
Kevin pulang dengan membawa kekecewaan yang mendalam ia gagal membawa amira kembali pulang bersama nya.
Ia semakin kesal akan kehadiran iqbal yang menolong nya tadi.
"Ahhhh! " Teriak kevin di dalam mobil sambil memukul setir mobil.
"Sial! " Pekik nya lagi.
"Kalo bukan karena anak wijaya itu gue pasti bisa membawa amira kembali ke rumah! " Kata kevin.
"Menyebalkan sekali dia menganggu urusan orang saja mengaku ngaku sebagai suami nya amira lagi dan mengancam ku pula! "
"Lihat saja aku akan mencari cara agar bisa menemui amira lagi dan meyakinkan dia kalo aku benar-benar sudah berubah! " Kata kevin.
Kevin melajukan mobilnya menuju rumah keluarga nya ia ingin berbicara pada irfan.
Kevin ingin menyuruh irfan membujuk keluarga amira agar pernikahan mereka bisa di lanjutkan lagi.
Sesampainya di rumah kevin melihat irfan kusuma dan nurmala sedang bersantai di ruang keluarga sambil berbincang.
"Pi! " Ucap kevin sambil berjalan menghampiri mereka bertiga.
"Tumben pulang kesini? " Tanya irfan pada kevin karena selama ini kevin tidak pernah pulang ke rumah keluarga nya ia lebih memilih tinggal di rumah nya sendiri.
"Kevin ada perlu sama papi ada yang mau kevin omongin " Jawab kevin lalu duduk di samping nurmala.
"Memang kamu mau ngomongin apa sama papi mu? " Tanya nurmala.
"Kevin mau minta tolong pi, tolong bujuk keluarga amira agar tidak melanjutkan perceraian ini kevin gak mau kehilangan amira pi! " Kata kevin segera.
"Papi dan grandpa sudah pernah bicara pada bapak nya amira vin namun beliau menolak karena sudah sangat kecewa sekali terhadap kamu dan juga keluarga kita! "
"Dia menikah kan putri nya berharap kita menjaga nya seperti dia menjaga putri nya namun pada kenyataannya kalian malah menyiksa dia ! "
"Kalo papi yang berada di posisi hasan papi juga akan setuju kalo amira meminta cerai kepada kamu! " Kata irfan.
"Papi kok gitu sih, bukan nya mendukung aku malah setuju dengan keputusan amira! " Ucap kevin kesal.
__ADS_1
"Seharusnya papi membantu aku membujuk mereka agar mereka tidak melanjutkan perceraian ini! " Ucap kevin lagi.
"Kamu saja sudah jahat pada amira mana mungkin papi mau mendukung kamu! " Jelas irfan yang menolak mendukung kevin.
"Tapi aku sangat mencintai dia pi aku ingin memperbaiki semua nya aku ingin memulai kehidupan baru dengan amira! Papi seharusnya mengerti itu lah! " Kekeh kevin.
"Kamu bukan mencintai dia kamu itu cuma merasa bersalah dan ingin memperbaiki nya saja! Cinta kok maksa sih" Kata jessica tiba-tiba ikut bergabung bersama mereka.
"Ngapain lo di sini? " Tanya kevin sinis melihat keberadaan jessica ada di rumah.
"Biasa aja lah nanya nya! " Kata jessica dengan santai.
"Gue kesini cuma mau ambil baju gue aja kok gak usah sinis gitu juga kali! " Ucap jessica.
"Apa lo marah karena gue bilang kayak gitu tadi padahal memang kenyataan! " Lanjut jessica.
"Lo bisa diam gak kalo bukan karena lo dan mami yang jahat sama dia mana mungkin ini terjadi! " Bentak kevin.
"Hahaha, apa lo gak salah! " Kata jessica sambil tertawa.
"Lo yang sebagai suaminya yang seharusnya menjaga dan melindungi dia malahan lo yang paling menyakiti dia bukan hanya fisik namun batinnya juga lo sakitin" Teriak jessica
"Jadi orang itu gak usah sok deh, jangan cuma bisa menyalahkan orang lain introspeksi diri sendiri lah! " Kata jessica.
