Cerita Julia dan Korea Selatan

Cerita Julia dan Korea Selatan
Episode 19 / Pernikahan dan Malapetaka.


__ADS_3

“Chen” Kyungsoo memanggil Chen.


“Ya Tuan” Chen langsung menghampiri


Kyungsoo.


“Selesaikan segera perusahaan Tang


grup dan perusahaan milik Shin Na. mereka harus tahu sebenarnya siapa yang mereka


olok-olokan.


Julia merasa tertolong namun


prihatin akan keadaan Jong il dan keluarganya kedepan. Mereka pun meninggalkan


acara tersebut.


“Selesai sudah, besok akan ada


berita besar memuat disurat kabar dan media sosial”


“Seharusnya mereka tidak menyinggung


Julia, habis sudah mereka”


Shin Na terperanga dan tersungkur


duduk ke lantai. Ia tidak percaya pesta pernikahannya yang akan jadi berita


bahagia rupanya menjadi malapetaka baginya dan Jong Il.


“Julia shi, aku akan balas


perbuatanmu nanti” Gumam Shin Na dengan tatapan penuh dendamnya kearah Julia.


Keesokan harinya benar. Seluruh


media massa baik online maupun tidak, memuat berita atas bangkrutnya Tang Grup


milik keluarga Jong Il dan Jansi Tbk milik keluarga Ooh Shin Na. Keluarga


mereka langsung berbondong-bondong datang ke perusahaan Kyung Grup untuk


memohon belas kasihan untuk membalikkan keadaan perusahaan seperti semula.


Namun semuanya sia-sia, mereka


tidak bisa bertemu Kyungsoo dan mau tidak mau mereka pergi ke kampus tempat


Julia sekolah, namun Julia dijaga ketat oleh pengawalnya sehingga mereka tidak


bisa bertemu dengan Julia. jalan satu-satunya yakni Shin Na dan Jong Il harus


bisa bertemu dengan Julia dikampus.


Saat sedang dalam kampus sebelum


pelajaran dimulai Shin Na dan Jong Il menemui Julia. karna tidak ada pengawal


yang akan menjaga Julia dalam kelas jadi mereka mencoba mencari Julia


dikelasnya.


Saat itu Julia sedang duduk manis


dikelasnya,


“Julia Shi” panggil Shin Na.


Julia pun menoleh ke arah sumber


suara itu dan..


Plakkk...


Shin Na menampar Julia hingga pipi


kanan Julia memar.


Julia berdiri dari duduknya dan


membalas tamparan Shin Na.


Plakkkk


Jong Il dengan sigap membela Shin


Na.


“Julia Shi, hentikan


kenak-kanakanmu” Ujar Jong Il memarahi Julia.

__ADS_1


“Haa, kenak-kenakan ??? Siapa yang


memukulku duluan sekarang ?” Tanya Julia penuh amarah.


“Kau wanita jalang, beraninya hanya


berdiri dibelakang Kyungsoo, kau fikir aku takut ??” Shin Na tampak


menggebu-gebu sambil tetap memegang pipi bekas tamparan Julia.


“Harusnya kau memohon untuk


menyelamatkan perusahaanmu, tapi kau malah mengajakku ribut” Gumam Julia sambil


menyeringai.


“Aku tidak akan memohon kepadamu,


semua adalah salahmu, kau penyebabnya” Emosi Shin Na benar-benar tidak


tertandingi. Jantungnya berdegup kencang, nafasnya terlihat sesak


Dalam suasana tegang, Julia mencoba


bersikap sabar, namun Shin Na berusaha membuatnya kehabisan kesabaran dan


mencari titik kelemahan Julia agar bisa ikut bertarung dengannya.


“Aku akan membalasmu Julia shi,


jangan harap kau akan tenang mulai saat ini”


Shin Na dan Jong Il pergi


meninggalkan Julia shi dikelas bersama mahasiswa lainnya yang menonton


pertunjukan menegangkan saat itu. semuanya menjadi riuh dan heboh setelah


kejadian itu.


Aku langsung menghela napas panjang


sambil memejamkan kedua  mataku sebentar


dari hal yang baru saja aku alami. degup jantungku tidak lagi berirama sesuai


aturan. berusaha menelan saliva dan menenangkan hatiku sekuat tenaga. Aku fikir


hanya Kyungsoo yang membuatku tidak tenang, tapi ternyata adalagi.


memutuskan untuk ke toko buku membeli beberapa buku untuk panduan mata


kuliahnya. Saat sampai di toko buku itu Julia menyuruh pengawalnya untuk duduk


didekat meja reseptionis.


