
“ Ahh lelahnya, tidak ada yang cocok dengan
kerja part timenya, menyebalkan” Gumam Julia dengan penuh kesal.
Setelah menghabiskan makanan dan
minumannya, Julia membuka Instagramnya dan melihat beberapa post update dari
Bias kesayangannya yakni Boyband terkenal Korea FLOW. Seketika semangatnya
berangsur-angsur kembali saat melihat bias kecintaannya mengupdate post
terbaru. dan dia pun membaca beberapa DM yang masuk di Instagramnya yang dia
tidak kenal.
“kapan mau buka trip Korea lagi
sist, saya mau daftar 1 keluarga”
Ahhh seketika semangat Julia
memuncak ketika melihat fulus hampir didepan mata. tanpa ragu-ragu Julia
membalas DM wanita tersebut dan memberikan jadwal schedulnya.
“kapan kira-kira ibu berencana akan
liburan ke Korea ? bulan depan musim Summer dan kebetulan lagi musim libur
disini, ibu bisa datang membawa keluarga untuk berlibur Ke Korea”
Dengan ketika secepat naga Julia
membalas DM wanita tersebut, berharap akan ada deal disana. lalu tak lama
setelah itu Ibu itu membalas dan bertanya berapa biaya dan segala liternity
yang akan dijadwalkan selama liburan. dengan semangat yang membara Julia
memberikan beberapa post Liternity beserta biaya include dan exclude
tourtripnya. lalu si ibu membalas akan memberikan jawaban kepada Julia
secepatnya setelah ia mendiskusikan dengan keluarganya disana.
Julia sangat happy walaupun itu
belum pasti akan deal atau tidak. Setelah beberapa lama kemudian dia mendapat
pesan singkat Whatsapp dari adiknya di Jakarta
__ADS_1
“ Kak rumah kita kebakaran dan
semuanya hangus tak tersisa, Ibu juga terkena luka parah dan kritis di rumah
sakit. Kakak lekaslah pulang”
Mendapat pesan singkat dari adiknya
seketika wajah bahagia Julia langsung berubah 180 derajat dan langsung berlari
menuju arah jalan dan memberhetikan taxi.
“Taxi...” Teriak Julia dengan penuh
kekhawatiran dan tergesa-gesa saat memberhentikan sebuah taxi dan masuk
kedalamnya. Dia mulai melihat beberapa jadwal penerbangan tercepat dan ada
jadwal penerbangan pukul 02.15 pagi hari menuju Jakarta dengan harga 100.000
won. dia pun langsung memesannya tanpa berfikir panjang.
Taxi pun akhirnya berhenti didepan
kediaman Julia. Julia bergegas menaiki tangga dan masuk ke kamarnya. dengan
fikiran yang berkecamuk, Julia mengambil koper kosongnya dan mengisi beberapa
dan bersiap-siap menuju bandara Incheon.
Julia berlari-lari menuju halte
dengan tergesa-gesa sambil melarikan koper kecilnya. saat sedang di Halte bus,
tak lama kemudian bus yang ditunggu datang, Julia pun naik dan duduk menunggu
sampai di Bandara. Masih ada waktu 4 jam lagi sebelum terbang. waktu yang
dibutuhkan sampai bandara sekitar 1.5 Jam.
Sementara ditempat lain, Dirumah
kediaman Villa pribadi Kyungsoo, Sekretaris pribadinya datang menghampiri Kyungsoo
yang sedang berdiri melihat alam dari balik jendela besar rumahnya sambil
memegang gelas berisi wine ditangan kanannya dengan membelakangi chen
“Tuan muda, pagi subuh ini nona
Julia berangkat ke Indonesia secara mendadak. Menurut informasi rumah Nona
__ADS_1
Julia kebakaran hebat dan menghanguskan rumahnya, saat ini ibunya terkena luka
bakar parah dan sedang kritis di rumah sakit” Kata chen dengan tegas.
Kyungsoo langsung menginstruksikan
sekretarisnya untuk mengirim seseorang melihat kondisi disana alias mata-mata.
Chen pun langsung paham dan segera melakukan perintah Kyungsoo.
Tak lama kemudian pukul 02.15
pesawat yang ditumpangi Julia terbang ke langit-langit Korea meninggalkan
landasan. Butuh waktu 8 Jam hingga sampai di Jakarta. Julia yang sembari
diperjalanan tidak tidur dikelilingi rasa was-was akan kondisi keluarganya
disana. ulu hatinya terasa sakit saat mendengar musibah yang menimpa
keluarganya. Kedua tangannya saling berganti meremas jari jemari, degup
jantungnya berirama tak karuan membuat nafasnya sesak. Julia selalu melihat ke
arah jendela berharap langit segera cerah agar kegelisahannya semakin berkurang
dan berharap tidak akan lama lagi sampai ditempat tujuan.
Ia pun letih berfikir terlalu lama.
Sesekali dia tertidur dan langsung sadar beberapa belas menit kemudian dan
langsung melihat ke arah jendela tepat disebelahnya, berharap langit segera
cerah sebagai tanda bahwa dia tidak lama lagi akan sampai ditempat tujuan. dan
itu selalu berulang-ulang terlintas difikirannya tanpa henti. “ Ya Tuhan semoga
ibu bisa baik-baik saja “ Doa kecil yang terlintas dihati kecil untuk ibu
tersayangnya.
Pukul 10.14 pesawat
Korean Air mendarat di Bandara Sokearno Hatta Jakarta. Seluruh penumpang
bersiap-siap mengatur posisi keluar dari badan pesawat. lalu mengikuti alur kedatangan
dan memproses imigrasi. di pintu ketibaan Julia langsung mengambil salah satu
taxi yang masih terparkir tanpa penumpang. ia pun akhirnya meninggalkan bandara
__ADS_1
menuju rumah sakit swasta Jakarta.