Cerita Julia dan Korea Selatan

Cerita Julia dan Korea Selatan
Episode 37 / Selamat ya !!


__ADS_3

Pukul 13.00 KST.


Julia dan sekretarisnya makan siang bersama Direktur Moon kepala bagian pemasok Reagen dirumah sakit A. Disana mereka diskusi sekaligus melaporkan data-data seluruh operational setiap bagian di anak perusahaan tersebut. Rencana ke depan Julia akan diskusi satu persatu Direktur setiap anak perusahaannya dan melaporkan data seluruh operational.


Tiga jam setelah diskusi panjang dengan Direktur Moon, Julia dan Kei kembali ke kantor.


Saat tiba diruangan, Ternyata Kyungsoo dan Chen menunggunya sambil duduk santai di kursi singgahsana Julia. Entah angin apa yang membawa Kyungsoo datang ke kantornya, tapi ia ingat kalau pria itu berjanji akan sesekali ke kantornya untuk mengajarinya prosedur perusahaan.


“Apakah waktunya kau akan mengajariku??” Tanya Julia datar.


“Tidak, aku ingin mengajakmu makan siang” Jawab Kyungsoo lebih datar lagi.


“Aku baru saja makan siang diluar dengan Direktur Moon” Timpal Julia kembali.


“Kenapa kau harus makan siang dengannya?” Pertanyaan dengan intonasi penekanan.


“Aku makan siang dengannya sekaligus menanyakan laporan anak perusahaan. Dan aku tentunya pergi bersama Kei” Tak lupa Kei memasang senyum menawan dengan wajah penuh rona. Ia senang karna Kyungsoo datang menampakkan wajahnya. Kyungsoo sadar dan langsung membuang muka. Sadarlah, wajahmu adalah idola para kaum homo. Pikir Julia saat itu.


Kei secara gamblang mendekati Kyungsoo. Lelaki gemulai ini tidak takut dengan wajah seram Kyungsoo.


“Presdir Kyung, bagaimana kalau aku membuatkanmu kopi” Kyungsoo menatap heran dan jijik ke arah Kei.


“Tidak perlu, aku ingin makan siang dengan istriku” Kyungsoo langsung berdiri dan melangkah keluar. Saat itu juga ia lalu menarik lengan Julia dan memaksanya ikut keluar meninggalkan ruangan.


Yang benar saja, Julia baru siap makan siang dan kali ini makan siang lagi dengan Kyungsoo.

__ADS_1


Kali ini makan direstaurant Jepang. Karna ingin suasana yang privasi jadi Kyungsoo memesan sebuah ruangan khusus.


“Pesen satu set sushi reguler” Titah Kyungsoo kepada sang pelayan.


“Aku juga sama” Timpal Julia.


“Baik, silahkan ditunggu tuan dan nyonya” Jawab sang pelayan restaurant.


Tak lama kemudian makanan pun tiba, mereka makan dengan santai. Hanya berdua didalam ruangan itu. Sedangkan Chen dan Kei makan diluar ditempat biasa.


---


Sudah satu bulan Julia menjadi seorang Presdir. Hampir selama itu pula Kyungsoo menahan nafsunya yang ingin bercinta dengan Julia. Julia selalu saja menyibukkan diri dengan sederetan pekerjaan untuknya. Kenapa Kyungsoo tak bisa bercinta dengan istrinya?? Padahal dia pria brengsek yang tidak perlu tawaran dari mulut Julia. Dia hampir seperti seorang pria stress karna tidak bisa melumpahkan nafsu birahi seksnya.


Setiap ia melihat tubuh Julia terbaring diranjang. Ia selalu menahannya untuk tidak melakukannya karna takut wanita itu tidak mau melakukannya. Lucu bukan seorang Kyungsoo jadi malah takut dengan istri!


“K-kenapa kau tidak memakai handukmu??” Ucap Julia yang terheran-heran melihat Kyungsoo.


“Kenapa memangnya?? Aku ingin keluar seperti ini apa salahnya? Kan hanya didepan istriku aku melakukannya?” Timpal Kyungsoo.


Bener juga sih, tapi kenapa terlihat aneh saat dimata Julia? Ya sudahlah lebih baik dia mengalihkan perhatiannya ke ipad saja sambil bekerja. Tidak tidak, Julia mulai tidak kosentrasi. Kyungsoo kali ini berjalan mendekati Jendela kamar sembari menatap layar pipih ditangannya dan masih tetap memakai celana dalam.


“Brengsek, aku tidak fokus” Pikir Julia yang mulai susah dengan kehadiran Kyungsoo.


Kyungsoo pun kembali ke ranjang dan meletakan benda pipih itu ke nakas. Pria ini tidur hanya menggunakan celana dalam tanpa balutan pakaian lain dibadannya. Lebih gilanya lagi dia tidak menutup tubuhnya dengan selimut dan hanya membiarkan tubuh kekar bak roti sobek isi daging sapi terpampang jelas dihadapannya.

__ADS_1


Julia semakin akan jadi gila. Dia pun langsung menyelimuti Kyungsoo agar tidak menarik perhatiannya.


Kyungsoo melepas selimutnya yang dibaluti Julia.


Julia kembali menyelimutinya.


Kyungsoo melepaskannya kembali.


“Apa kau tidak kedinginan??? Kau akan masuk angin jika tidak memakai selimut.” Ujar Julia dengan nada jengkelnya.


“Aku gerah memakai baju saat tidur” Gumam pria bipolar dihadapannya.


“Cih, bisa gila aku” Gumam Julia dalam hatinya.


Dia pun tidak menghiraukan Kyungsoo lagi dan lebih memilih tidur mempunggungi Pria itu. Kali ini lagi-lagi Kyungsoo hanya diberi punggung saat tidur. Kyungsoo hanya mengepal kedua tangannya karna merasa tidak berhasil menggoda Julia.


Kali ini Kyungsoo marah. Dia melepas selimut yang menutupi tubuh Julia dan langsung menindih Julia. Julia terkejut, matanya membulat sempurna. Kyungsoo sudah berada diatasnya.


“Apa yang kau lakukan? Ujar Julia dengan intonasi tingginya.


“Aku sudah lama menahannya mulai dari kau hamil sampai keguguran. Kali ini aku tidak tahan lagi” Kyungsoo langsung menerkam bibir kecil Julia. Awalnya Julia tidak membalas, namun karna Kyungsoo begitu lembut menciumnya akhirnya dia membalasnya.


Ciuman lembut itu tidak hanya sampai disitu saja. Kyungsoo turun ke rahang lalu leher. Tak lupa ia memberi tanda kissmark disekitar leher Julia menandakan kepemilikannya. Malam itu akhirnya Julia benar-benar dilumat habis oleh Kyungsoo. Pertahanan dirinya akhirnya runtuh setelah sekian lama menganggur. Selamat ya!!!


 

__ADS_1


~~ Jangan lupa tinggalkan komen, like dan favoritenya ya chinggu.


__ADS_2