
Kyungsoo melangkah pelan-pelan ke
arah Julia. Julia pun balas memundurkan langkahnya hingga langkah mundurnya
terhenti menabrak dinding dan dikunci langsung oleh tangan kiri Kyungsoo ke
dinding tanda akhir Julia tidak bisa melarikan diri.
Julia mengangkat wajahnya
memandangi Kyungsoo dengan penuh emosi. “Bisakah anda jelaskan apa maksud anda
tuan Kyungsoo??”
Kyungsoo memperhatikan bibir pink
Julia dengan penuh nafsu.
Tanpa berpikir panjang Julia menendang
Junior Kyungsoo dengan keras.
“Ahhh.” teriak kencang kyungsoo
sambil menyelamatkan junior kecilnya.
“Rasain” Ujar kesal Julia berhasil
lepas dari Kyungsoo.
Kyungsoo mengerang kesakitan. Ohh
tidak masa depan Kyungsoo terancam.
Julia mencoba kabur dan membuka
pintu appartmen, namun pintu rupanya terkunci otomatis dari luar oleh Chen.
Shit !! Julia kesal.
Kyungsoo yang mulai sadar dan mulai
membenarkan posisinya mencoba untuk mengembalikan keadaan dan mencoba meraih
Julia. Kyungsoo pun pelan-pelan merogoh kocek saku didadanya, mengeluarkannya
dan berusaha memberikannya kepada Julia.
Dari jauh Julia bertanya “Apa itu?”
Karna ia tahu Kyungsoo masih
meringis kesakitan dan tidak bisa macam-macam dengan keadaannya, Julia pun
meraih surat itu secara hati-hati dan langsung merampasnya.
Julia pun membaca isi surat itu, ia
lihat dengan sungguh-sungguh dan ia benar-benar tidak percaya dengan isi surat
tersebut. “Ini tagihan rumah sakit dan biaya pemakaman ibuku ?” tanya Julia
penuh heran.
“Menurutmu?? Jawab Kyungsoo dengan
pelan karna masih menahan sakit.
Tagihan dan biaya pemakaman itu
dibayar lunas oleh Kyungsoo dan nilai keseluruhan adalah 82 Juta lebih. Disini
Julia bingung, apakah dia harus bersyukur ataukah ini menjadi beban baginya
sebab nilai itu sangat besar baginya.
“Kenapa ? Apakah kau terkejut ?”
Sahut Kyungsoo yang berangsur-angsur mulai kurang rasa sakitnya.
“Apakah ini hutangku ? kenapa kau
membayarnya” Tanya Julia dengan penuh keraguan.
“ Menurutmu, apakah kau bisa
membayar tagihan rumah sakit sebanyak itu ? Jawab Kyungsoo.
Julia masih tidak percaya “Aku
tidak memintamu untuk membayarnya”
“Kau memang tidak memintaku untuk
membayarnya, tapi apakah kau bisa membayar tagihan sebanyak itu ?
“Dan lagi kalau bukan aku, siapa
lagi yang akan membantumu melunasi biaya itu ? Kyungsoo sudah mulai bisa
berdiri tegap walaupun juniornya masih terasa perih.
“Aku akan membayarnya, beri aku
waktu”
Julia meyakinkan Kyungsoo untuk
memberinya waktu untuk melunasi hutangnya.
“1 Bulan aku beri kamu waktu” Jawab
__ADS_1
Kyungsoo tegas.
“ Haa !!! Maldo Andwae/Tidak
mungkin” Sahut Julia tidak percaya diri.
“Jika kau tidak bisa melunasi dalam
1 bulan, kau harus ikut denganku” Tegas Kyungsoo.
Dalam fikiran Julia begitu banyak
makna yang ia rasakan mendengar kata-kata ikut dengannya, apakah semacam
bekerja dengannya, ataukah hal lain. Namun ia berfikir mungkin ikut bekerja
dengannya. “Apakah itu semacam kau memperkerjakan ku ? Ujar Julia penuh rasa
penasaran.
“Bekerja denganku ??” Kyungsoo
merasa dia harus memperjelas maksud yang ia lontarkan kepada Julia.
“Aku tidak ingin wanitaku bekerja”
“ Maksudmu wanitamu ??? Apa itu ?” Julia
sedikit membentak merasa ada hal yang aneh dengan ucapan laki-laki itu.
“ Tinggal denganku dan jadi
wanitaku. kau harus menuruti apa kataku “
Julia seperti terhipnotis. seperti petir
yang menyambar hampir tepat didekatnya. Astaga, pilihan apa itu ? masihkah
manusiawi permintaannya ?
Keraguan pada dirinya mulai
terlintas. bagaimana dia harus mencari uang 82 Juta lebih untuk melunasi
hutangnya dalam waktu 1 bulan yang dijanjikan. itu jauh dari kata mustahil.
Tidak, lebih tepatnya tidak mungkin lagi.
Apa itu jalan buntu ? bekerja pun
dengan mengandalkan tamatan SMA paling besar gaji yang ia terima di Indonesia
hanya 3 Juta lebih dan itupun belum tentu bisa mendapatkannya dalam 1 bulan.
“ Apa yang akan ku dapatkan jika
jadi wanitamu ? tanya Julia berhati-hati.
“ Semuanya akan kau dapatkan,
membelikan apa yang kau mau kecuali lari dariku.” Jawab Kyungsoo dengan percaya
diri.
“ Jika aku tidak bisa membayarnya “
Julia kembali bertanya dengan tatapan yang melekat kepada Kyungsoo.
“ Adikmu akan ku jual kepada mafia
cina “
Julia terdiam.
