
Hay hay hayy para pencinta thor. Ada yang kangen thor nggak?? Coba sebutin siapa aja?? Hhehehe.
Maaf ya thor agak telat update karna ada beberapa hal yang harus thor lakuin. Thor jadi kena teror deh karna lama up. Mian Hae / Maaf. Ini sekarang thor update lagi buat kalian, Selamat membaca semoga suka.
---
Julia buru-buru melajukan mobilnya dijalanan Seoul yang padat. Berulang-ulang ia melihat jam tangan ditangan kanannya.
“Oh No, kayaknya telat. Gara-gara rapat nggak ingat waktu jadinya lupa buat jemput dia”
Julia semakin melajukan mobilnya untuk segera sampai ditempat tujuan. Dan saat sampai disebuah parkiran Julia segera memparkirkan mobilnya dan segera keluar menuju tempat yang ia tuju. Julia buru-buru berlari di Bandara kedatangan menjemput seseorang yang ia janjikan untuk menjemputnya seharusnya dua jam yag lalu. Karna bandara itu begitu luas, Julia agak sedikit bingung untuk mencari sosoknya.
Mata Julia langsung tertuju pada wanita yang tidak terlalu tinggi darinya. Duduk bersila dengan raut muka masam dan kedua tanduk yang berada dikepalanya (Hanya ungkapan). Julia segera berlari ke arah sahabatnya yang mungkin saja tensi emosinya sudah mencapai puncak gunung everest.
“Maaf, gue telat jemput lo” Ungkapnya tergesa-gesa dengan nafas ngap-ngapan.
“Juuuuullliiiaaaaaaa. Lo sengaja nyuruh gue nungguin lo selama ini???
“Ihh jangan marah dunk sayangku” Saat-saat menggoda kayak gini bisa ampuh untuk sahabatnya yang lagi bete.
Akhirnya mereka meninggalkan bandara menuju appartmen sahabatnya. Dan tak lama kemudian mobil Julia berhenti disebuah Appartmen mewah. Sahabatnya sontak kaget dan mereka pun keluar dari dalam mobil.
“Jangan bilang ini tempat tinggal gue” Sahut sandra yang mulai nggak percaya.
“Ini salah satu syarat buat lo kerja sama gue san”
“Lo serius ngasih gue ini?” Tanya sandra tak percaya.
“Nggak. tapi gue pinjamin. Kalau kinerja lo bagus, gue bakal kasih” Ujar Julia blak-blakan.
“Bukan maen temen gue udah jadi the rich sekarang ya”
__ADS_1
“Bisa aja lo, yukk kita masuk. lo pasti penasaran sama ruangannya kan ?”
Mereka pun masuk ke dalam appartmen.
“Jul. Bukan main, ini bagus banget. Gue kerja sampe nenenk-nenek juga nggak akan sanggup beli appartmen sebagus ini” Ujar Sandra yang begitu takjub melihat isi appartmennya.
“Ingat ya, ini statusnya masih pinjam, kalau kinerja lo bagus. Gue bakal kasih”
Sandra mengangguk dengan semangat.
---
Chen telah tiba di Inggris. Hal pertama yang ia lakukan saat sampai dinegeri itu yakni pergi ke kediaman orang tua Kyungsoo. Ia punya keyakinan tersendiri untuk bisa masuk ke rumah tersebut dengan caranya sendiri. Ia segera melajukan mobilnya dijalanan inggris yang padat. Untuk hari pertama ia mungkin tidka akan masuk ke kediaman mereka. Ia hanya akan memantau situasi kediaman itu dari jauh.
Saat sampai diseberang jalan, yang tampak jelas rumah kediaman orang tua mendiang tuannya yang begitu megah dan besar serta dikelilingi beberapa pengawal disetiap sudut rumah itu. Bahkan seekor kucing yang hendak memasuki rumah itu harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Ia mengamati dari dalam mobilnya. Sebelumnya ia pernah memasuki rumah itu tapi dulu berbeda. Ia masuk bersama Kyungsoo saat itu jadi ia gampang masuk kedalamnya.
“Apa yang kau lakukan Chen??” Umpatnya dalam hati.
---
“Gile ruangan lo ndro, keren abis” Ungkap Sandra ketika memasuki ruangan Julia serta menaikkan kedua jempolnya ke hadapan sahabatnya.
“ Thank u Don” Jawab Julia sambil duduk dikursi pintarnya.
Sandra pun ikut duduk dihadapan Julia “Jadi tugas apa yang bakal lo kasih ke gue sebagai jaminan gue buat dapatin appartmen lo”
“Aku mau memperbesar Kyung Group di daerah timur tengah dan itu sangat-sangat sulit. Aku pernah dengar kalau Financial milik China ditolak disana jadi tugas mu yakni harus bisa menggoal kan negara itu untuk kita buka cabang kantor baru disana” Ujar Julia panjang lebar dna hampir membuat Sandra melongo.
“D-dubai??” Tanya Sandra sekali lagi yang langsung dibalas dengan menaikkan kedua alisnya oleh Julia.
“Lo yakin mau buka cabang disana? Setahu gue. mereka nggak punya sistem bank dan lo mau masuk industri itu ke sana? Gila, lo langsung bikin pekerjaan pertama gue nggak masuk akal.”
__ADS_1
“Bunuh aja deh gue kalau gitu” Sambung Sandra yang tampak mulai frustasi.
“Kok lo langsung frustasi gitu sih? Semangat dunk.
“Semangat pale lu” Tolak Sandra yang membuat Julia tertawa kecil.
“Tapi lo beneran kan mau kasih itu appartmen atas nama gue?” Tanya Sandra
“Emangnya gue pernah bohong sama lo ?” Tanya Julia balik.
“Ya kagak sih. Oke gue akan coba, tapi kalau gue gagal gimana?
“Jabatan lo gue turunin, dan kalau memang lo nggak berhasil. Appartmennya hanya fasilitas tempat tinggal lo aja. Artinya itu cuma pinjaman. Deal?”
“Oke Deal” Jawab Sandra.
---
Malam ini Chen janji temu dengan Sekretaris keluarga Kyungsoo. Janji temu itu awalnya beralasan sekedar temu teman lama. bukan menyangkut kematian Kyungsoo. Chen sudah tiba disalah satu cafe di London. Cafe yang tidak terlalu ramai dengan pemandangan outdoor yang indah jika dilihat dari lantai atas. Seseorang memanggil Chen dari jarak jauh sambil melayangkan tangan kanannya.
“Hey Chen” Panggilan itu langsung dibalas cepat oleh Chen dengan membalas layangan tangannya ke atas.
“Sudah lama?” Tanya seorang sekretaris bernama Leo dan duduk dihadapan Chen.
“Tidak juga, aku juga baru sampai” Jawab Chen.
Tak lama kemudian mereka saling mngobrol saling menanyai kabar satu sama lain layaknya orang yang baru bertemu setelah sekian lama tak jumpa, sehingga pembicaraan itu akhirnya bertemu dititik tujuan permasalahan yang Chen ingin ketahui.
__ADS_1
* Jangan lupa likenya ya...