Cerita Julia dan Korea Selatan

Cerita Julia dan Korea Selatan
Episode 62 / Janda Muda.


__ADS_3

~~ Selamat membaca, semoga suka.


Hari itu Julia disibukkan dengan kegiatan pertamanya mengunjungi beberapa anak perusahaan, meskipun badannya mulai gemetar karna ini momen pertamanya namun itu tidak membuatnya patah semangat dan takut. Bersalaman dengan beberapa orang yang baginya asing dan belum pernah ia lihat sebelumnya dengan Chen dan Hanbi yang tampak cekatan memberi informasi memperkenalkan beberapa orang penting yang ia kenalkan dengan Julia.


Sambil mengelilingi satu perusahaan ke perusahaan yang lain. Meskipun tampak sudah mulai lelah, namun ia harus berpura-pura untuk menutupi rasa jenuhnya. Saat dalam mobil pun Chen tak henti-hentinya berceloteh memberi jadwal kepada Julia dengan buku agenda yang menjadi andalannya kemana-mana.


Butuh waktu dua minggu Julia berjalan-jalan mengelilingi anak-anak perusahaannya bersama Chen dan Hanbi. Hingga ahirnya ia bisa duduk disinggahsana kursi panas yang dulu pernah diduduki seseorang yang menyebalkan namun memiliki tempat tersendiri dihatinya yang dalam.


Dua hari yang lalu, Julia mengomel kepada kedua anak buahnya karna selalu pulang malam dan jarang beristirahat. Mereka seakan diberi introgasi oleh ibunya sendiri dikala mereka melupakan masa-masa sendirinya dan hanya berfokus pada pekerjaan saja yang membuat Julia terlihat kesal dengan keduanya.


“Lihatlah kalian seperti om-om berumur 40an, Chen, lihat matamu aku seperti bekerja dengan seekor panda. Lingkar matamu sungguh menakutkan”


Mereka berdua duduk berdua dihadapan Julia sambil menundukan pandangan mereka.


“Aku butuh dua sekretaris lagi dan kalian pilah pekerjaan kalian dengan sekretaris baru nanti. Aku beri kalian waktu dua hari untuk mencarinya” permintaan itu direspon anggukan oleh kedua anak buahnya “Baik Presdir”


Julia tak tahan menahan tawanya dan berusaha untuk tidak memperlihatkannya kepada kedua anak buahnya karna mereka terlihat menggemaskan jika dimarahi.


“Oh ya aku ingin salah satunya Kei kembali bekerja disini, dapatkan dia bagaimana pun caranya” sambung Julia kembali yang mendapat respon yang sama sebelumnya.


Benar. Dua hari berikutnya Julia diperkenalkan dengan dua sekretaris baru. Salah satunya adalah yang sudah pernah bekerja dengan Julia dan senyum merona tampak diwajahnya, jelas sekali dari raut wajahnya menandakan bahwa lelaki itu penggemar memakai Skin care berbahan dasar luar punya yakni Kei. Tidak hanya Kei, Chen juga memperkerjakan sekretaris wanita baru yakni Song Hye Ra. Wanita yang baru lulus S2 di  Korea ini baru


saja menamatkan kuliahnya dengan predikat Comlaude. Langsing, tinggi, putih dengan bibir tebal dan mata yang seperti tampak pernah dioplas, Sekilas dia hampir mirip dengan penyanyi Red Velvet Seulgi. Hanya bibirnya saja yang agak berbeda.


Setelah tahap perkenalan, tiba-tiba Kei menghampirinya dan memeluk Julia secara brutal.


“Nyonya, bogoshippo/Aku rindu” Pelukannya sontak mendapat eraian dari dua penjaga setia Kyungsoo Chen dan Hanbi yang membuat si empunya tidak bisa berlama-lama memeluk Bos yang dulu pernah bekerja dengannya.


“Kau gila??” Ucap Chen yang agak kesal, karna ia tahu adik juniornya ini agak keterlaluan jika didekat wanita. Bukan karna suka namun karna perawakan Kei yang menandai dirinya sama dengan makhluk hawa lainnya.


“Kau tahu Sonbae/senior. Aku terpukul saat tahu pangeranku meninggalkanku. Huaaa”


Entah siapa yang seharusnya kehilangan saat ini, namun ruangan itu jadi didominasi dengan suara tangisan Kei yang membuat Hye Ra berusaha menahan tawanya karna lelucon pria kondek disampingnya. Julia pun bukannya tidak tersentuh dengan rasa kehilangan Kei namun ia lebih memilih pasrah karna ia tahu, Kyungsoo adalah tipe idealnya Kei, Bukan. Bukan hanya Kei, namun Kaisar Abe juga.

__ADS_1


Jadi bisa dibilang bukan wanita saja saingan Julia namun makhluk astral dari belahan bumi lain yang belum diakui sampai saat ini status genetiknya.


