Cerita Julia dan Korea Selatan

Cerita Julia dan Korea Selatan
Episode 31 / Kecelakaan mobil.


__ADS_3

“Apa kita bisa ke Indonesia? Aku rindu dengan teman-teman dan keluargaku” Ucap Julia yang semakin dalam tatapannya ke arah Kyungsoo.


“Aku akan fikirkan” Sambil melahap makanannya tanpa melihat ke arah Julia.


---


Perut kenyang bikin langkah kaki sedikit melambat. Kami meninggalkan Mall dan melaju kesebuah tempat. Aku tidak akan bertanya dimana akan singgah. Cukup duduk manis dan ikuti saja kemana ia akan membawaku.


Kami berhenti disebuah baby shop yang cukup besar. Mataku sedikit membulat. Apakah sudah waktunya untuk membeli peralatan baby?? Aku melirik ke arah Kyungsoo membenarkan rasa raguku.


“Kenapa kita kesini? Apa kita akan belanja kebutuhan baby” Tanyaku ke arah Kyungsoo yang sudah mulai melepas seatbelnya.


“Ayo kita lihat-lihat ke dalam terlebih dahulu dan beli beberapa saja” Ujar Kyungsoo sambil membuka pintu mobilnya dan berlalu meninggalkan parkiran.


Julia pun ikut membuka seatbel, membuka pintu mobil dan berjalan memasuki baby shop mengikuti Kyungsoo.


Julia sudah tidak tahan untuk membeli semua peralatan baby, tapi bagi orang Indonesia yang sangat mempercayai hal tabu dan pamalik lebih tepatnya. Umur kandungan yang belum melewati tujuh bulan disarankan jangan membeli keperluan bayi. Karna mitos ini aku masih menahannya sampai cukup bulan untuk membelinya. Sementara Kyungsoo yang tak mengerti tentang keperluan hamil sedang sibuk dengan beberapa SPG baby shop dan bertanya untuk keperluanku.


Apa yang akan dia beli?? Pikir Julia saat itu.


Julia langsung mendekati Kyungsoo dan menarik pelan lengannya.


“Umur janinnya masih dua bulan. tunggulah beberapa bulan lagi baru kita akan kesini” Gumam Julia sambil berbisik ke telinga Kyungsoo.


Kyungsoo melirik ke arah Julia.

__ADS_1


“Kenapa harus menunggu beberapa bulan baru kesini? Beli saja sekarang sebagian. Beberapa bulan kedepan baru kita belanja lagi” Ujar Kyungsoo yang tidak ingin melewatkan waktunya untuk berbelanja.


“hhuuuffttt” Julia hanya bisa menarik nafas pelan-pelan mendengar ucapan suaminya.


Baiklah, kita ikuti saja apa maunya. Persetan dengan mitos dan apa pun itu. Toh ini Korea, bukan Indonesia pikir Julia saat ini.


Setelah bergelut lama memilih beberapa kebutuhan bayi dalam beberapa jam hingga Julia kewalahan. Akhirnya belanja pun usai. Hasil buruan Kyungsoo kali ini sungguh berbeda dengan expektasi Julia. Hampir semua kebutuhan bayi telah ia beli. Rasanya tidak perlu lagi untuk belanja keperluan bayi selanjutnya kalau toh sebanyak ini jadinya.


Daripada Julia pusing, ia lebih memilih menunggu Kyungsoo didalam mobil.


Kyungsoo masih sibuk pembayaran dikasir. Julia menunggunya diluar parkiran tepi jalan sambil memperhatikan jalanan sekitar yang ramai. Sementara Bodyguard masih berjaga-jaga dari titik jauh agar tidak menimbulkan keanehan sekitar.


---


Seorang Ahjussi dari jarak jauh dan berlawanan sedang mengemudi truck bermuatan buah-buahan.


Sering kali beliau menguap sambil tetap memperhatikan arah jalannya. Matanya mulai sayu dan memerah karna rasa kantuk yang luar biasa. Ia ingat jika ia belum beristirahat karna mengantar muatan ke luar kota hingga pagi hari dan masih harus mengantar satu muatan buah ke daerah Insadong.


Matanya masih tetap sayu dan tetap menguap diperjalanannya. Sesekali ia segera menyadarkan dirinya agar tetap fokus berkendara karna jalan yang ia lalui tidak lama lagi akan sampai.


Hhooaaammmmmmmm....


Rasa kantuknya semakin membuatnya ingin tidur.


Tidak, ia harus segera fokus dan cepat sampai ke tujuan agar segera beristirahat dimobil, pikirnya saat itu. Ia langsung menambah kecepatan agar sampai ke tujuan. Namun, kantuk yang berlebihan itu membuatnya sekilas tertidur sesaat.

__ADS_1


Ttiiittttttt tittt tittttttttt.............


Bunyi klason mobil arah berlawanan segera membangunkannya, saat ia tersadar ternyata arah kemudinya salah dan hampir menabrak sebuah mobil pribadi. Dengan sigap ia memutar stirnya untuk menghindari tabrakan. Sang supir terlalu kencang membelokan stir dan gas, sehingga ia kewalahan memperbaiki posisi trucknya.


Titttt tit.............


Kembali suara klakson mobil menggema dijalanan ramai.


Arah kemudi semakin tak terkontrol dan hampir hilang kendali. Sebentar ke kiri lalu banting  stir ke kanan agar menghindari tabrakan lain. Dari jarak yang hampir dekat Julia membulatkan matanya dengan sempurna. Perhatiannya seketika tertuju pada truck yang akan menghampirinya dengan sangat cepat seperti oleng dan tak terkendali. Denyut jantungnya semakin berpacu dengan kencangnya arah truck yang berarah ke arah mobilnya. Seketika orang-orang yang melintas dan melihat hampir gaduh dan meneriaki keadaan untuk saling menyeru untuk menyelamatkan diri segera namun......


“Andwaeeeeeeee” Teriak sang supir.


Brakkkkkk..............


Suara keras hentaman dari body mobil yang saling penyok dan hampir lepas dari bodynya berbarengan dengan pecahan kaca jatuh bertebaran bergerak ringan ala slow motion.


Indah namun terlihat menyeramkan. Laju mobil truck menghantam keras mobil yang terparkir dihalaman baby shop.


Suara keras hantaman dan alarm mobil mengalihkan Kyongsoo ke arah sumbernya hingga sorot matanya membulat sempurna


“Andwae” Ucap Kyungsoo lirih dan terpaku.


Suara alarm mobil itu seketika berisik menandakan ketidakberesan. Darah segar mulai bercucuran dan menetes disela-sela pintu mobil. Supir truck telah tidak sadarkan diri lagi. Semburan asap mesin mobil keluar dibalik sela-sela reotnya.


Uhukk uhukk.....

__ADS_1


Darah keluar menetes kecil dari sudut bibir.


* Dukung terus thor ya chinggu sampai jumpa di episode selanjutnya. Jangan lupa Love\, Favorite\, share dan rating yang banyak ya. Kamsahamnida yeoreobun *


__ADS_2