
“Apa
barusan dia kesambet setan ???” Pikir Julia terheran-heran melihat tingkah
Kyungsoo.
“Nah
buka mulutmu sekarang” sambil menyodorkan suapan makanan.
“Aku
bisa sendiri” Julia menerima dan memakan suapannya.
Apa
dia barusan kena sihir Jin Tomang ?? positif thingking saja Julia, ini semua
demi bayi dalam perutmu.
“Jangan
paksa aku untuk menghabiskan makanan ini, toh nanti dimuntahkan juga.” Ujar
Julia meyakinkan Kyungsoo.
Julia
menatap Kyungsoo dalam-dalam. Ada hal yang ingin ia sampaikan.
“Kenapa
kau menatapku seperti itu? ada yang ingin kau katakan ?” Ujar kyungsoo menatap
balas Julia.
“Aku
ingin soto padang, bolehkah aku makan soto padang?” Apakah itu seperti ngidam
ala ibu-ibu hamil? makanan itu dikorea sangat sulit dicari dan agak jauh dari
rumah sakit.
“Soto
padang?? kau ingin makan itu? makanan apa itu ? aku baru dengar?” Kyungsoo
berusaha mencerna keinginan Julia yang baru ia dengar. Semenjak menikah, Julia
tidak pernah meminta apapun.
“Apakah
koki disini bisa membuat soto padang?” Julia berharap koki yang dibawa Kyungsoo
bisa memasak apa pun yang ia mau.
Koki
tersebut datang dan menghampiri Julia.
“Cepat
buatkan soto padang untuk Julia sekarang juga” Ujar Kyungsoo memberi perintah
kepada koki tersebut.
“Dulu
kami pernah memasak masakan Indonesia dan salah satunya soto, kami akan segera
buatkan untuk Nyonya” Ujar sang koki.
Julia
langsung senang saat tahu kokinya bisa memasak soto untuknya.
20
Menit kemudian soto dihidangkan dihadapan Julia.
“hhmmm
ini harum sekali” Keinginan Julia terkabul. Ia pun langsung menyantap makanan
tersebut.
satu
__ADS_1
porsi soto padang telah dihabisi Julia.
“Boleh
tambah?” satu porsi baginya belum cukup untuk mengisi perutnya. Kyungsoo
terkejut, selama ini Julia tidak pernah menghabiskan makanannya saat makan.
“Baik
nyonya” Koki segera mengambil satu porsi lagi dan Julia kembali memakannya.
“Rrrrrrrr”
Sendawa Julia berbunyi bagaikan bunyi bel sekolahan. itu artinya ia sudah
kenyang. Kyungsoo hanya bisa mempelototi cara makan Julia yang sedikit aneh
baginya.
“hhmmm
Aku mual”
Mendengar
kata-kata itu Kyungsoo memarahi Julia.“Kalau tahu akan dikeluarkan kenapa kau
meminta makanan itu ?”.
“Tidak,
aku tidak memuntahkannya, aku ingin makan mangga muda. aku ingin yang
asam-asam” Ujar Julia mengklarifikasi.
“Cepat
bawakan mangga muda untuk Julia” Kyungsoo kembali memerintahkan pelayan
membawakan apa yang Julia inginkan.
Tak
lama kemudian mangga muda telah tersaji dan sudah dikupas. Namun kali ini
Kyungsoo tergoda melihat Mangga muda itu dan ikut memakannya.
Julia
memakannya.
“Ini
punyaku” Seketika Julia ingin mengeluarkan cakarannya untuk menghalangi
Kyungsoo.
“Aku
juga mau mangga ini” Tanduknya Kyungsoo mulai keluar.
Terpaksa
pelayan membuatkan lebih untuk dua sejoli ini.
Diperusahaan tepatnya diruangan Kyungsoo, tersaji di atas meja mangga muda yang
sudah dikupas. Chen dan Han Bi pun terkaget-kaget melihat keanehan yang terjadi
hari itu setelah Kyungsoo pulang dari rumah sakit.
“Apakah
tuan sehabis dari rumah sakit salah makan?” Ujar Chen memperhatikan tuannya
dari depan pintu bersama Han Bi.
Dikantornya,
Kyungsoo melarang keras membawa makanan didalam ruangan karna telah disediakan
Pantry dan lengkap dengan isinya.
Dan
__ADS_1
itu tidak terkecuali Kyungsoo sendiri. Namun pemandangan tampak berbeda dan tak
lazim dimata karyawannya saat melihat Kyungsoo asik memakan mangga muda
dimejanya sambil bekerja. Kali ini karna Kyungsoo adalah CEO dan pemilik
perusahaan jadi mah bebas!!
“Baru
kali ini tuan membawa makanan keruangan selain Teh dan Coffe” Gumam Han Bi yang
juga sama herannya dengan Chen.
Setiap
jam makan, Kyungsoo akan datang kerumah sakit. Hari ini Julia request sate
daging ayam dan sapi.
Nyammm
nyammm. Untung saja koki yang dikirim Kyungsoo bisa memasak masakan Indonesia. Tak
lupa ahli gizi menyelipkan sayuran dan jus buah untuk Julia yang wajib untuk
dimakan.
Kyungsoo
menyodorkan makanan yang terbuat dari sarang burung walet kepada Julia.
“Apa
itu?” Sambil tetap mengunyah sate kesukaannya.
“Ini
bubur sarang walet, sangat bagus untuk janin” Ujar Kyungsoo.
Julia
mencobanya satu sendok, dua sendok. Dan Julia merasa mual dan berlari ke arah toilet.
Uwekkkkk....
Julia memuntahkan isi makanan dalam perutnya.
“Kenapa
dimuntahkan?” Ujar Kyungsoo kesal.
“Aku
tidak tahu,” Mengusap mulut bekas muntahannya.
“Dari
kemarin kau makan yang tidak bergizi, kau harus paksa makan ini. Bayi itu tidak
boleh kekurangan gizi”
Lelaki
yang tidak berperasaan itu memaksa Julia untuk memakannya demi sang bayi.
Julia
pun langsung mengambil mangkok berisi bubur walet itu dan melahapnya sekaligus dengan
beberapa kali tegukan hingga tetes terakhir.
“Ah”
sembari mengusap bekas sisa makanan dimulutnya.
“Aku
sudah habiskan” sembari menahan mual diperutnya, Julia langsung memakan mangga
muda dihadapannya.
Kyungsoo
tersenyum menyeringai.
* Sampai jumpa di episode
__ADS_1
selanjutnya. Jangan lupa Love, Favorite, share dan rating yang banyak ya.
Kamsahamnida yeoreobun *