
Bilyon adalah negara kecil dengan
nama ibu kota yang sama. Negara seluas 817,9 km² dengan jumlah penduduk sekitar
6.897 Juta (2018). Meskipun kecil, Bilyon termasuk negara makmur dengan
menganut sistem monarki atau kerajaan. Di pimpin oleh Raja saat ini yakni Yang
Mulia Raja Fransiabe Louis Xander yang baru menaiki tahta 1 tahun silam setelah
sang Ayah wafat karna penyakit kronisnya. Negara kecil itu dipimpin oleh
seorang Raja tanpa ratu disampingnya.
Bilyon termasuk 10 negara teraman
versi majalah terkenal Amerika Stock. pendapatan rakyatnya paling sedikit lebih
kurang USD 60/Hari. Negara itu memiliki kekayaan alam seperti batu bara dan
emas. bahasa sehari-hari mereka yakni Inggris dan mata uang mereka sama dengan
Amerika yakni Dollar.
Meski rakyatnya ingin Rajanya segera
memiliki Ratu, namun sang Raja masih enggan untuk mencari calon Ibu Negara.
karna baginya mencari Ibu negara tidak mudah dan sulit. karna menjadi Ratu
dikerajaan Bilyon harus yang benar-benar bisa mengemban tugas negara yang berat
dan bersedia mengikuti aturan kerajaan yang sangat ketat.
Sebuah Helikopter telah menunggu
sang pemilik untuk naik ke badannya. Yang Mulia Abe tampak gagah berjalan
diiringi beberapa pengawal kerajaan dibelakangnya. wajah tampan, kaya, baik,
sopan dan berkharisma
Yang Mulia Abe segera menaiki
Helikopter dan meninggalkan resort milik Kyungsoo.
Helikopter yang mulia Abe pun
berhenti dilandasan Bandara Incheon dan akan menaiki Jet Pribadi menuju
negaranya.
Jet pun meninggalkan landasan
bandara menuju Negeri Bilyon.
“Segera cari tahu informasi
mengenai wanita tadi dan laporkan kepadaku” Ucap sang Raja kepada pelayaan
kerajaan.
“Baik yang Mulia Raja” Jawab sang
pelayan sambil memberi hormat.
Pria sempurna itu mulai menopang
dagunya dikursi pesawat. Sosok Julia terus berada melayang dipikirannya
seakan-akan menyiratkan wanita itu mampu mengalihkan perhatiannya sesaat.
Ohh tidak kali ini Kyungsoo
memiliki lawan yang tidak biasa.
Sayang wanita itu telah resmi jadi
istri seseorang.
Keesokan harinya pukul 07.00 pagi.
Kedua bola mata itu mulai
berangsur-angsur terbuka dan memandang langit-langit kamar yang polos. seketika
ia ingat apa yang terjadi semalam. Rupanya acara telah usai saat ia tahu bahwa
hari sudah pagi. rasa sakit kepalanya telah sembuh, meskipun ditangan kirinya
telah terpasang infus namun ia harus sabar menunggu cairan dalam botol itu
habis.
Manik-maniknya melihat sesosok pria
tampan, gagah namun bengis sedang tidur sambil menopang dahinya dikursi sofa.
rupanya laki-laki itu menunggunya semalaman. seketika Julia berfikir pria itu
sedikit baik. Sssttt jauhkan fikiran itu Julia. Pria itu sudah membuatmu masuk
ke lubang neraka. Dia pun mencoba duduk untuk mengumpulkan kekuatannya.
“Gwenchanna / Kau sudah baikan ?”
Julia pun melihat ke sumber suara
yang sudah tidak asing baginya.
“Nee gwenchanna/Aku baik-baik saja”
Jawab Julia yang mulai merasa pulih.
