
Kevin tak bisa bernafas sangking terkejut nya mengetahui tentang kebenarannya, ia sangat kecewa pada amel dan mario mereka orang yang sangat dekat dan dia percayai namun di tusuk dari belakang oleh nya.
Sakit dan meresa bodoh!
Hati kevin sakit sekali, penghianat datang dari orang yang sangat dia percayai , bodoh nya dia selalu mengabaikan fakta padahal bokapnya sudah pernah bilang kalo amel bukan wanita yang baik Namun kevin tak percaya.
Kini dia sudah melihat sendiri buktinya ada di depan matanya.
"Wah wah wah! Pemandangan yang sangat luar biasa ya! " Kata kevin sambil bertepuk tangan mendekati amel dan mario.
Mereka berdua panik karena tak menyangka akan ketahuan kevin saat seperti ini. Amel berusaha mendekati kevin untuk menjelaskan nya.
"Sa... sayang aku bisa menjelaskan semua ini.. " kata amel gugup.
"Gak ada yang perlu lo jelaskan mel gua udah dengar semua nya! " Jawab kevin ia menatap amel dengan sorot yang dingin. Bukan hanya menyorot dingin amel pun bisa melihat ada kemarahan di sorot mata elang itu.
"Dasar wanita murahan! Kurang apa aku selama ini HAH! " Bentak kevin ingin sekali dia menampar atau membuat amel terluka agar dia merasa puas namun ia tak mau.
"Sialan! Beraninya kalian melakukan ini di belakang ku! "
Kevin memukul wajah mario untuk membalas rasa sakit dihati nya ini.
BUGH....
Kevin terpental mundur saat mario membalas pukulan nya.
"Lo itu bukan siapa-siapa lagi keluarga lo aja sudah bangkrut jadi amel berhak bersama pria yang lebih baik! " Ucap mario
"Apa lo gak sadar juga mel coba lihat pakaian dia, dia tu jadi OB disini dan lo belum percaya juga? " Tanya mario pada amel.
"Apa benar vin lo udah bangkrut?" Tanya amel.
"Ya gua bangkrut dan gua kerja disini jadi OB biar bisa makan PUAS! " Jawab kevin.
Amel berjalan mendekati mario lalu berkata sinis.
"Kamu cuma OB disini tapi berani bikin ulah sadar diri lah vin kita itu sudah gak cocok! Lebih baik kita sudahan saja lagian kamu sudah dengar semua nya kan? " Sindir amel sinis.
Kevin mengempalkan tangannya, menerima penghinaan itu.
Mereka gak tahu kalo sebenarnya hanya menjalankan tugas dari bokap nya agar bisa membuktikan kelayakan nya.
"Apa hanya karena aku tak ada harta lagi makanya kamu mau minta pisah sama aku mel! AMEL! " teriak kevin.
__ADS_1
"Lalu apa salahnya vin, Aku butuh cowok yang kaya bukan kere karena wanita itu sangat membutuhkan uang dari pada cinta kalo kamu ada uang wanita akan bertahan bersama mu! " Ejek amel.
"Sekarang aku mencintai mario dia bisa memberikan apa pun yang aku mau! Dari pada sama kamu yang sudah tidak jelas! " Lanjut amel.
Tangan kevin terkepal erat mendengar kalo amel hanya menginginkannya harta nya saja padahal ia sangat tulus mencintai amel semua sudah di lakukan kevin untuk membahagiakan amel namun semua sia-sia.
"Baik lah kalo itu mau mu, wanita ****** seperti kamu memang cocok sama sampah seperti dia! " Kevin.
Padahal selama ini bokap nya sudah melarang dia berhubungan dengan amel hanya karena cinta nya ia terus membantah bokap nya.
"Lagian kamu sudah miskin vin sudah gak berguna bagi aku sebaiknya kamu cari istri kampung kamu itu aja! "
BUGH...
Kevin memukuli mario tanpa belas kasih dia menendang dan meninju mario membabi buta tak peduli bila mario mau mati atau tidak.