“Kalian tunggulah disini, tidak


akan ada yang macam-macam disini dan aku hanya sebentar” Ujar Julia kepada


kedua pengawalnya.


“Baik Nyonya” Jawab pengawal


pribadi serentak kepada Julia.


Julia mengelilingi beberapa rak


buku yang ia cari, sambil mengelus pipi bekas tamparan Shin Na. Julia mencoba


mencari beberapa buku untuk panduan mata kuliahnya.


Saat mngambil salah satu buku yang


ia ambil, ada salah satu celah yang membuatnya dapat melihat sepasang manik.


sepasang manik itu saling melihat satu sama lain. Julia merasa tidak asing


dengan manik-manik itu dan lama kelamaan dia menyadari orang itu sangat


familiar.


Kedua bola matanya seakan ingin


lompat keluar dan segera menutup mulutnya yang telah menganga melihat pria


didepannya. Julia segera memundurkan langkahnya. dan pria itu langsung


menghilang dari maniknya. Julia segera melihat situasi sekitar dan Pria itu


langsung mendekapnya.


Pria itu langsung mengunci Julia

__ADS_1


menutupinya dengan kedua tangannya.


“Julia shi, kau membuat aku gila”


Ucap lelaki itu kepada Julia.


Julia hanya bisa menatap pria itu


dihadapannya.


“Y yang Mulia, kenapa anda ada


disini? Ucap Julia terbata-bata.


Langkahnya mulai tertahan karna Abe


mengunci Julia dengan kedua tangannya agar tidak lari dari hadapannya sehingga


tak memberi Julia peluang untuk kabur. ia berusaha menelan salivanya.


Pria dihadapannya tidak berhenti


menatap Julia. tatapannya cukup dalam hingga membuat Julia risih.


Sebuah kamera handphone berhasil


mengabadikan kemesraan Julia dan Abe dari jarak tak terlihat.


“Hahaha, kali ini habis kau Julia


shi,” Gumam Shin Na dengan senyuman girangnya.


Yang mulia Abe melepas kedua


tangannya dan membenarkan posisinya kembali.


“Aku, aku tidak bisa Julia shi. aku


akan menunggumu. sampai kau bisa menerimaku.”


Yang mulia Abe pergi meninggalkan


Julia disana tanpa menjelaskan apapun. setelah mengucapkan kata-kata yang sulit


Julia pahami. Namun ia tahu pria itu benar-benar telah tejerat dengan cintanya


yang bertepuk sebelah tangan dengan dirinya.


Julia masih merasakan degup jantung


yang tak beraturan, langkahnya masih belum bisa ia teruskan setelah Abe pergi.


Butuh beberapa nyawa lagi untuk bisa mengumpulkan keberaniannya untuk berjalan


meninggalkan ruangan itu.


Setelah meninggalkan toko buku


tersebut, media online heboh dengan foto Julia dan Abe yang beredar luas


dijejaring sosial. mendengar hal itu Chen langsung memberitahu Kyungsoo, namun


Kyungsoo lebih tahu dulu dari foto yang ia terima entah dari mana sumbernya.


Kyungsoo mengecap erat ponselnya,


seluruh tenaganya seakan berkumpul di tangannya untuk menghancurkan ponselnya.


Jantungnya mulai berdetak tak normal.


“Suruh Julia langsung pulang kerumah sekarang juga” ucap Kyungsoo


memberi perintah kepada Chen.


Chen langsung menyegerakan memblock


seluruh media massa jejaring sosial dengan beberapa IT handal di Kyung Grup.


Mereka melumat habis seluruh media massa yang mengedarkan foto-foto Julia. Hal


itu harus segera dilakukannya agar foto tidak semakin beredar luas.


 


Plakkkk.....


Dikamar, Kyungsoo


menampar pipi Julia dengan keras hingga Julia tersungkur ke lantai.


 


* Sampai jumpa di episode

__ADS_1


selanjutnya. Jangan lupa Love, Favorite, share dan rating yang banyak ya.


Kamsahamnida yeoreobun *


__ADS_2