Setelah dirasa Julia cukup pulih. Kyungsoo
dan Julia pergi bulan madu ke Switzerland atau lebih dikenal dengan negara Swiss
selama 1 minggu. Saat menginjakkan kaki ke negara indah tersebut Julia
terkagum-kagum. Mereka tiba di hotel sudah beranjak sore jadi mereka memutuskan
__ADS_1
untuk memulai perjalanan esok hari.
Julia lekas segera menuju balkon
karna manik-maniknya melihat surga alam dunia yang memukau dibalik balkonnya.
“Wahhh indah banget” Gumam Julia
penuh bahagia.
Kyungsoo memandangi Julia dengan
penuh heran. wajar saja ia memiliki istri yang agak kuno dimatanya.
Julia pun tidak akan melewatkan
moment itu, ia lekas mandi untuk bersiap-siap.
Selesai mandi dan akan memakai
baju, Julia tidak melihat sosok Kyungsoo dikamar itu. rupanya pria itu mengirim
pesan ke hp Julia. “Aku keluar sebentar, jangan kemana-mana”
Julia tidak menghiraukan isi pesan
tersebut. Segera ia bersiap-siap dan pergi meninggalkan hotel tersebut. Ia
pergi dengan langkah kecilnya menuju sebuah pasar malam tepat dibelakang hotel
tempatnya menginap. banyak jajanan yang menggiurkan apa saja dijual termasuk
yang tidak bisa Julia makan. Manik-maniknya terfokus pada satu makanan
favoritenya yakni Udang Lobster yang dipanggang.
Ia pun langsung membelinya. Author
langsung laparrrr.
Setelah puas makan pikirannya
teralihkan oleh suara indah yang ia dengar. ia segera menuju kerumunan
orang-orang yang sedang menonton penyanyi jalanan tersebut. Ternyata suara
indah yang ia dengar berasal dari pria bule tampan dengan alat musik gitar
ditangannya.
Keberanian Julia meninggalkan hotel
patut diacungi jempol. ia tidak takut kalau Kyungsoo akan marah dan mencarinya.
Dari jarak yang lumayan jauh ada
sepasang manik-manik yang memperhatikan Julia dari jauh. kali ini bukan dari
dalam mobil tapi didalam sebuah restaurant.
“Yang mulia, apakah saya perlu
membawa nona Julia menghadap anda?” Tanya sang pengawal kepada Abe.
melihatnya dari jauh. dan kalian jangan terlalu dekat denganku. cukup
perhatikan aku dari jauh, tunggu aba-aba dariku baru kalian bergerak” perintah
Abe kepada pengawalnya.
Julia pun beralih ke tempat lain
untuk melihat-lihat. Kali ini matanya tertuju oleh pedagang eskrim.
Nyammmm, lumatan eskrim telah masuk
ke kerongkongan Julia.
Setelah puas jalan-jalan Julia baru
sadar kalau waktu sudah larut. ia pun berniat untuk kembali ke hotel, namun
langkah kakinya terhenti. Ia bingung akan melangkah kemana karna ia tersesat.
“Dimana ini?” Ujar nya merasa cemas.
Dia baru ingat jika diswiss
kebanyakan menggunakan bahasa jerman dan perancis, sementara ia tidak bisa
bahasa tersebut. Eottoeke/bagaimana ini??
Lalu seseorang mendekatinya.
“Apa kau tersesat nona?” Ujar
seorang pria dibelakangnya.
Julia pun langsung menoleh ke arah
sumber suara yang berbicara menggunakan bahasa korea tersebut.
“Kau bisa berbahasa korea ? aku
tersesat, aku ingin kembali ke hotel.” Gumam Julia dengan nada melemah.
“Apa kau ingat menginap dihotel
mana ? mungin aku bisa membantumu.” Tanya Abe dengan sopan.
“Aku menginap di Moan Hotel.” Jawab
Julia dengan penuh harap.
“Oohh aku tahu hotel itu, tidak
jauh dari sini. Aku bisa mengantarmu, tapi aku sangat lapar jadi ingin makan
dulu.” Ujar Abe yang berpura-pura agar bisa berlama-lama dengan Julia.
