
Jessica yang tak mau di jodoh kan dengan orang lain karena memiliki kekasih berusaha mencari tahu tentang siapa pria yang akan di jodohkan dengan nya.
Ia sangat penasaran dengan sosok pria yang di bicara kan oleh nurmala yang dia dengar dia seorang dokter muda wajah nya tampan dan juga sangat baik.
"Gue mau tahu apa betul yang di bilang sama grandma kalo pria itu ganteng! " Gumam jessica.
"Ah, sebaiknya gua cari tahu deh dari pada penasaran! " Katanya lagi.
Jessica pun bersiap-siap terlebih dahulu sebelum keluar ia memakai celana panjang baju lengan panjang topi dan juga masker dia pun bercermin melihat penampilan nya.
"Sempurna! " Ucap jessica melihat penampilan dia yang sudah seperti mata-mata.
"Oke sekarang kita akan mencari tahu siapa pria tersebut! " Kata jessica.
Ia pun keluar dari dalam kamarnya berjalan menuju tangga lalu turun saat melewati ruang keluarga dia tak mau menyapa siapa pun padahal di sana ada grandma grandpa dak papi nya namun ia diam saja seolah-olah tak melihat orang.
"Kemana jessica itu? " Tanya kusuma.
"Seperti nya dia ingin mencari tahu pria yang akan di jodohkan dengan nya deh pa! " Jawab irfan.
"Hemm, seperti nya dia sudah mulai penasaran! " Ucap nurmala.
"Apa mama benar-benar ingin menjodohkan jessica dengan keluarga wijaya ma? " Tanya irfan pada nurmala.
Sebenarnya irfan tak tega melihat jessica di jodohkan bukan mau pilih kasih namun ia gak tega melihat jessica menikah dengan pria yang tak di cintai nya ia takut nasib nya akan seperti amira karena kevin yang sangat membenci nya.
Ia juga sangat menyesal, karena ke egoisan nya kevin dan amira jadi korban padahal mereka tak salah apa pun hanya karena ingin membalas budi atas nyawa yang sudah di selamat kan dia telah membuat amira menderita.
Penyesalan nya semakin dalam karena amira masih menghilang dan belum ketemu sampai sekarang orang tua nya pun sangat kecewa padanya atas perlakuan keluarga nya pada amira.
"Mama juga gak mau keluarga wijaya dapat menantu kayak jessica! " Jawab nurmala malah membuat irfan bingung.
"Maksudnya mama apa? " Tanya irfan.
"Sebenarnya gak ada perjodohan antara jessica dan juga anak keluarga wijaya, itu semua hanya cakap bohong mama kamu saja! " Jelas kusuma.
"Kami cuma punya janji mau makan malam sama mereka, tapi mama kamu malah ngomong seperti itu! " Lanjut kusuma.
"Kalo memang gak ada kenapa kalian bilang sama jessica? "
"Mama juga gak mungkin mau kasih jessica menikah kesana yang ada dia akan bikin malu keluarga kita dengan sikap nya itu! " Ketus nurmala.
__ADS_1
"Terus? " Tanya irfan.
"Sebenarnya mama tahu jessica punya pacar namun mama gak suka sama pacar nya jessica karena dia itu pria yang gak baik dan cuma mau manfaatkan jessica saja"
"Tapi kalo mama kasih tahu nanti sama jessica dia gak akan percaya karena dia itu keras kepala dan juga sombong! " Jelas nurmala.
"Maka dari itu mama mu membuat rencana pura-pura menjodohkan jessica dengan anak keluarga wijaya, mama mu juga bekerja sama dengan pria itu untuk mengerjai jessica ! " Kata kusuma.
"Buat apa juga pa ma? "
"Kamu ini bodoh ya irfan, kelamaan sama indira membuat otak cerdas kamu hilang! " Ketus nurmala.
