
# Beberapa jam sebelum nya #
"Mira minta maaf ya mas karena bapak mau menjodohkan mira sama orang lain mira jadi kepikiran sampai lupa menghubungi mas iqbal! " Kata amira menjelaskan situsnya.
Deg.......
Mendengar amira mengatakan dia dijodohkan dengan orang lain hati iqbal jadi tidak tenang ia sama sekali tidak merespon perkataan amira lagi.
"Lo kenapa bang? " Tanya haikal yang melihat iqbal tiba-tiba ter bengong.
Namun iqbal tetap saja diam tak merespon hati nya kini tidak tenang saat mendengar amira akan di jodoh kan.
Saat iqbal ingin berucap tiba-tiba.
"Dokter dokter gawat! " Teriak seorang perawat dengan paniknya.
"Ada pasien yang dalam bahaya! " Kata perawat lagi membuat ketiga dokter itu ikut panik.
Mendengar ada pasien dalam bahaya membuat iqbal respect mematikan ponsel nya.
Mereka pun bergegas pergi untuk melihat pasien tersebut.
"Bagaimana situasi nya sekarang? " Tanya danu.
Pasien mengalami kecelakaan lalu lintas di depan mobil pasien ada mobil pengangkut besi sehingga saat kecelakaan itu terjadi tubuh pasien tertusuk beberapa besi ada besi yang menusuk di bagian fatal dan harus di operasi segera dok! "Jelas perawat.
" Kalo begitu segera bawa ke ruang operasi! " Perintah iqbal.
"Tapi keluarga dari pasien belum datang dok kita belum bisa meminta tanda tangan wali dari pasien! " Kata perawat menjelaskan situasi nya.
"Cepat hubungi keluarga nya kalo kita menunda lagi takut terjadi hal yang tak terduga! " Kata danu.
"Baik dok! " Jawab perawat.
Iqbal dan danu pergi menuju ruang operasi sedang kan haikal pergi bersama perawat agar mengurus segala sesuatu nya.
Setelah mendapat persetujuan dari keluarga pasien iqbal dan danu segera melakukan operasi selama tiga jam mereka berada di dalam ruang operasi berjuang menyelamatkan nyawa seseorang.
Akhirnya setelah perjuangan yang panjang pasien pun bisa di selamat kan namun kondisi dia saat ini masih dalam krisis.
"Hah, alhamdulillah selesai juga! " Ucap iqbal saat dalam ruang istirahat.
"Bang aku mau tanya tadi pas abang teleponan sama kak mira kenapa abang tiba-tiba melamun? " Tanya haikal yang masih penasaran akan kejadian tadi.
"Oh ya benar yang kalian bilang rupanya, tadi amira bilang kalo bapak nya sudah menjodohkan dia dengan orang lain lo! " Kata iqbal sepontan.
"Kan tuh lah di bilangin gak percaya! " Celetuk haikal.
__ADS_1
"Terus sekarang apa rencana kamu? " Tanya danu.
"Tadi amira seperti mau ngomong sesuatu tapi karena ada kejadian tadi aku gak dengar dia ngomongin apa! "..
" Aku juga bingung nih harus apa! "Kata iqbal.
" Kan sudah kami bilang bang, cepat ngomong sama kak amira kalo abang suka sama dia abang malah nanti lah nanti lah! Sekarang sudah di tikung kan! " Ledek haikal.
"Benar yang di bilang sama haikal bal ! " Kata danu.
" Kalo menurut aku kan bang sebaiknya sekarang abang temui orang tua kak amira bilang kalo abang serius sama kak amira dan ingin meminang nya! " Saran haikal.
"Benar tu bal sebaiknya kamu bergerak sekarang sebelum semuanya terlambat! " Ucap danu.
Setelah mendengarkan saran dari danu dan haikal iqbal pun bergegas pulang menuju rumah amira.
Ia tak mau menunda sampai perceraian amira selesai apa lagi setelah ia tahu kalo hasan akan menjodohkan amira dengan orang lain iqbal merasa tak rela.
Namun sebelum sampai di rumah amira iqbal melihat amira sedang di tarik paksa oleh kevin.
Ia juga melihat kalo kevin dengan tega mendorong tubuh imah sampai ia terjatuh.
