
Dalam sebuah ruangan iqbal dan danu lagi membahas untuk menghubungi keluarga amira namun saat kecelakaan itu terjadi ponsel amira hilang entah kemana orang suruhan iqbal sudah mencari nya namun tak menemukan ponsel mereka hanya menemukan tas berisi baju-baju amira dan selembar foto dengan dua anak kecil tak ada petunjuk yang lain lagi.
Iqbal dan danu sangat pusing di buat nya mereka sama sekali tak tahu harus bagaimana mencari keluarga nya.
"Bagaimana nih! kita gak menemukan apa pun. " ucap danu.
"Aku juga gak tahu nih orang suruhan ku sudah mencari ke semua tempat di kejadian tapi tak ada cuma ini doang! " jawab iqbal sambil menunjukkan sebuah tas.
"Seperti nya dia berasal dari desa deh! Mana mungkin orang kota masih menggunakan tas seperti ini dan tak memiliki benda berharga! "
"Kamu benar nu! tapi kita gak bisa mencari informasi tentang dia hanya selembar foto ini! keluh iqbal.
Saat mereka tengah sibuk memikirkan cara agar bisa mencari keluarga amira mereka di kejutan dengan kedatangan seorang perawat yang panik.
" Dokter pasien yang ada di kamar 105 VIP kritis " ucap nya dengan panik.
"Apa! kok bisa padahal keadaan dia semalam sudah mulai baik! " ucap danu
"Saya gak tahu dok! tadi anak kecil yang ada bersama nya yang menarik saya untuk melihat keadaan dia sekarang sangat parah dok! "
"Ayo cepat ke sana! " tegas iqbal
Terdengar derab langkah yang terburu-buru mereka pun sampai dalam kamar VIP di mana amira di tempat kan.
Di lihat iqbal putri nya sudah menangis melihat keadaan amira ia pun langsung mengendong zahra sedangkan mama nya berusaha menyadarkan amira.
Sedangkan amira berteriak histeris namun ia tak membuka mata nya.
"Tolong.... tolong... "
"Jangan sentuh saya tolong.... lepas kan saya" teriak amira dengan pilu air mata nya sudah menetes membasahi pipi nya.
"Jangan.... jangan.... lepas kan... lepas... "
Karena pergerakan yang di lakukan amira lukanya terbuka dan mengeluarkan darah.
"Sepertinya dia mengalami mimpi buruk terbawa ke alam bawah sadarnya! "
"Cepat suntik obat bius dulu aku khawatir dengan cedera di kepala nya! " Suruh iqbal
__ADS_1
"Ahhhhh, tolong....! " rintih amira
"Baik lah! " jawab danu
ia pun memberi bius pada amira agar kembali tenang.
"Lepas kan aku... tolong... " ucap lirih amira sampai ia tak sadar lagi.
"Seperti nya sebelum ia kecelakaan dia mengalami kekerasan deh bal! "
"Maksud lo? " tanya iqbal
"Kemarin aku tanya sama dokter yang menangani dia! ternyata di tubuh nya banyak luka lebam akibat pukulan atau apa lah! seperti nya dia habis menerima kekerasan saat itu! " jelas danu.
Mereka pun semakin bingung dengan keadaan amira mereka tak tahu harus bagaimana lagi.
"Sebenarnya apa yang sudah terjadi sih mama kenapa tiba-tiba dia seperti itu? " tanya iqbal pada mutiara ia masih penasaran.
"Mama juga gak tahu nak tadi semua nya masih baik-baik saja. saat dia bergumam mama kira dia sadar tapi saat mama dekati dia mulai terlihat memberontak! Kasian sekali dia nak. Seperti nya benar kata danu bal kalo dia mengalami kekerasan sampai dia seperti itu" jawab mutiara sedih.
Mutiara senang karena bisa menemukan perempuan yang menolong cucunya tempo hati namun ia sedih melihat keadaan nya apa lagi cucunya tak mau meninggal kan nya sedetik pun.
