Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 74


__ADS_3

Walaupun hasan sudah tahu bagaimana kehidupan yang di jalanin amira di sana namun ia tak menyatakan kalo amira tidak menceritakan itu semua malahan ia menyalahkan dirinya sendiri akan kegagalan rumah tangga nya.


Dia sama sekali tidak memberi tahu kalo dia sudah di perlakuan buruk oleh kevin dan juga yang lain nya agar orang tuanya tak khawatir.


"Seharusnya bapak yang minta maaf nak bapak yang salah! " Kata hasan pelan namun bisa di dengar oleh iqbal.


"Pak, sebaiknya kita keluar lagi saja cari tempat ada yang ingin saya bicarakan! " Ucap iqbal.


Hasan pun setuju ia ingin memberikan waktu pada amira karena ia tahu saat ini amira sangat membutuhkan waktu untuk bersama ibu nya.


Hasan mengajak iqbal untuk duduk di saung yang ada di sawah nya karena sekarang padi masih hijau jadi para warga tidak ke sawah mereka lebih memilih pergi ke kebun atau mencari kerjaan yang lain selagi menunggu panen.


"Apa yang ingin nak iqbal beritahu pada bapak? " Tanya hasan sambil menatap iqbal.


"Sebelumnya iqbal minta maaf ya pak kalo iqbal ikut campur dalam urusan keluarga bapak! " Kata iqbal terlebih dahulu sebenarnya ia merasa tak enak namun ia juga harus mengatakan masalah amira pada orang tua nya mungkin iqbal lancang karena memberitahu orang tua amira namun ini demi kebaikan amira.


"Tidak apa - apa nak iqbal ceritakan saja! " Jawab hasan.

__ADS_1


"Sebelum iqbal cerita saya ingin mengakui satu hal pada bapak! "


"Apa itu nak iqbal? " Tanya hasan.


"Sebenarnya amira kecelakaan karena saya yang menabrak nya pak! " Pengakuan iqbal ia tak mau menutupi masalah ini dan ia tak mau kalo orang tua amira tahu dari orang lain itu lebih buruk nanti nya.


"Maksudnya nak iqbal bagaimana? " Tanya hasan tak paham.


"Amira mengalami hilang ingatan akibat kecelakaan pak dan saya yang menabrak amira sehingga mengalami itu semua! " Kata iqbal.


"Saat itu saya dan mama saya sedang terburu-buru mau kerumah sakit karena anak saya zahra sedang sakit parah dan butuh pertolongan namun saat mobil sedang melaju kencang amira tiba-tiba lewat dan tabrakan pun tak bisa di hindari lagi! " Jelas iqbal.


"Bapak tidak menyalahkan kamu nak iqbal itu semua sudah terjadi yang terpenting untuk bapak sekarang amira baik-baik saja nak iqbal dan kembali kepada kami! Bapak juga sangat berterima kasih pada kamu dan keluarga nak iqbal karena sudah menolong dan merawat amira anak bapak" Jawab hasan.


"Iya pak! " Kata iqbal.


"Terus apa yang mau nak iqbal sampai kan tadi? " Tanya hasan pada topik yang pertama.

__ADS_1


"Seperti sebelum kecelakaan itu terjadi amira mengalami kekerasan pak karena saat kami memeriksa dia di rumah sakit ada beberapa luka lebam di tubuh nya lalu dia juga seperti mengalami trauma saat amira koma! " Jelas iqbal.


"Apakah bapak tahu masalah rumah tangga amira? " Tanya iqbal.


"Sebenarnya bapak sudah tahu kalo amira di talak namun bapak dan ibu datang terlambat saat itu ketika kami sampai amira sudah hilang dan tak tahu kemana bapak dan ibu sudah berusaha mencari namun dia tidak ketemu juga saat itu kondisi ibu amira semakin parah bapak pun memutuskan untuk membawa nya kembali ke kampung. Alhamdulillah amira di rawat oleh keluarga nak iqbal jadi bapak sudah tenang sekarang! " Jawab hasan.


"Sebenarnya saat hari kecelakaan itu adalah hari dimana amira di talak pak! " Ucap iqbal.


"Maksud nak iqbal? "


"Amira cerita sama mama iqbal pak sebelum kecelakaan itu dia di talak sama suaminya lalu di usir! " Jelas iqbal.


"Hah, bapak tak menyangka kalo suami dan juga keluarga nya tega melakukan itu pada amira! " Ucap hasan.


"Kalo menurut iqbal lebih baik bapak pura-pura tidak tahu saja masalah ini biar kan amira yang cerita sendiri pada bapak mungkin saat ini dia sedang membutuhkan waktu agar keberanian nya terkumpul untuk bicara pada bapak! " Kata iqbal.


"Kamu benar nak iqbal, bapak akan tunggu sampai amira mengatakan ya! " Jawab hasan.

__ADS_1


Karena perut sudah lapar akhirnya mereka berdua pun pulang kerumah agar bisa sarapan bersama sikap hasan pun seperti biasa pura-pura tak tahu apa pun ia akan menunggu amira sampai ia mau mengatakan nya.


__ADS_2