Melihat itu semua iqbal tidak tahan lagi ia pun melayang kan tonjokan yang cukup kuat kewajah kevin sampai ia terjatuh.
Iqbal yang melihat pujaan hatinya sampai ketakutan seperti itu merasa sakit hati ingin sekali iqbal menghabisi orang seperti iqbal namun ia menahan diri agar tak terjadi masalah yang lebih serius lagi buat amira.
Iqbal membawa amira kembali ke rumah setelah sampai di rumah amira duduk di sofa kaki nya terasa lemas.
Hasan langsung mengambil air minum untuk amira agar merasa tenang sendang imah menidurkan zahra dalam kamar karena ia sempat ketakutan.
Ketakutan pun masih nampak jelas di wajah amira namun ia berusaha keras menahan itu semua agar bisa bicara tegas pada kevin.
"Kenapa mas kesini? " Tanya amira tiba-tiba membuka pembicaraan.
Namun iqbal sedikit kaget karena nada bicara amira sedikit ketus pada nya seperti pacar yang sedang marah.
"Memang nya mas gak boleh kesini? " Tanya iqbal kembali dengan suara lembut.
"Ini kan rumah mas mana bisa mira melarang mas datang mira cuma bertanya saja! " Kata amira dengan ketus.
"Kamu marah? " Tanya iqbal.
"Hah, kenapa juga mira marah aneh deh! Jawab amira sambil melirik ke arah lain.
" Tapi dari nada suara kamu seperti nya kamu marah! " Kata iqbal lagi.
"Perasaan mas aja! " Ucap amira.
__ADS_1
"Lalu perasaan kamu ke mas bagaimana? " Tanya iqbal tiba-tiba.
Mendengar pertanyaan itu membuat amira panik ia bingung mau menjawab apa saat ini.
"Maksud mas apa sih? " Tanya amira sedikit gugup.
"Gak apa-apa! " Kata iqbal
Membuat amira kesal kembali ia kira iqbal ingin menanyakan atau mengutarakan perasaan nya namun tidak.
"Terserah lah! " Kesal amira.
'Ya allah lucu nya calon bini ku ini! ' Batin iqbal sambil menahan tawa.
"Mas minta maaf ya mir! " Ucap iqbal.
"Minta maaf soal apa mas? " Tanya amira.
"Soal telepon tadi yang mas tiba-tiba mematikan secara sepihak! " Kata iqbal .
"Sudah lah mas lupakan saja! " Jawab amira cuek.
"Gak bisa mir soalnya kamu belum selesai bicara saat itu kan jadi mas mau dengar sekarang kamu tadi mau ngomong apa? " Tanya iqbal menggoda amira.
"Gak ada lupakan saja! " Kata amira yang merasa di permainkan iqbal.
"Tadi pas kita teleponan tiba-tiba ada pasien yang kritis mir jadi mas gak sempat bilang sama kamu karena merasa khawatir sama pasien nya mas respect mematikan sambung telepon nya karena panik! " Jelas iqbal.
Mendengar penjelasan iqbal hati amira pun merasa tenang ternyata ia sudah salah sangka.
"Kamu gak marah kan mir? " Tanya iqbal.
"Tidak kok mas! " Jawab amira singkat.
"Kalo begitu kamu bisa melanjutkan pembicaraan yang tadi soalnya mas belum sempat dengar! " Kata iqbal.
Mana mungkin amira berani mengatakan itu langsung di depan orang nya sedang kan melalui via telepon saja amira sangat gugup apa lagi ini secara langsung.
"Sudah lah mas lupakan saja! " Kata amira menghindari nya.
Saat mereka tengan berbincang tak lama hasan pun datang membawa minuman untuk iqbal.
"Terima kasih ya nak iqbal sudah menolong anak bapak! " Ucap hasan.
"Sama-sama pak! " Jawab iqbal.
"Kalo nak iqbal tadi tidak ada bapak gak tahu apa yang akan terjadi pada amira, bapak tidak menyangka kalo kevin akan se nekat itu! " Ucap hasan lagi.
__ADS_1
Orang yang sudah di butakan oleh cinta akan rela melakukan apa pun untuk mencapai tujuan nya.