Setelah selesai bersantap makan
__ADS_1
akhirnya mereka pergi menuju hotel, mereka seperti sudah akrab saat berjalan
menuju hotel, berbincang-bincang sampai tertawa cekikikan.
“Apa kau puas berjalan-jalan dengan
orang lain Julia”
Kyungsoo tiba-tiba menghampiri kami
dengan mata penuh emosi seakan-akan akan menonjok pria disampingku.
“Ahh tadi aku tersesat, dan untung
saja aku bertemu dengannya. jadi dia mengantarku mencari alamat hotel. heheh
terimakasih sudah mengantarku” “sambil memberi hormat ala Korea.
Julia langsung bicara blak-blakan
dan pura-pura tidak bersalah.
Tanpa berbasa-basi Kyungsoo langsung menarik
paksa tangan Julia dan membawanya ke kamar.
Setiba dikamar Kyungsoo
menyungkurkan tubuh Julia hingga terjatuh ke lantai.
“Aauu” Ucap Julia kesakitan.
“Kemana saja kau tadi ha ?” Gumam
Kyungsoo penuh emosi sambil menyodorkan wajahnya ke arah Julia.
“Aku hanya jalan-jalan dan aku
tersesat” Jawab Julia dengan penuh takut.
Kyungsoo langsung menggendong tubuh
Julia dan melepaskannya ke ranjang.
“Apa yang mau kau lakukan” Ujar
Julia penuh ketakutan.
“Karna hari ini kau tidak patuh
padaku, kau harus terima sendiri akibatnya”
Kyungsoo mulai melepaskan pakaian
dan celananya sampai telanjang. Julia terkejut dan ketakutan. rasanya malam ini
ia masih belum berani melepas keperawanannya kepada Kyungsoo. Julia mengelus
dadanya menarik ulur alur nafasnya yang terasa semakin sesak. peluangnya untuk
kabur pun tidak bisa. Kyungsoo mulai merangkak ke atas ranjang dan mendekati
tubuh Julia. Julia semakin cemas seketika Kyungsoo meremas kedua pipinya.
“Aku sudah melarangmu untuk tidak
kemana-mana tapi kau tetap pergi” Bentak Kyungsoo terhadapnya.
“Ampunnn aku tidak akan ulangi
lagi” Julia berusaha melepaskan tangan Kyungsoo yang terasa kuat meremas kedua
pipinya.
“Ampunn kyungsoo ampun”
“Hiks...” Julia mulai menangis.
“Kau bahkan masih bisa tertawa
cekikikan dengan pria lain” Kyungsoo tampak murka.
Julia tak dapat berkata-kata lagi
karna pria dihadapannya telah naik pitam.
“Aku minta maaf, aku tidak akan
berbuat itu lagi, aku janji” Lirih Julia meohon belas kasihan.
Julia tak dapat menyelamatkan diri
lagi pada saat itu. Kyungsoo langsung menarik kedua tangan Julia ke puncak atas
kepala Julia dan menahan kedua kaki Julia dengan kaki Kyungsoo. Ia sadar jika
posisinya tidak akan sebanding dengan pria dihadapannya.
“Jangan” Ucap lirih Julia.
Kyungsoo langsung mendaratkan
ciumannya ke bibir Julia, melumat habis bibir kecilnya tanpa ampun dan beralih
mencium diarea sekitar lehernya. Kyungsoo tak dapat menahan hasratnya, ia
langsung merobek baju Julia dan melepaskan pakaiannya hingga telanjang. Segala
area terlarang itu tampak jelas dimata Kyungsoo. hidangan lezat telah
menghampirinya didepan mata.
“AAAaahhhhhh.......” Julia
berteriak histeris menahan sakit karna area pertahannya telah direnggut
Kyungsoo secara paksa saat itu.
__ADS_1
** Kasih komen
dan Love kalian buat aku dong biar aku semangat. Kamsahamnida !!! **