"Hentikan kevin! "
"KEVIN"
Plak..
Amel menampar wajah kevin namun tidak berasa bagi kevin karena di liputi emosi.
"Dasar bajingan! Sudah miskin berulah lagi! " Umpat amel meradang.
Kevin pun pergi dari kamar hotel tempat amel dan mario bermalam ia membanting pintu dengan kuat.
Brakkk..
Lalu melangkah pergi ia tak mau disini jadi dia memutuskan pergi ke club malam robet untuk menghilangkan stress.
Sesampainya disana ia hanya minum minum dan minum ia tak tahu seperti apa sekarang hati nya, sakit kecewa perih ntah lah rasanya campur aduk.
"Lo kenapa bro? " Tanya robet saat melihat kevin sudah minum banyak biasanya kalo ada masalah kevin baru seperti ini.
"Hahaha gua gak apa-apa bro santai! " Jawab kevin sambil minum.
"Gak usah bohong vin gua tahu lo pasti ada masalah makanya seperti ini! Cerita sama gua vin?"
"Gua bodoh ya bet! Mudah banget ditipu! "
"Lo memang bodoh vin sangking bodohnya gak bisa membedakan mana yang baik mana yang buruk!" Jawab robet sepertinya dia paham apa yang mau di bahas oleh kevin.
__ADS_1
"Ya lo benar bet gua bodoh! "
"Padahal ada orang yang mencintai kamu dengan tulus kamu sia-sia kan hanya untuk perempuan murahan itu! "
"Dari mana lo tahu bet? "
"Gua sudah pernah bilang sama lo tapi lo gak percaya sama gua malah lo marah sama gua dulu! Jadi setiap gua lihat dia sama cowok lain gua diam aja! "
"Hahaha.. sial banget ya hidup gua!"
"Lo yang buat coba aja kalo lo baik sama amira gua yakin hidup lo gak akan seperti ini! "
"Kenapa lo bawa-bawa nama dia sih dia pun sama saja! "
"Lo yakin sama saja, lo kan punya mata seharusnya lo bisa lihat siapa yang tulus sama lo vin! "
"Sudah lah bet gua mau pulang dulu kalo gua ada uang baru gua bayar hutang ya!"
"Gak perlu lo bayar itu bukan uang gua! "
"Terus uang siapa? "
"Bokap lo yang kasih suruh gua pinjamkan buat lo! "
"Hah! Bokap gua? "
"Ya! "
Kevin tak menyangka kalo bokap nya lah yang memberikan dia uang itu padahal ia kira bokap nya sangat kejam karena memberikan dia uang 500 ribu aja.
Tapi nyata nya malah bokap nya membantu dia seperti nya kevin pun mulai sadar kenapa bokap nya suruh dia jadi OB di hotel itu agar bisa melihat kebenaran tentang amel.
Sekarang kevin sadar ternyata bokap nya bukan membenci dia namun mengajarkan agar dia bisa menilai seseorang sebelum memilih pendamping.
'Bagaimana kabar amira ya! kalo aku minta maaf apakah dia akan memaafkan aku ya' batin kevin.
Kevin memutuskan untuk pulang kerumah ia ingin menanyakan perihal masalah ini dengan bokap nya. Mau bagaimana pun papi nya pasti sudah tahu hubungan amel dan mario namun kenapa tidak di beri tahu pada dirinya.
Cepat-cepat ia pulang kerumah sesampainya disana rumah sangat sepi dia pun merasa heran kenapa sepi banget, kevin membunyikan bel tak lama satpam pun membukakan pintu gerbang, ia masuk kedalam ingin langsung mencari bokap nya.
Namun ia tak menemukan di mana pun akhirnya kevin bertanya sama mbok dan bilang kalo bokap nya sudah beberapa hati tidak pulang keadaan rumah sedang kacau sekarang.
Ia pun bimbang harus mencari bokap nya kemana, ia pun memilih untuk istirahat sejenak besok baru ke kantor bokap nya.
__ADS_1