
Singkatnya satu minggu kemudian setelah semua perlengkapan yang di siapkan oleh Nathan, telah selesai. ia pun segera mengumumkan pada semua orang yang ada di asrama tentang perpindahan nya keluar negeri.
Semua siswa, siswi, dan guru di kumpulkan oleh Nathan, di Aula Asrama.
"Ada apa ini? tumben sekali Kak Nathan, membuat pengumuman sebesar ini." bisik salah satu siswi, yang bertanya pada teman nya.
"Tidak tau, yang pasti pengumuman ini adalah sebuah pengumuman yang sangat besar." jawab teman nya.
"Sudahlah diam, dan saktikan saja." ujar teman nya yang lain.
Test...
Nathan, mulai naik ke atas panggung. "Selamat Siang semuanya, di sini aku ingin mengumumkan sebuah pengumuman yang mungkin cukup penting untuk kalian semua. Dengan berat hati saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai ketua Osis di Asrama Teratai Putih, hal ini di karenakan saya akan pindah ke Asrama yang berada di luar negeri."
Keputusan yang di buat oleh Nathan, seketika membuat seluruh siswa, dan siswi di Asrama langsung terkejut.
"Apa?! Baru saja kak Rangga, kembali ke Asrama tapi sekarang malah kak Nathan, yang pergi. Sebenarnya ada apa sih?" desis para siswa yang bertanya-tanya.
Grisella, yang mendengar pengumuman yang di umumkan oleh Nathan, seketika langsung di buat kebingungan, karna ia tidak tau bagaimana caranya untuk meneruskan misinya ini jika Nathan, pergi. "Astaga... bagaimana ini? apa yang harus aku lakukan sekarang? jangan-jangan keluarga Jian, sudah mencurigaiku lagi?! astaga-astaga! ingat Grisella, tetap berfikir positif."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Singkatnya setelah pengumuman itu Grisella, langsung menemui Nathan, untuk bertanya secara langsung mengenai alasan dirinya pindah ke Asrama lain.
__ADS_1
"Nathan! tunggu..." seru Grisella, yang memanggilnya dari jauh.
"Ya kenapa Sella?" ujar Nathan, yang mulai menjalankan sandiwaranya.
"Fyuh... me-mengapa kamu pindah ke asrama lain? apakah di Asrama ini tidak cukup nyaman untukmu? dan kenapa kau tega meninggalkan sahabat-sahabatmu?"
"Si Nathan, emang tega banget Sell." celetuk Agam.
Bug...
"Diam Agam! lihatlah situasi ini." bisik Dias, yang langsung menginjak kaki Agam, dengan cukup keras.
"Aw... aw... iyah-iyah maaf." jawab Agam, yang juga ikut berbisik.
Grisella, segera kembali bertanya kembali. "Bukankah Asrama Teratai Putih ini adalah Asrama terbaik? ya jika di bandingkan dengan Asrama-Asrama lainnya?"
Hiks... hiks...
Grisella, segera meluncurkan panah sandiwaranya dengan cara berpura-pura menangis di hadapan Nathan, dan berterus terang bahwa ia tidak ingin Nathan, pergi meninggalkan dirinya, dan ketiga sahabat itu.
"Hiks... mengapa kau tega meninggalkan ku, dan juga meninggalkan ketiga sahabatmu?" ujar Grisella, yang mengira air matanya dapat membuatnya Nathan, luluh padanya.
Akan tetapi rencana Nathan, sudah kukuh, dan tidak dapat lagi di ubah. Ia pun mengusap kepala Grisella, dengan lembut, dan lalu berkata. "Tenanglah aku pasti akan kembali ke sini jaga mereka bertiga untuk ku, oke?"
__ADS_1
Grisella, dengan spontan langsung memeluk Nathan, dan berkata. "Seharusnya kau yang meminta mereka untuk menjaga ku, bukan malah aku yang harus menjaga mereka."
Nathan, langsung tertawa saat menyadari apa yang di katakan oleh Grisella. "Hahaha... iyah-iyah maafkan aku."
"Rangga, Agam, dan Dias, aku mohon jaga Sella, selama aku tidak ada disini, aku mengandalkan kalian bertiga." seru Nathan.
"Baik Tuan! kami pasti akan menjaga nona Sella, dengan baik!" jawab mereka bertiga secara bersamaan.
"Hahaha... kok bisa barengan gitu? jangan-jangan kalian sudah merencanakan ini?" tanya Grisella, yang tak sengaja membuat jantung mereka copot karna tebakan nya begitu sangat tepat.
"Ha-ha... hahaha... itu tidak mungkin." jawab mereka bertiga yang lagi-lagi berbicara secara bersamaan, akan tetapi kali ini tidak di rencanakan.
"Hahahaa... terimakasih telah membuatku kembali tersenyum. Nathan... kapan kau akan berangkat? dan negara apa yang akan kau tinggali nanti?" tanya Grisella.
"Besok aku akan segera pergi, dan negara yang akan aku tinggali adalah Inggris." jawab Nathan.
"Eumm... aku pasti akan merindukanmu."
Grisella, bertanya seperti itu pada Nathan, karna ia memiliki tujuan untuk mendapatkan informasi agar ia dapat melaporkan nya kepada Aditya.
Bersambung...
Jangan lupa mampir ke novel di bawah ini.
__ADS_1