Iqbal pun mengangguk lalu mengajak zahra pergi.
"Sayang kita keluar dulu ya ! " ajak iqbal namun zahra menolak ia memberontak ingin turun.
Iqbal berusaha menenangkan zahra namun tetep saja ia tak mau.
Iqbal pun menurunkan putri nya itu zahra langsung berlari dan menggenggam tangan amira sambil menangis.
Semua yang ada disitu merasa sedih melihat zahra yang sangat terpukul melihat keadaan amira padahal dia hanya lah orang lain.
***
Sementara itu kevin lagi berdebat dengan mario karena tak mau memberikan bantuan pada kevin.
"Lo kok gitu sih rio! saat lo susah gue selalu membantu lo kenapa giliran gue yang minta bantuan lo gak mau! " ketus kevin ia sangat terlihat kesal karena sahabat nya ini tak mau membantu dia.
"Bukannya gua gak mau bantu lo vin, tapi beneran gua gak ada uang sebanyak itu! lo kira gua bank apa lo minjam 50 juta terus gua bisa kasih langsung gitu! " Jawab mario sambil berdecak.
__ADS_1
Ia tak menyangka kalo kevin ingin meminjam uang nya sebanyak itu tentu saja mario tak mau memberikan nya.
'Saat ini aja dia lagi dapat hukuman dari bokap nya mau pakai apa nanti bayar nya bagusan gue bilang aja uang nya sudah habis di pakai' batin mario
"Masa uang segitu aja lo gak punya sih lo pasti bohong sama gue kan? "
"Ya ampun gua gak bohong sama lo vin gua beneran gak punya uang sebanyak itu! " teriak mario.
"Kenapa lo gak minta bantuan aja sama amel vin dia kan anak orang kaya gak mungkin dia gak mau bantuin kamu lah! gua jujur vin uang gua sudah habis lo kan tahu gua kerja apaan! " jelas mario.
Kevin tahu betul kalo semua uang mario pasti di masukkan dalam investasi, selama ini pun itu lah pekerjaan mario.
"Gue gak mungkin minta sama amel rio, kalo sampai amel tahu masalah ini mungkin dia akan marah besar sama gue karena bakalan lama melamar dia lo kan tahu dia itu sudah hamil anak gue makannya gue ceraikan istri gue. Eh malah kayak gini jadi nya! " keluh kevin.
"Terus lo mau bagaimana? kalo gak lo kerja lah!"
"Kerja apaan coba surat-surat penting semua nya di tahan sama bokap gua"
"Kalo gak lo cari kerja yang gak perlu surat lamaran lah bro! "
"Contoh nya apa? "
"Ya apa kek! kerja di toko atau dimana gitu"
"Lo gila ya, kalo orang pada tahu gua kerja kayak gitu mau di taruh dimana muka gua malu lah gua! "
"Terserah lo lah bro, memang nya lo mau kayak gini terus gak ada uang mau bagaimana pun susah! "
"Ya makannya gua pinjam uang sama lo! "
"Memang nya kalo gua kasih tu uang tahan sampai berapa lama sih bro! Terus kalo uang nya sudah habis lo mau pinjam lagi sama orang lain gitu. Sampai kapan lo mau gitu! "
"Gua kayak gini juga gak akan lama rio, cepat atau lambat bokap gua akan panggil gua lagi kok! " kesal kevin
"Lo yakin vin, apa lo bisa pastikan dalam minggu ini bokap lo sudah maaf kan lo gak kan makannya coba lo pikir lagi bro kalo lo gak cari kerja lo yang susah!
" Terserah lah, sudah gak mau bantu malah ceramahin gua lagi ba**t lo! " Bentak kevin lalu ia pun pergi meninggalkan mario seorang diri.
Sepanjang perjalanan menuju hotel kevin pun berfikir memang kata teman-teman nya gak ada yang salah hanya saja ia gengsi melakukan itu semua.
__ADS_1