Cerita Julia dan Korea Selatan

Cerita Julia dan Korea Selatan
Episode 16 / Pengkhianat !!


__ADS_3

Mata Julia tertutup, seluruh


badannya tidak bereaksi lagi terhadap cekik yang Kyungsoo lakukan. Seketika ia


tersadar. ia baru saja melakukan pembunuhan kepada istrinya sendiri. ia seperti


terkena bisikan setan untuk membunuh istrinya. ia lekas membangunkan Julia.


“Sayang, bangunn. maafkan aku,


jangan mati” Kyungsoo hilang akal saat itu.


“Julia shi” Kyungsoo berusaha


membangunkan Julia.


Dia mulai menitikkan air mata.


“Julia shi, kumohon sadarlah.


Maafkan aku” Panggil Kyungsoo sambil menggoyangkan tubuh istrinya.


Ia langsung menelfon salah satu


dokter kenalannya disana.


“Andwae, Andwaee.....” Kyungsoo


benar-benar menangis melihat tubuh istrinya yang tak berdaya.


 Ia lalu memindahkan tubuh istrinya ke atas


ranjang.


“Maafkan aku, aku tidak bermaksud


ingin membunuhmu” Jawab Kyungsoo lirih.


Tak lama seorang dokter datang


dengan membawa peralatan. ia langsung memberi penanganan intensif kepada Julia


dan memeriksa denyut nadinya.


“Denyut nadi masih ada tapi sangat


pelan” Ujar sang dokter.


Kyungsoo sedikit lega karna Julia


masih hidup. Dokter segera menangani Julia dengan sekuat tenaga, untung saja


nyawanya masih terselamatkan.


Beberapa saat kemudian Julia telah


berhasil diselamatkan.


“Jika saya lambat sedikit lagi,


mungkin saja beliau sudah meninggal, harap perhatikan kondisinya dan mentalnya


nanti” Ujar sang dokter kepada Kyungsoo.


“Terimakasih dokter” Jawab Kyungsoo


yang sedikit lega.


Kyungsoo langsung mendekap tubuh


Julia, ia melihat lehernya memerah karna ulahnya barusan.


Akal sehatnya benar-benar dipenuhi


setan dan iblis saat itu. karna rasa cemburunya ia hampir kehilangan istrinya.


Dan berita itu langsung sampai ditelinga


Abe yang diberi tahu langsung oleh Pengawal pribadinya.


“Yang mulia, malam ini seorang


dokter datang ke kamar mereka. menurut informasi Kyungsoo mencekik nona Julia


hingga pingsan.”


“Apaaa????” Abe langsung


menghentakkan tangannya ke meja kerjanya saat itu.


“Dia sungguh gila. tidak seharusnya


aku memenuhi keinginan Julia saat itu kalau tahu akan begini jadinya” Gumam Abe


penuh kecewa.


“Lalu bagaimana keadaannya sekarang

__ADS_1


?” Tanya Abe kepada pengawalnya.


“Menurut sumber, beliau akhirnya


selamat dari maut dan kini sedang proses pemulihan.”


Abe mengerutkan dahinya, rasa


bersalah telah menghampirinya.


Pukul 08.00 pagi.


Julia sadar dan bangun dari


tidurnya “Ahh rupanya aku tidak jadi mati” Gumamnya dalam hati.


Sekeliling lehernya tampak sedikit


memerah dan sedikit sakit jika digerakkan. Julia melihat kearah samping, pria


yang tampak lelah sedang tertidur duduk menopang dahi diatas sofa sedang


menunggui Julia saat itu.


“Pria brengsek ini hampir saja


membunuhku, dalam hidupku, aku tidak akan pernah memaafkannya” Julia kembali


bergumam dalam hatinya sambil menatap dalam penuh hasrat kekecewaan kepada


lelaki yang berada disampingnya.


Hari ini juga mereka kembali pulang


ke Korea Selatan. Mereka tidak berbicara satu sama lain. namun diwajah pria


itu, tumbuh rasa-rasa penyeselan. ulu hatinya bergejolak ketika dia mengucapkan


kata maaf namun diabaikan oleh Julia. Sampai esok paginya pesawat tiba di Korea


selatan mereka tetap diam satu lain. Saat tiba dikediaman pun mereka disambut


oleh Ibunya Kyungsoo yang masih berada di Korea.


“Akhirnya kalian pulang” Ibu


Kyungsoo memeluk Julia sambil menatap dingin ke arah Kyungsoo, ia tahu apa yang


terjadi disana. Meskipun putranya tidak memberitahunya tapi sumber mata-matanya


cukup lihai akan sebuah informasi. Ibu Kyungsoo melihat kain penutup yang


lehernya, Julia langsung mengalihkan keadaan.


