
“Chen” Kyungsoo memanggil Chen.
“Ya Tuan” Chen langsung menghampiri
Kyungsoo.
“Selesaikan segera perusahaan Tang
grup dan perusahaan milik Shin Na. mereka harus tahu sebenarnya siapa yang mereka
olok-olokan.
Julia merasa tertolong namun
prihatin akan keadaan Jong il dan keluarganya kedepan. Mereka pun meninggalkan
acara tersebut.
“Selesai sudah, besok akan ada
berita besar memuat disurat kabar dan media sosial”
“Seharusnya mereka tidak menyinggung
Julia, habis sudah mereka”
Shin Na terperanga dan tersungkur
duduk ke lantai. Ia tidak percaya pesta pernikahannya yang akan jadi berita
bahagia rupanya menjadi malapetaka baginya dan Jong Il.
“Julia shi, aku akan balas
perbuatanmu nanti” Gumam Shin Na dengan tatapan penuh dendamnya kearah Julia.
Keesokan harinya benar. Seluruh
media massa baik online maupun tidak, memuat berita atas bangkrutnya Tang Grup
milik keluarga Jong Il dan Jansi Tbk milik keluarga Ooh Shin Na. Keluarga
mereka langsung berbondong-bondong datang ke perusahaan Kyung Grup untuk
memohon belas kasihan untuk membalikkan keadaan perusahaan seperti semula.
Namun semuanya sia-sia, mereka
tidak bisa bertemu Kyungsoo dan mau tidak mau mereka pergi ke kampus tempat
Julia sekolah, namun Julia dijaga ketat oleh pengawalnya sehingga mereka tidak
bisa bertemu dengan Julia. jalan satu-satunya yakni Shin Na dan Jong Il harus
bisa bertemu dengan Julia dikampus.
Saat sedang dalam kampus sebelum
pelajaran dimulai Shin Na dan Jong Il menemui Julia. karna tidak ada pengawal
yang akan menjaga Julia dalam kelas jadi mereka mencoba mencari Julia
dikelasnya.
Saat itu Julia sedang duduk manis
dikelasnya,
“Julia Shi” panggil Shin Na.
Julia pun menoleh ke arah sumber
suara itu dan..
Plakkk...
Shin Na menampar Julia hingga pipi
kanan Julia memar.
Julia berdiri dari duduknya dan
membalas tamparan Shin Na.
Plakkkk
Jong Il dengan sigap membela Shin
Na.
“Julia Shi, hentikan
kenak-kanakanmu” Ujar Jong Il memarahi Julia.
__ADS_1
“Haa, kenak-kenakan ??? Siapa yang
memukulku duluan sekarang ?” Tanya Julia penuh amarah.
“Kau wanita jalang, beraninya hanya
berdiri dibelakang Kyungsoo, kau fikir aku takut ??” Shin Na tampak
menggebu-gebu sambil tetap memegang pipi bekas tamparan Julia.
“Harusnya kau memohon untuk
menyelamatkan perusahaanmu, tapi kau malah mengajakku ribut” Gumam Julia sambil
menyeringai.
“Aku tidak akan memohon kepadamu,
semua adalah salahmu, kau penyebabnya” Emosi Shin Na benar-benar tidak
tertandingi. Jantungnya berdegup kencang, nafasnya terlihat sesak
Dalam suasana tegang, Julia mencoba
bersikap sabar, namun Shin Na berusaha membuatnya kehabisan kesabaran dan
mencari titik kelemahan Julia agar bisa ikut bertarung dengannya.
“Aku akan membalasmu Julia shi,
jangan harap kau akan tenang mulai saat ini”
Shin Na dan Jong Il pergi
meninggalkan Julia shi dikelas bersama mahasiswa lainnya yang menonton
pertunjukan menegangkan saat itu. semuanya menjadi riuh dan heboh setelah
kejadian itu.
Aku langsung menghela napas panjang
sambil memejamkan kedua mataku sebentar
dari hal yang baru saja aku alami. degup jantungku tidak lagi berirama sesuai
aturan. berusaha menelan saliva dan menenangkan hatiku sekuat tenaga. Aku fikir
hanya Kyungsoo yang membuatku tidak tenang, tapi ternyata adalagi.
memutuskan untuk ke toko buku membeli beberapa buku untuk panduan mata
kuliahnya. Saat sampai di toko buku itu Julia menyuruh pengawalnya untuk duduk
didekat meja reseptionis.