"Mama minta tolong sama dia biar pura-pura jadi pria jelek di depan jessica, nah saat itu jessica akan sangat membenci nya dan tak suka sama dia! Di situ lah kesempatan kita untuk menguji jessica dan juga pacar nya! "
"Kesempatan bagaimana ma? "
"Saat jessica tahu kalo calon suami nya sangat jelek dia akan memohon sama mama agar membatalkan perjodohan itu! Baru lah mama akan kasih dia syarat agar bisa membatalkan perjodohan itu! " Jawab nurmala.
"Apa syarat nya ma? " Tanya lagi.
"Kamu itu banyak nanya ya fan, lebih baik kamu urus masalah kamu sama indira sana! x Kesal nurmala.
"Sibuk, lebih baik kamu diam aja lah tinggal tunggu hasil aja! " Jawab nurmala.
Kusuma dan juga irfan hanya menggeleng kan kepala saja melihat nurmala marah.
***
Sementara itu jessica sudah di jalan menuju kediaman wijaya ia sama sekali tak tahu wajah orang yang di jodohkan dengan nya namun ia tetap nekat pergi ke sana juga.
Setelah beberapa menit dia pun sampai di kediaman wijaya, ia pun turun dari ojek yang ia tumpangi nya.
"Tunggu sebentar ya pak! " Ucap jessica.
"Ya mbak! " Jawab pak ojek
Jessica berjalan menuju pos satpam yang ada di depan.
"Permisi pak! " Ucap jessica setelah melepaskan masker nya.
"Ya, ada apa ya mbak? " Tanya satpam.
__ADS_1
"Apa benar ini kediaman wijaya ya pak? " Tanya jessica.
"Benar mbak, ada perlu apa ya? " Satpam.
"Saya mau tanya pak anak pak wijaya yang bungsu sudah keluar belum ya? "
"Belum mbak, seperti nya sebentar lagi mbak! " Jawab satpam.
Tak lama ada mobil membunyikan klakson satpam pun langsung bergegas membuka gerbang agar mobil bisa keluar.
"Mbak itu tuan kami baru saja keluar! " Ucap sang satpam.
Jessica pun menyuruh ojek tadi untuk mengikuti mobil yang baru saja keluar tadi.
Mereka mengikuti dari belakang tak selang berapa lama mobil pun berhenti di sebuah toko buku.
Jessica menunggu dengan jarak yang agak jauh namun masih bisa melihat mobil nya ia melihat seorang wanita berhijab turun dari mobil itu dengan seorang anak kecil karena dia ada di belakang dan jarak yang agak jauh dia tak bisa melihat wajah si perempuan.
Setelah itu mobil pun pergi meninggalkan toko buku jessica pun mengikuti nya kembali ia ingin melihat bagaimana tampang pria yang di jodoh kan dengan diri nya itu.
Setelah setengah jam jessica mengikuti nya mobil pun berhenti di sebuah panti asuhan kecil.
"Buat apa sih dia kesini! " Gerutu jessica tak suka.
Tak lama keluar seorang pria dari dalam mobil dengan gaya yang sangat membuat jessica terkejut.
Ia berjalan masuk ke dalam panti asuhan.
"Gak mungkin itu dia, coba aku tunggu sebentar lagi mana tahu itu supirnya! " Lirih jessica.
Setelah menunggu beberapa menit tak ada lagi keluar dari dalam mobil nya membuat jessica semakin panik.
"Bapak tunggu sebentar ya! " Kata jessica lalu berjalan ke arah panti asuhan itu.
Jessica masuk kedalam melihat sekeliling untuk mencari pria yang ia lihat tadi setelah masuk agak dalam baru lah ia menemukan pria itu sedang bermain dengan anak-anak yang ada di panti.
Ia sangat tercengang melihat pria yang baru saja ia ikuti tadi penampilan nya sangat jauh dari bayangan jessica.
Pria yang ia lihat sekarang ini sangat katrok seperti orang kampungan dengan celana seperti penyanyi dangdut bagi jessica.
"Ya ampun, grandma benar-benar sudah gila menjodohkan pria ini dengan aku apa kata dunia nanti nya! " Kata jessica kesal lalu pergi meninggalkan panti asuhan itu.
__ADS_1