Cinta Dalam Balas Dendam

Cinta Dalam Balas Dendam
Bab 49 : Bukan hanya kau yang bisa bersandiwara


__ADS_3

"Apa yang ingin kau rencanakan sekarang?" tanya Rangga, ketika mereka baru saja sampai di taman rahasia.


Nathan, pun langsung menjawab pertanyaa Rangga itu. "Aku akan menyamar menjadi orang lain untuk mendekati Grisella, dan menghilangkan identitas nama Nathan, dari asrama ini."


"Apa?!" seru Agam, dan Dias, secara bersamaan.


"Ta-tapi... kenapa kau harus menyamar untuk mendekatinya? bukankah di wajahmu itu sudah sangat terlihat jelas ketampanan, dan kemapanan nya? apa lagi yang menurutnya kurang?" ujar Agam.


"Bukan karna soal ketampanan, atau kemapanan akan tetapi soal hati ini yang sangat ingin tau identitas aslinya. Aku akan menjadi teman dekatnya, dan setelah itu akan aku cari tahu lebih lanjut mengenai identitasnya. Karena ketika seorang wanita mempercayai seorang pria, ia pasti akan membongkar semua rahasianya." jawab Nathan.


"Lalu identitas aslimu bagaimana?" tanya Dias.


"Aku akan berpura-pura untuk pindah ke luar negeri," jawab Nathan, atas pertanyaan yang di tanyakan oleh Dias.


"Baiklah, kami semua pasti akan mengusahakan semua tenaga kami untuk membantumu." ujar Rangga, dengan bijak.


"Iyaps betul."


"Terimakasih teman-teman, aku sangat beruntung dapat di karuniai sahabat seperti kalian. Satu hal lagi, kalian semua jangan menghawatirkan nama asliku di asrama ini, karna aku sudah menjamin bahwa nama Nathan, tidak akan pernah di coret dari asrama." ujar Nathan.

__ADS_1


"Kok bisa?" tanya Agam.


"Karna aku sudah mempunyai rencana untuk mengajak semua guru, dan seluruh staf asrama untuk menyimpan rahasia ini." jawab Nathan.


Prok... prok... prok...


Ketiga sahabat Nathan, langsung bertepuk tangan ketika mereka mengetahui bahwa Nathan, tidak hanya mengajak mereka untuk bekerja sama, akan tetapi dengan guru, dan seluruh staf lainnya juga.


"Widih! guru, sama staf sekolah di ajak buat kerja sama demi lancarnya kisah cinta." ucap Agam, yang terkagum-kagum.


"Hahaha... cinta itu emang buta yah." celetuk Rangga.


"Hahaha... kalian ini bisa saja." ujar Nathan, yang seketika langsung tertawa lepas melihat tingkah konyol ketiga sahabatnya itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mengapa Nathan, bisa dengan mudahnya mengajak seluruh guru, dan seluruh staf sekolah untuk menjalan'kan rencana yang ia rencanakan?


Jawaban nya, karena sebenarnya ayah Nathan, adalah pemilik dari Asrama Teratai Putih itu, akan tetapi hal ini sangat di rahasiakan oleh seluruh staf di Asrama untuk tidak pernah membocorkan nya kepada siapapun.

__ADS_1


Orang-orang di luar sana hanya mengetahui bahwa Asrama Teratai Putih itu tidak di miliki oleh siapa-siapa akan tetapi hanya terdapat wakilnya saja sebagai pengganti. (Tidak di ketahui dengan pasti bahwa asrama ini milik siapa).


Kembali ke sisi Nathan, yang sedang membicarakan identitas barunya nanti. Mereka segera mencari nama yang sangat tepat untuk di peran'kan oleh Nathan.Tidak lupa dengan karakter yang akan ia peran kan, dan bagaimana sifatnya.


Setelah cukup lama berbincang akhirnya mereka memutuskan bahwa nama dari identitas palsu Nathan, itu adalah Alpha. Sosok karakter dari Alpha, itu sama-sama kutu buku, pemalu, tidak suka banyak berbicara karna ia gagap, sifatnya begitu ambisius untuk sebuah nilai.


"Baiklah kita sudah menemukan karakter yang tepat untuk di mainkan oleh Nathan, dan sekarang bagian kita untuk mempersiapkan semua perlengkapannya." ujar Rangga.


"Terimakasih teman-teman, karna hanya kalian lah yang dapat menolongku sekarang." jawab Nathan.


"Anggap saja bahwa kami adalah para peri cintamu, hahaha..." ujar Agam, yang memberi candaan pada semua teman-teman nya.


"Hahahaha... kau ini Agam, ada-ada saja." ujar Nathan, Rangga, dan Dias, secara bersamaan.


Bersambung.....


Jangan lupa mampir ke novel di bawah ini


__ADS_1


__ADS_2