
Mata Julia tertutup, seluruh
badannya tidak bereaksi lagi terhadap cekik yang Kyungsoo lakukan. Seketika ia
tersadar. ia baru saja melakukan pembunuhan kepada istrinya sendiri. ia seperti
terkena bisikan setan untuk membunuh istrinya. ia lekas membangunkan Julia.
“Sayang, bangunn. maafkan aku,
jangan mati” Kyungsoo hilang akal saat itu.
“Julia shi” Kyungsoo berusaha
membangunkan Julia.
Dia mulai menitikkan air mata.
“Julia shi, kumohon sadarlah.
Maafkan aku” Panggil Kyungsoo sambil menggoyangkan tubuh istrinya.
Ia langsung menelfon salah satu
dokter kenalannya disana.
“Andwae, Andwaee.....” Kyungsoo
benar-benar menangis melihat tubuh istrinya yang tak berdaya.
Ia lalu memindahkan tubuh istrinya ke atas
ranjang.
“Maafkan aku, aku tidak bermaksud
ingin membunuhmu” Jawab Kyungsoo lirih.
Tak lama seorang dokter datang
dengan membawa peralatan. ia langsung memberi penanganan intensif kepada Julia
dan memeriksa denyut nadinya.
“Denyut nadi masih ada tapi sangat
pelan” Ujar sang dokter.
Kyungsoo sedikit lega karna Julia
masih hidup. Dokter segera menangani Julia dengan sekuat tenaga, untung saja
nyawanya masih terselamatkan.
Beberapa saat kemudian Julia telah
berhasil diselamatkan.
“Jika saya lambat sedikit lagi,
mungkin saja beliau sudah meninggal, harap perhatikan kondisinya dan mentalnya
nanti” Ujar sang dokter kepada Kyungsoo.
“Terimakasih dokter” Jawab Kyungsoo
yang sedikit lega.
Kyungsoo langsung mendekap tubuh
Julia, ia melihat lehernya memerah karna ulahnya barusan.
Akal sehatnya benar-benar dipenuhi
setan dan iblis saat itu. karna rasa cemburunya ia hampir kehilangan istrinya.
Dan berita itu langsung sampai ditelinga
Abe yang diberi tahu langsung oleh Pengawal pribadinya.
“Yang mulia, malam ini seorang
dokter datang ke kamar mereka. menurut informasi Kyungsoo mencekik nona Julia
hingga pingsan.”
“Apaaa????” Abe langsung
menghentakkan tangannya ke meja kerjanya saat itu.
“Dia sungguh gila. tidak seharusnya
aku memenuhi keinginan Julia saat itu kalau tahu akan begini jadinya” Gumam Abe
penuh kecewa.
“Lalu bagaimana keadaannya sekarang
__ADS_1
?” Tanya Abe kepada pengawalnya.
“Menurut sumber, beliau akhirnya
selamat dari maut dan kini sedang proses pemulihan.”
Abe mengerutkan dahinya, rasa
bersalah telah menghampirinya.
Pukul 08.00 pagi.
Julia sadar dan bangun dari
tidurnya “Ahh rupanya aku tidak jadi mati” Gumamnya dalam hati.
Sekeliling lehernya tampak sedikit
memerah dan sedikit sakit jika digerakkan. Julia melihat kearah samping, pria
yang tampak lelah sedang tertidur duduk menopang dahi diatas sofa sedang
menunggui Julia saat itu.
“Pria brengsek ini hampir saja
membunuhku, dalam hidupku, aku tidak akan pernah memaafkannya” Julia kembali
bergumam dalam hatinya sambil menatap dalam penuh hasrat kekecewaan kepada
lelaki yang berada disampingnya.
Hari ini juga mereka kembali pulang
ke Korea Selatan. Mereka tidak berbicara satu sama lain. namun diwajah pria
itu, tumbuh rasa-rasa penyeselan. ulu hatinya bergejolak ketika dia mengucapkan
kata maaf namun diabaikan oleh Julia. Sampai esok paginya pesawat tiba di Korea
selatan mereka tetap diam satu lain. Saat tiba dikediaman pun mereka disambut
oleh Ibunya Kyungsoo yang masih berada di Korea.
“Akhirnya kalian pulang” Ibu
Kyungsoo memeluk Julia sambil menatap dingin ke arah Kyungsoo, ia tahu apa yang
terjadi disana. Meskipun putranya tidak memberitahunya tapi sumber mata-matanya
cukup lihai akan sebuah informasi. Ibu Kyungsoo melihat kain penutup yang
lehernya, Julia langsung mengalihkan keadaan.
