Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 28


__ADS_3

Cuma air mata dan suara tangisan yang keluar dari bibir indira ia merasa menyesal dengan semua nya ia lakukan pada amira.


"Sekarang kalian sudah puas kan menghancurkan hati dan hidup amira kalian nikmati saja hukuman kalian! " tegas irfan ia pun pergi keluar rumah tak ingin tinggal di rumah dengan istri nya ia akan mencari amira hati nya tak tenang setelah tahu amira di usir oleh keluarga nya bagaimana mana bisa mereka sekejam itu pada gadis baik seperti amira.


Irfan merutuki dirinya sendiri bagaimana bisa ia lalai menjaga amira padahal orang tua nya sudah menitipkan nya pada ku apa yang akan aku katakan pada mereka nanti irfan benar-benar dilema.


"Papi... papi tolong maaf kan mami pi! " teriak indira namun tak di hiraukan irfan.


Indira hanya menangis meratapi kebodohan nya hanya karena gengsi nya ia menyakiti hati orang lain padahal dulu dia juga adalah orang miskin setelah menikah dengan irfan baru lah hidup nya menjadi lebih baik dia di perlakuan dengan baik oleh irfan dan keluarga besarnya


mereka tak pernah menghina atau mempermasalahkan dari mana asal indira.


Namun setelah sekian tahun dia menikah dan menikmati hidup mewah ia melupakan jati dirinya yang berasal dari keluarga miskin seakan-akan hati nurani nya telah tiada.


"Mi sebenarnya ini ada apa sih! kenapa papi sampai marah begitu? " tanya jessica.


"Maaf kan mami sayang, karena mami kalian harus mendapatkan hukuman dari papi! "


"Tapi jessica gak paham mi kenapa papi sangat membela amira dan keluarga nya sampai-sampai papi menghukum kita jessica gak terima mi jessica benci sama amira! " ketus jessica.


"Kamu gak boleh benci sama amira jessica sampai kapan pun kamu gak boleh benci! " kata indira.


"Kenapa mami juga jadi ikut-ikutan membela dia memang nya dia siapa sih!" teriak jessica.


"Mereka sangat berjasa bagi keluarga kita jessica kalo bukan karena mereka mungkin kita tak akan hidup sampai sekarang! " jelas indira.

__ADS_1


Indira bangkit lalu duduk bersandar di sofa ia mengingat betapa kejam nya ia memperlakukan amira selama satu bulan ini padahal kevin dan amira masih dua bulan menikah sudah harus berpisah karena ego nya indira.


Indira sering menyuruh amira melakukan pekerjaan yang melelahkan kan seperti membersihkan kolam renang membersihkan taman membersihkan seluruh rumah amira tak pernah mengeluh ia mengerjakan nya dengan senang hati.


Belum lagi indira sering membentak amira dan berkata kasar dia selalu mengangap amira sebagai pembantu nya.


"Amira" kata indira dengan suara begetar.


"Mi kasih tahu jessica dong ada apa sebenarnya ini? " rengek jessica.


Indira menarik nafas lalu menghembuskan nya perlahan ia menatap jessica dengan lekat lalu membelai pipi jessica.


"15 tahun yang lalu kita pernah pergi berlibur saat itu usia kalian masih kecil! kita mengalami musibah karena gempa yang cukup kuat ketika ingin menyelamatkan diri kita semua tertimbun reruntuhan bangunan saat itu tubuh mami hanya separo yang tertimbun sedangkan kalian seluruh badan mami meminta tolong tapi tak ada yang mau menolong kita nak, hampir setengah jam kita terjebak dalam reruntuhan tenaga mami juga susah mulai habis karena mengalami luka cukup parah"


" Padahal saat itu mereka juga terluka jessica banyak luka di mana-mana namun demi menolong kita mereka tak menghiraukan luka itu! mereka terus membongkar reruntuhan agar bisa menyelamatkan kalian bertiga perjuangan mereka tak sia-sia jessica kalian bisa keluar dalam keadaan tidak sadar kan diri mereka pun membawa kita semua ke tempat penampungan "


" Mami sangat berterima kasih atas pertolongan mereka mami dan papi membuat janji agar membalas budi ini kami ingin menikah kan antara kalian dengan anak nya selama bertahun-tahun kami selalu mencari mereka! "


" Namun lambat laun mami bosan mencari nya dan perlahan tak peduli dengan janji itu siapa yang menduga kalo papi mu masih berusaha mencari dan akhirnya menemukan mereka! "


" Itu lah orang tua amira jes yang sudah menolong kita 15 tahun yang lalu dan dengan tak berperasaan mami membenci nya tanpa ia tahu apa salahnya " jelas indira


Indira menangis dengan pilu bagaimana bisa manusia melupakan janji yang telah ia buat indira sangat menyesal dengan perbuatan nya.


"Kalo begitu kita harus cari kakak amira mi! agar papi tak marah lagi sama kita! " ucap desi.

__ADS_1


Ia tak peduli dengan masa lalu yang di cerita kan oleh mami nya yang ia ingin kan saat ini adalah agar papi nya tak memblokir kartu nya itu saja.


' Aku gak akan bisa hidup tanpa uang, apa kata teman-teman ku kalo mereka tahu aku gak ada uang dan gak bisa traktir mereka lagi! Gak itu gak boleh terjadi aku harus cari amira agar papi gak marah lagi ini semua gara-gara dia sih' gerutu jessica dalam hati ia tak terima mendapatkan hukuman dari papi nya malah menyalahkan orang lain.


"Walaupun kita menemukan amira belum tentu papi mu mau memaafkan kita jessica papi akan tetap menghukum kita sampai kita benar-benar putus asa " jelas indira


Ia tahu sifat suami nya keras kepala kalo belum membuat yang salah jera dan tak berdaya dia tak akan berhenti itu lah sifat keluarga mahesa saat mereka tak di usik mereka akan baik sekali namun sekali mereka di usik mereka akan kejam!.


Bukan tanpa sebab mereka seperti itu keluarga besar mahesa sangat menjunjung tinggi rasa kemanusiaan dan kepercayaan makanya sampai saat ini nama keluarga itu masih ada karena orang-orang menghormati mereka.


Ini hanya hukuman kecil yang di berikan oleh irfan bila keluarga besar nya tahu indira yakin mereka akan di buang dari keluarga mahesa dan menderita sampai tak berdaya.


"Ini semua karena dia kalo dia gak datang dalam hidup kita! kita gak akan mengalami hal seperti ini mi aku benci dia! " teriak jessica.


" Kamu salah jessica, kalo dia gak di temukan oleh papi mu mungkin sampai kalian tua pun kalian tak akan bisa menikah dengan siapa pun sampai janji yang di buat terlaksana! " tegas indira.


"Kenapa kami yang harus jadi korban karena janji mami dan papi! " teriak jessica tak terima.


Ia tak terima kalo hidup dalam kekurangan karena selama ini dia hidup mewah.


"Kamu pikir dengan memberi mereka uang saja cukup untuk membalas nyawa yang telah mereka selamat kan ! gak akan cukup jessica"


" Lebih baik kita cari amira dulu setelah itu baru kita membujuk papi mami yakin papi tak akan memberitahu keluarga besar kita kamu harus bersabar jessica " bujuk indira.


"Baik lah mi" jawab jessica kesal.

__ADS_1


__ADS_2