“Ibu akan tinggal disini dengan


kami?” Ucap Julia dengan senyum manisnya.


“Sayang, ibu ingin sekali tinggal


disini, tapi mungkin tidak bisa sering-sering.” Jawab sang Ibu.


“Ibu jangan sering-sering kesini,


disana perusahaan lebih membutuhkan ibu” Ujar Kyungsoo kepada ibunya.


“Baiklah kami harus beristirahat


dulu” Sambung Kyungsoo yang agak sedikit kesal dengan ibunya.


Saat dikamar, Julia bercermin. Ia


membuka dan memperhatikan bekas cekikkan tangan Kyungsoo yang meninggalkan


tanda sedikit memerah. Manik-maniknya tertunduk lesu melihat keadaannya saat


ini.


Dua hari setelah pasca kejadian


itu, Julia sudah mulai melanjutkan aktifitas kuliahnya. Sebelum berangkat ke


kampus, mereka sarapan terlebih dahulu.


“Aku akan mengantarmu ke kampus”


Ucap Kyungsoo sambil memakan hidangannya”


“Tidak perlu, aku terbiasa naik


subwey dan bus” Jawab Julia dengan ketus.


Plakkk


Kyungsoo menampar meja mendengar


ucapan Julia, Julia sontak terkejut dan hampir saja tidak bisa menelan

__ADS_1


makanannya.


“Kau adalah Nyonya Kyungsoo,


kemanapun kau pergi akan ada mobil dan pengawal yang selalu standby bersamamu.


Kau bukan rakyat jelata yang harus pergi dan pulang naik Bus.


Lagi-lagi Julia sulit menelan


salivanya.


“Setiap kau pergi ke kampus, aku


akan mengantarmu, dan pulangnya kau akan diantar oleh Park Han Bi Asisten


pribadiku. atau jika aku tidak sibuk, aku akan menjemputmu.” Jawab tegas


Kyungsoo dihadapan Julia yang saat itu mulai mematung.


Julia pun diantar ke kampus bersama


Kyungsoo. Saat mobil berhenti didepan kampus, semua anak-anak kampus berdecak


kagum melihat mobil Maserati. Aku pun keluar dari dalam mobil itu dan seketika


anak-anak terkejut.


“Kenapa dia keluar dari mobil itu ?


“Apa dia sudah jadi simpanan om-om


kaya ?”


“Apa dia sudah dapat sugar daddy?”


Kyungsoo memang tidak menampakkan


batang hiidungnya dihadapan anak-anak kampus saat itu jadi mereka berfikir


didalam mobil itu selain aku pasti om-om tua. Semua pertanyaan itu menyeruak


seisi kampus dan mulailah gosip-gosip miring tentang diriku.


Satu mata kuliah selesai, Julia


pergi menuju kantin untuk membeli snack. Sehari-harinya Julia dikampus, dia


memang jarang memiliki teman. Namun sebelumnya dia memiliki sahabat dan Juga


kekasih. Kekasihnya bernama Byun Jong Il dan sahabatnya bernama Ooh Shin Na. Dan


entah bagaimana mereka mengkhianati Julia dan diam-diam telah berpacaran


dibelakang Julia sampai suatu hari Julia memergoki mereka di appartmen


kekasihnya yang sedang bercinta dengan sahabatnya.


Setelah saat itu, mereka tidak


perlu lagi diam-diam dan sengaja mengumbar kemesraan didepan Julia yang sedang


makan.


“Julia shi, Jong Il sudah melamarku


dan bulan depan nanti kami akan menikah.  kau harus datang dipesta pernikahan kami nanti” Ujar genit Shin Na


sambil memeluk tangan kanan Jong Il.


“Oh ya ?? selamat kalau gitu. aku


pasti akan datang” Jawab Julia dengan senyuman palsunya.


Shin Na langsung menggertakkan


giginya, ia berharap kalau Julia memohon kepadanya tapi yang ada justru Julia


mengucapkan selamat.


“Oh ya jangan lupa bawa sugar


daddymu ke pernikahan kami ya?” Gumam Shin Na dengan nada singgung.


Sugar daddy ?? mungkin yang Shin Na


maksud adalah Kyungsoo. Julia tidak mungkin membawa pria kelas glowing itu ke


pesta pernikahan Shin Na dan Jong Il walaupun mereka sama-sama keluarga berada.


Lebih baik pria kasar itu tidak tahu dan tidak usah ikut.


“Aku akan tanya padanya jika dia


mau” Jawab Julia dengan nada sombong.


* Sampai jumpa di episode

__ADS_1


selanjutnya. Jangan lupa Love, Favorite, share dan rating yang banyak ya.


Kamsahamnida yeoreobun *


__ADS_2