 ---


 Hari ini disetiap bagian ruangan, semua hiruk pikuk melakukan pekerjaan masing-masing. Tidak ada waktu untuk bersantai. Setiap departmen, setiap anggota dan staff. Termasuk lantai pertama yang digunakan untuk transaksi nasabah.


Drrrr...


Suara yang berasal dari benda pipih persegi panjang yang tergeletak manja diatas meja kerja Julia membuat si empunya beralih dari layar monitor menuju arah sumber suara.


“Apa kau tidak rindu dengan ku sayang?” Ungkap seseorang diseberang sana.


“Aku sibuk” Sekilas Julia tidak lagi formal dengan pria itu, hanya Julia yang berani berlaku tidak formal dengan seorang kaisar.


“Kenapa kau galak sekali?” Ujar pria yang sepertinya sudah menahan rindu dari hari ke hari.


“Banyak sekali pekerjaanku disini. Aku tidak yakin akan pulang kesana. Sepertinya aku akan menetap selamanya disini” Ujarnya menggoda Abe.


“Tidak, jika kau berani aku akan menjemput mu kesana” Jawabnya yang membuat Julia berhasil menahan galak tawanya.


Tokk tok tok..


ketukan pintu dan knop pintu terbuka mempersilahkan seorang sekretaris melangkah anggun masuk ke ruangan Julia. Sekretaris cantik yang diyakini Julia bahwa wanita yang mirip dengan Seulgi Red Velvet itu melangkah senyum ke arah atasannya dengan secangkir kopi luwak putih kesukaan Julia. Pertanyaannya, sejak kapan sekretarisnya ini tahu dengan kopi kesukaannya itu.


“Ini adalah kopi favorite ku” Ujar Julia yang langsung menyeruput kopi yang sudah diletakkan Hye Ra diatas mejanya.


“Sekretaris Chen bilang kalau presdir suka kopi luwak putih, jadi tadi aku membelinya” Dengan muka polosnya yang dibalas dengan kalimat membulat dari bibir Julia.


“Terima kasih ya” Ujar Julia membalas.


Tokk tokk


Ketukan pintu selanjutnya yang langsung memperlihatkan diri itu berhasil membuat Julia dan Hye Ra kompak melihat ke arah sumber suara. Chen yang baru saja mengetuk pintu langsung bergeas ke arah Julia dengan beberapa kertas undangan yang ia bawa.

__ADS_1


“Presdir, ini adalah beberapa undangan untuk presdir. Disana ada undangan peresmian dari Changsun Group, lusa mereka akan opening untuk memperkenalkan seri terbaru perhiasan mereka, lalu undangan pernikahan dari anaknya wakil presiden Korea, lalu undangan penggalangan dana amal. Untuk undangan yang terakhir biasanya mendiang selalu ikut.


“Oke masukan saja semuanya, aku akan mengahadirinya” Jawab Julia yang langsung dicatat segera oleh Chen.


“presdir, apakah aku boleh ikut??” Tanya Hye Ra yang tampak antusias. Pasalnya undangan yang Julia terima pasti membuatnya bisa bertemu dengan orang-orang kaya dan muda. Kesempatan baginya untuk bisa mencari pacar disana.


“Tentu saja, kau adalah sekretarisku, kalian semua harus ikut menemaniku”


“Jjeongmall??” Teriak Kei yang tiba-tiba masuk tanpa menggedor pintu membuat seisi ruangan terlonjak kaget.


“Aaaa...... Aku harus perawatan, jangan sampai kulitku aaaaaa.....”


Bukan apa-apa, Chen berfikir bahwa selera Julia dalam memilih Sekretaris sungguh tak lazim.


---


Julia dan bersama para sekretarisnya telah duduk bercampur dengan beberapa tamu undangan VVIP lainnya. Dengan setelan gaun hijau muda yang ia pakai cukup ketara bagi pasang manik-manik lelaki yang melihat ke arahnya. Acara dari Changsun Group atau perusahaan yang bergerak dalam bidang distributor model perhiasan


ini setiap tahunnya akan mengeluarkan model terbaru yang selalu laris di pasaran.


“Sepasang manik-manik yang berada agak jauh dari tempat duduk Julia tampak intens mencuri pandang ke arahnya. Lelaki bermata tegas, rahang kokoh, hidung mancung dan berbibir tipis itu tampak fokus melihat lurus ke arah wanita berpakaian hijau tersebut.


“Siapa dia?” Ungkapnya kepada seorang pria berkecamata disampingnya yang diyakini itu adalah Sekretarisnya.


“Beliau adalah Nyonya Julia tuan, baru saja resmi sebagai pemilik Kyung Group belum lama ini. Dan beberapa saat yang lalu suaminya meninggal karna insiden yang ditutupi ke publik.


“Berarti dia janda?” Tanyanya selanjutnya yang dijawab cepat oleh sekretaris “benar tuan”


Kayaknya Abe bakal dapat saingan baru ni!!


 


 

__ADS_1


~~ Jangan lupa dukung terus novel Cerita Julia dan Korea Selatan dengan Komen, like, favorite dan sharingnya ya. Gumauwo.


__ADS_2