“Ibu akan tinggal disini dengan
kami?” Ucap Julia dengan senyum manisnya.
“Sayang, ibu ingin sekali tinggal
disini, tapi mungkin tidak bisa sering-sering.” Jawab sang Ibu.
“Ibu jangan sering-sering kesini,
disana perusahaan lebih membutuhkan ibu” Ujar Kyungsoo kepada ibunya.
“Baiklah kami harus beristirahat
dulu” Sambung Kyungsoo yang agak sedikit kesal dengan ibunya.
Saat dikamar, Julia bercermin. Ia
membuka dan memperhatikan bekas cekikkan tangan Kyungsoo yang meninggalkan
tanda sedikit memerah. Manik-maniknya tertunduk lesu melihat keadaannya saat
ini.
Dua hari setelah pasca kejadian
itu, Julia sudah mulai melanjutkan aktifitas kuliahnya. Sebelum berangkat ke
kampus, mereka sarapan terlebih dahulu.
“Aku akan mengantarmu ke kampus”
Ucap Kyungsoo sambil memakan hidangannya”
“Tidak perlu, aku terbiasa naik
subwey dan bus” Jawab Julia dengan ketus.
Plakkk
Kyungsoo menampar meja mendengar
ucapan Julia, Julia sontak terkejut dan hampir saja tidak bisa menelan
__ADS_1
makanannya.
“Kau adalah Nyonya Kyungsoo,
kemanapun kau pergi akan ada mobil dan pengawal yang selalu standby bersamamu.
Kau bukan rakyat jelata yang harus pergi dan pulang naik Bus.
Lagi-lagi Julia sulit menelan
salivanya.
“Setiap kau pergi ke kampus, aku
akan mengantarmu, dan pulangnya kau akan diantar oleh Park Han Bi Asisten
pribadiku. atau jika aku tidak sibuk, aku akan menjemputmu.” Jawab tegas
Kyungsoo dihadapan Julia yang saat itu mulai mematung.
Julia pun diantar ke kampus bersama
Kyungsoo. Saat mobil berhenti didepan kampus, semua anak-anak kampus berdecak
kagum melihat mobil Maserati. Aku pun keluar dari dalam mobil itu dan seketika
anak-anak terkejut.
“Kenapa dia keluar dari mobil itu ?
“Apa dia sudah jadi simpanan om-om
kaya ?”
“Apa dia sudah dapat sugar daddy?”
Kyungsoo memang tidak menampakkan
batang hiidungnya dihadapan anak-anak kampus saat itu jadi mereka berfikir
didalam mobil itu selain aku pasti om-om tua. Semua pertanyaan itu menyeruak
seisi kampus dan mulailah gosip-gosip miring tentang diriku.
Satu mata kuliah selesai, Julia
pergi menuju kantin untuk membeli snack. Sehari-harinya Julia dikampus, dia
memang jarang memiliki teman. Namun sebelumnya dia memiliki sahabat dan Juga
kekasih. Kekasihnya bernama Byun Jong Il dan sahabatnya bernama Ooh Shin Na. Dan
entah bagaimana mereka mengkhianati Julia dan diam-diam telah berpacaran
dibelakang Julia sampai suatu hari Julia memergoki mereka di appartmen
kekasihnya yang sedang bercinta dengan sahabatnya.
Setelah saat itu, mereka tidak
perlu lagi diam-diam dan sengaja mengumbar kemesraan didepan Julia yang sedang
makan.
“Julia shi, Jong Il sudah melamarku
dan bulan depan nanti kami akan menikah. kau harus datang dipesta pernikahan kami nanti” Ujar genit Shin Na
sambil memeluk tangan kanan Jong Il.
“Oh ya ?? selamat kalau gitu. aku
pasti akan datang” Jawab Julia dengan senyuman palsunya.
Shin Na langsung menggertakkan
giginya, ia berharap kalau Julia memohon kepadanya tapi yang ada justru Julia
mengucapkan selamat.
“Oh ya jangan lupa bawa sugar
daddymu ke pernikahan kami ya?” Gumam Shin Na dengan nada singgung.
Sugar daddy ?? mungkin yang Shin Na
maksud adalah Kyungsoo. Julia tidak mungkin membawa pria kelas glowing itu ke
pesta pernikahan Shin Na dan Jong Il walaupun mereka sama-sama keluarga berada.
Lebih baik pria kasar itu tidak tahu dan tidak usah ikut.
“Aku akan tanya padanya jika dia
mau” Jawab Julia dengan nada sombong.
* Sampai jumpa di episode
__ADS_1
selanjutnya. Jangan lupa Love, Favorite, share dan rating yang banyak ya.
Kamsahamnida yeoreobun *