“Kalian tunggulah disini, tidak
akan ada yang macam-macam disini dan aku hanya sebentar” Ujar Julia kepada
kedua pengawalnya.
“Baik Nyonya” Jawab pengawal
pribadi serentak kepada Julia.
Julia mengelilingi beberapa rak
buku yang ia cari, sambil mengelus pipi bekas tamparan Shin Na. Julia mencoba
mencari beberapa buku untuk panduan mata kuliahnya.
Saat mngambil salah satu buku yang
ia ambil, ada salah satu celah yang membuatnya dapat melihat sepasang manik.
sepasang manik itu saling melihat satu sama lain. Julia merasa tidak asing
dengan manik-manik itu dan lama kelamaan dia menyadari orang itu sangat
familiar.
Kedua bola matanya seakan ingin
lompat keluar dan segera menutup mulutnya yang telah menganga melihat pria
didepannya. Julia segera memundurkan langkahnya. dan pria itu langsung
menghilang dari maniknya. Julia segera melihat situasi sekitar dan Pria itu
langsung mendekapnya.
Pria itu langsung mengunci Julia
__ADS_1
menutupinya dengan kedua tangannya.
“Julia shi, kau membuat aku gila”
Ucap lelaki itu kepada Julia.
Julia hanya bisa menatap pria itu
dihadapannya.
“Y yang Mulia, kenapa anda ada
disini? Ucap Julia terbata-bata.
Langkahnya mulai tertahan karna Abe
mengunci Julia dengan kedua tangannya agar tidak lari dari hadapannya sehingga
tak memberi Julia peluang untuk kabur. ia berusaha menelan salivanya.
Pria dihadapannya tidak berhenti
menatap Julia. tatapannya cukup dalam hingga membuat Julia risih.
Sebuah kamera handphone berhasil
mengabadikan kemesraan Julia dan Abe dari jarak tak terlihat.
“Hahaha, kali ini habis kau Julia
shi,” Gumam Shin Na dengan senyuman girangnya.
Yang mulia Abe melepas kedua
tangannya dan membenarkan posisinya kembali.
“Aku, aku tidak bisa Julia shi. aku
akan menunggumu. sampai kau bisa menerimaku.”
Yang mulia Abe pergi meninggalkan
Julia disana tanpa menjelaskan apapun. setelah mengucapkan kata-kata yang sulit
Julia pahami. Namun ia tahu pria itu benar-benar telah tejerat dengan cintanya
yang bertepuk sebelah tangan dengan dirinya.
Julia masih merasakan degup jantung
yang tak beraturan, langkahnya masih belum bisa ia teruskan setelah Abe pergi.
Butuh beberapa nyawa lagi untuk bisa mengumpulkan keberaniannya untuk berjalan
meninggalkan ruangan itu.
Setelah meninggalkan toko buku
tersebut, media online heboh dengan foto Julia dan Abe yang beredar luas
dijejaring sosial. mendengar hal itu Chen langsung memberitahu Kyungsoo, namun
Kyungsoo lebih tahu dulu dari foto yang ia terima entah dari mana sumbernya.
Kyungsoo mengecap erat ponselnya,
seluruh tenaganya seakan berkumpul di tangannya untuk menghancurkan ponselnya.
Jantungnya mulai berdetak tak normal.
“Suruh Julia langsung pulang kerumah sekarang juga” ucap Kyungsoo
memberi perintah kepada Chen.
Chen langsung menyegerakan memblock
seluruh media massa jejaring sosial dengan beberapa IT handal di Kyung Grup.
Mereka melumat habis seluruh media massa yang mengedarkan foto-foto Julia. Hal
itu harus segera dilakukannya agar foto tidak semakin beredar luas.
Plakkkk.....
Dikamar, Kyungsoo
menampar pipi Julia dengan keras hingga Julia tersungkur ke lantai.
* Sampai jumpa di episode
__ADS_1
selanjutnya. Jangan lupa Love, Favorite, share dan rating yang banyak ya.
Kamsahamnida yeoreobun *