“ Kalau tidak salah mereka mencari
anak sehat bugar untuk diambil organnya dan dijual sebagai penelitian atau bisa
jadi budak seks“ Sambung Kyungsoo dengan tersenyum girang.
“ Kau iblis bajingan “ Julia mengeratkan
genggamannya menjadi kuat.
“ Jika memang kau kaya, apa
buktinya ?? Tanya Julia.
Kyungsoo lalu melemparkan bukti
pembelian dan sertifikat appartmen atas nama Julia sendiri dihadapan wanitanya.
“ Kau lihat sendiri nama appartmen
ini sah menjadi milikmu, dan ini baru permulaan kekayaan yang kau miliki
sedikit dariku, lalu bukti pelunasan biaya rumah sakit ibumu dengan cap stempel
basah resmi rumah sakit. Apakah itu kurang cukup bukti ??” Jawab Kyungsoo dingin.
Julia terkejut hingga kedua
pundaknya naik turun tak beraturan. Ohh Tuhan cobaan apalagi ini ???
Julia tidak menjangkau surat-surat
itu, namun ia bisa melihat memang tertulis jelas bahwa sertifikat itu tertera
namanya sendiri Julia Yasmin. untuk sebuah sertifiat, tidak mungkin itu palsu
karna dikeluarkan langsung oleh badan hukum resmi.
__ADS_1
Diluar kamar appartmen, Lexa
khawatir dengan kakaknya yang hanya berdua dengan seorang pria. Dia sesekali
mencuri pandang dengan pria disampingnya yang masih berdiri tegap dengan
beberapa bodyguard dibelakang mereka.
Itu pilihan buntu yang tak mungkin
terelakkan. jalan hidupnya seperti telah diatur oleh genggaman pria
dihadapannya. Mau berfikir keras seperti apapun tidak ada cara lain. Dia harus
menerimanya dan tidak mungkin ada penolakan.
“Baik, aku terima.” Kalimat itu
baru saja terucap dari bibir manis Julia. mengisyaratkan bahwa kerjasama itu
deal saat itu juga.
Kyungsoo menyeringai bahagia
mendengar ucapan wanita yang sudah jelas akan menjadi miliknya.
“ Jawaban yang bijak sayang “ Sahut
Kyungsoo antusias.
Keesokan harinya ia terbangun. mata
sayunya pertama kali memandangi langit-langit bergambar romawi kuno dan melihat
disekelilingnya yang penuh dengan pajangan mahal dikamarnya. ia pun menyadari
kalau dia berada di appartmen miliknya pemberian dari Kyungsoo pria jahat pengganggu hidupnya. ia pun melihat
kesamping. Julia menatap penuh kasih sayang saat melihat adiknya yang masih
pulas tertidur disampingnya.
Ia pun seketika teringat kejadian
kemarin saat negosiasi dengan Kyungsoo. tapi itu bukan negosiasi, melainkan pilihan
konyol yang membuatnya masuk ke kandang Singa. penderitaan untuknya akan segera
dimulai pikir Julia. ia tahu jika dirinya sudah masuk dalam zona neraka,
menyerahkan seluruh kehidupannya termasuk tubuhnya demi menyelamatkan adiknya.
Julia segera berdiri dari tempat
tidurnya. hari masih pukul 06.00 pagi. ia berlari kecil menuju dapur untuk
segera memasak sarapan pagi untuk Lexa. menu andalan sarapannya pagi itu adalah
Nasi Goreng dan Teh hangat. Untuk 2 hari kedepan dia sudah meminta izin ke
sekolah Lexa karna orangtuanya meninggal.
1 Jam sarapan telah siap. ia
tinggal menunggu adiknya bangun dari tidur lelapnya. karna masih zona izin jadi
dia membiarkan adiknya untuk tetap tidur dan terserah bangun jam berapa. yang
jelas jika adiknya sudah bangun, sarapan telah disiapkan.
Siap dengan sarapannya, Julia pun
bergegas mandi.
Pukul 09.00 pagi, Julia duduk manis
di Balkon appartmennya ditemani secangkir teh hangat buatannya. Hembusan angin
pagi membuat rambut lurusnya bergerak indah dibelakang kepalanya. Dari situ dia
dapat melihat jelas seluruh kota Jakarta yang padat. Kediamannya benar-benar lokasi yang
sangat strategis. disekitar lokasi appartmen itu masih ada appartmen lain dan
masih sejajar dengan kantor-kantor perusahaan bergengsi. Seperti mendapat
jackpot apa yang Julia rasakan saat ini.
Kenikmatan mana lagi yang akan aku
dustakan. sadar Julia, nasibmu sudah diatur oleh tangan iblis (Kyungsoo).
Julia pun beranjak dari tempat
duduknya sambil membawa cangkir tehnya dan masuk kedalam. Julia mencoba
mengelilingi appartmennya. ia masih tak percaya appartmen mewah ini diberikan
Kyungsoo untuknya. pajangan-pajangan yang mahal, TV LED yang kegedean diruang
tamu padahal dikamar sudah cukup rasanya, harga perabotan dan beberapa pahatan
dari tangan ahli yang profesional dan bukan abal-abal. Ukuran kamar mandi yang
lebih luas dari kediamanku di Seoul. Luas dapur yang berlebihan. dan 1 yang
membuatku tercengang. kenapa harus ada kolam renang di dalam appartmen ini ??
Oh Tuhan betapa sia-sianya uang yang dikeluarkan Kyungsoo hanya untuk tempat tinggal
semewah ini. Apa aku tidak boleh berenang dikolam renang umum ??
__ADS_1
** Kasih komen
dan Love kalian buat aku dong biar aku semangat. Kamsahamnida !!! **