"Kalo memang lo cinta sama dia biarkan dia bahagia dengan pilihan nya kalo hidup bersama lo lagi yang ada nya dia akan semakin menderita karena mengingat masa lalu yang begitu menyakitkan ! " Ujar jessica lagi lalu pergi menuju ke kamar nya untuk mengambil beberapa baju.
"Yang di bilang jessica benar vin kamu tidak seharusnya menyalahkan orang lain atas kesalahan kamu! Karena kamu juga salah dalam hal ini! " Ucap kusuma.
"Tapi grandpa, itu kan dulu sekarang kevin sudah berubah kevin janji akan baik sama amira! "Kata kevin berusaha mempertahankan pendapat nya.
"Aku benar-benar sangat mencintai amira kevin gak mau kehilangan dia! " Mohon kevin.
"Kamu mencintai dia namun dia sudah tidak vin kalo kamu memaksa semua akan semakin buruk untuk amira! Pasti dia memiliki trauma karena perlakuan kamu dulu apa kamu pikir itu bisa hilang begitu saja ? "
"Tidak vin dia membutuhkan waktu yang lama menghilang itu semua apa kamu ingin menyiksa nya lagi dan membunuh nya! " Kata irfan
Kevin hanya bisa terdiam mendengar perkataan irfan dia tidak pernah berfikir sampai sana ia kira amira masih mencintai dia namun ternyata semua itu salah.
__ADS_1
Jessica yang sudah selesai mengemasi semua barang nya turun sambil membawa koper yang cukup besar.
"Kamu mau kemana jessica? " Tanya nurmala.
"Mau pergi! " Jawab jessica singkat.
"Apa kamu belum sadar juga jessica, pacar kamu itu bukan orang baik dia cuma mau memanfaatkan kamu doang! " Kata nurmala dengan nada tinggi.
"Jessica sudah sadar kok grandma! " Ucap jessica sambil menatap nurmala.
"Dia memang orang jahat cuma mau memanfaatkan aku doang aku sudah sadar kok grandma! "
"Lagian aku sudah melakukan sesuatu agar dia kapok ! " Jelas jessica.
"Kalo memang kamu sudah tahu terus buat apa kamu membawa koper kamu mau kemana? Jangan melakukan hal bodoh jessica? " Tanya nurmala.
"Aku mau ke tempat mami menenangkan diri disana sekalian jenguk mami juga karena sebentar lagi cowok brengsek itu akan kena masalah jadi jessica memilih pergi supaya dia gak bisa menemukan jessica! " Jawab jessica.
"Gue kasih tahu sama lo vin, hati kalo sudah sakit ibarat cermin yang pecah mau lo satu kan lagi pun luka nya gak akan sembuh seperti itu lah yang di rasakan oleh amira dia hati nya bukan untuk lo lagi! "
"Kalo lo gak bisa membahagiakan nya setidaknya jangan menyiksa dirinya lagi! " Ucap jessica.
"Ok lah jessica pergi dulu ya, pi kalo ada apa-apa nanti tolong papi urus ya jessica malas berurusan sama pria brengsek itu! " Pinta jessica.
"Ya jessica, kamu baik-baik di sana ya jangan bikin ulah di sana kasihan mami dan nenek kamu nanti! " Kata irfan.
Jessica pun pergi meninggalkan rumah nya menuju rumah keluarga mami nya.
Ternyata setelah jessica membatalkan gedung pernikahan jessica menghubungi irfan dan mengatakan semua nya.
Irfan pun berjanji akan membantu jessica untuk mengurus masalah ini dan irfan juga lah yang menyuruh jessica pergi agar tidak di ganggu oleh pacar jessica.
"Sebaiknya kamu pikirkan lagi baik-baik akan keputusan kamu vin, jangan hanya karena ke egoisan diri kamu membuat hidup amira hancur kembali! " Nasehat irfan.
Kevin hanya bisa terduduk lemas niat nya datang untuk mencari dukungan ternyata keluarga nya tak mau mendukung nya sama sekali.
Kepala kevin terasa pusing memikirkan ini semua di satu sisi ia tak mau kehilangan amira namun di sisi lain ia juga tak mau membuat amira menderita.
__ADS_1