendiri” Ungkapku seraya memohon.


“Tidak apa, aku akan membawa mu sampai ke dalam” Gumam Kyungsoo dengan hangat.


“Ada apa dengan pria ini?, dia jadi lebih peduli. Semoga kedepannya kayak gini. nggak, nggak mungkin, dia pria iblis.” Pikirku dalam hati.


Kyungsoo meletakkan Julia pelan-pelan diatas ranjang.


“Aku harus kembali bekerja. Jika butuh sesuatu panggilah Pak Lee. jangan sampai kau yang turun tangan. Ingat, ada anak di dalam perutmu yang harus kau jaga.” Ujar Kyungsoo.


“Tuh kan ? dia seperti ini hanya karna anak dalam perutku” Pikirku lagi.


Kyungsoo pun berangkat ke kantornya.


---


Semenjak aku cuti dan hamil, Kyungsoo membawaku kemanapun ia pergi. Seperti ikut ke perusahaan dan acara-acara resmi ataupun tidak. Jadinya 24 jam waktuku selalu disisinya. Dia semakin over protective.


Han bi memperlihatkan ruang istirahat seperti kamar pada umumnya didalam ruangan Kyungsoo “Nyonya, disini saya sudah menyiapkan kamar untuk anda beristirahat”


Dia sengaja membuatkan ruangan istirahat untukku?? Luar biasa.


“Bolehkah aku jalan-jalan keluar? Aku sangat suntuk disini” Pintaku kepada Kyungsoo.


“Tidak, kau tidak boleh keluar. Jika ingin sesuatu pesan saja atau biar Han Bi yang belikan.” Jawaban pria menyebalkan ini tak pernah membuatku puas.


Lalu apa yang harus ku lakukan disini?? melihatnya bekerja begitu seperti orang gila ? Dia bahkan tidak menatapku saat aku berbicara.


“Biarkan aku membantu pekerjaanmu supaya aku punya aktifitas” Pintaku kembali.

__ADS_1


Matanya langsung teralihkan ke arahku “Apa kau bisa?”


“Jika aku tidak bisa, aku tinggal tanya saja dengan Chen dan Han Bi” Pria ini lama-lama menyebalkan.


Kyungsoo melemparkan sebuah buku “Baca saja buku ini dan jangan menggangguku”


Kyungsoo melemparkan sebuah buku untuk pengisi waktu luangku.


“Chen belikan beberapa buku untuknya”


“Baik tuan “


Pria itu lebih memilih membelikan ku buku daripada membantunya bekerja. Setidaknya lihat dulu kemampuanku. Jika salah terus baru kasih buku. Menyebalkan!!!


Aku duduk disofa dan membaca buku yang ia berikan.


Ddrrrrrr.... Dering ponsel Kyungsoo


“Hallo”


Pria itu langsung melirik ke arahku yang lagi sibuk membaca dan memijat lembut dahinya.


“Baiklah” Sambil menutup telfonnya.


“Kau boleh pergi keluar, tapi bawalah Han Bi bersamamu” Tiba-tiba pria itu langsung berubah pikiran.


“Benarkah?? ok baiklah”


Akhirnya aku dapat keluar dan menghirup udara bebas, walaupun aku pergi tidak sendiri karna ditemani Han Bi.


“Han Bi, kemana bagusnya kita akan pergi??” Tanyaku pada Han bi.


Han Bi terkejut “ Ahh nyonya, aku tidak terlalu paham kota ini. saya akan mengikuti kemana nyonya ingin” Jawab Han Bi tampak ragu.


“Aku rindu dengan adikku Hanbi, bagaimana kalau kita ke sekolahnya.”


“Baik nyonya”


---


“Kyungsoo sayang” Wanita berparas cantik dan seksi memeluk Kyungsoo dari belakang tempat duduknya.


“Eun Mi singkirkan tanganmu” Ucap Kyungsoo sambil tetap fokus bekerja.


Gadis itu adalah Song Eun Mi. Penyanyi terkenal Korea yang namanya dikenal sewaktu ia masih anak-anak.


Kini ia sudah beranjak dewasa dan namanya masih terkenal diseluruh jagad negeri. Selain menjadi penyanyi, ia juga aktif sebagai Produser dan membuka Agensi sendiri.


“Aku merindukanmu, Apa benar kau sudah menikah ?” Tanya Eun Mi dengan wajah imutnya.


“Ya aku sudah menikah” Jawabnya dengan datar.


“Apakah aku kurang cantik dan berkelas dimatamu, kau lebih memilih wanita lain?” Ucap Eun Mi dengan wajah

__ADS_1


sedihnya.


“Aku hanya menganggapmu sebagai teman. tak lebih” Ucap Kyungsoo yang meyakinkan Eun Mi mengenai


hubungan mereka.


Eun Mi langsung memasang wajah licik dibelakang Kyungsoo yang masih fokus bekerja. Ada hal yang tersirat


didalam dirinya.


“Aku ingin lihat wanita mana yang sudah bersaing dan merebut Kyungsoo dariku” Gumamnya dalam hati sambil mengepal kedua tangannya.


---


Sementara di sekolah, Julia dan Lexa bertemu dicafe samping sekolahnya. Duduk berhadapan sambil bercerita.


“Apa sekarang adik kecilku sedang jatuh cinta?” Tanya Julia sembari memperhatikan ada yang berbeda dari adiknya.


Lexa malu-malu dan ada rona merah disekitar pipi chubbynya.


“Andwae” Ucapnya dengan tidak senang dan malu.


“Lihatlah, kau sekarang memakai make up. Dulu kau tidak menyukainya. Sekarang kau memakainya. Kau jadi


terlihat cantik.” Ucap kakaknya memuji.


“Jinjja/benarkah?” Gumam Lexa tak percaya.


“Ya donk” Ucap Julia meyakinkan adiknya.


“Sebenarnya aku menyukai seseorang disini, tapi aku malu dia suka sama lexa atau nggak.” Jawab adiknya


yang malu-malu dan itu terlihat menggemaskan. Han Bi yang ikut melihatpun ikut dibuat gemas olehnya.


“Astaga adikku sedang jatuh cinta, Ottokke/bagaimana ini?” Ucapnya sembari mencubit lembut kedua pipi


adiknya.


“Sakit” Ucap adiknya merengek kesakitan.


---


Sementara ditempat yang berbeda Eun Mi menyatakan perang kepada sosok lawannya yang telah merebut


Kyungsoo darinya.


“Sekali ia menyinggung apa yang ingin ku miliki, akan dengan mudah ku hancurkan” Ungkap Eun Mi dalam


batinnya dengan expresi emosi.


 


* Sampai jumpa di episode

__ADS_1


selanjutnya. Jangan lupa Love, Favorite, share dan rating yang banyak ya.


Kamsahamnida yeoreobun *


__ADS_2