
Sesuai janji nya iqbal ia pun mengambil cuti satu hari untuk mengajak zahra pergi jalan-jalan.
Saat makan malam.
"Besok pagi kita pergi jalan-jalan mau gak sayang? " Tanya iqbal pada Zahra.
"Mau! " Jawab zahra senang.
"Mas serius kan? " Tanya sarah menyakinkan.
"Serius sar, mas sudah ambil cuti tapi cuma bisa besok saja karena di rumah sakit banyak banget kerjaan! " Jawab iqbal.
"Satu hari aja sudah bagus mas, terima kasih ya mas! " Kata sarah senang.
Ia senang karena zahra bisa pergi bersama iqbal untuk menghabiskan waktu bersama karena sudah lama sekali zahra tak menghabiskan waktu bersama iqbal.
"Aku ikut ya bang! " Ucap haikal.
"No! " Tolak iqbal.
"Lah, kenapa bang aku kan juga sudah lama gak pergi jalan-jalan! " Kata haikal sambil bibir nya manyun gambek.
"Besok itu hari pertama kamu masuk kerja masa ia kamu mau bolos! " Jawab iqbal.
"Ya allah, hampir aja aku lupa! " Kata haikal menepuk jidat nya.
"Tapi kalo di undur bisa lah bang biar aku bisa ikut! " Katanya lagi.
"Pa! " Ucap iqbal melirik abdul.
"Kalo kamu tidak masuk besok, gak usah masuk sekalian! " Kata abdul.
"Ah, Papa kok gitu sih! " Rengek haikal.
"Haikal mau ikut jalan-jalan pa! "
"No om! " Ucap zahra dengan imut.
"Kenapa gak boleh? " Tanya haikal pada zahra.
Namun zahra tak menjawab nya ia malah menatap sarah agar sarah yang menjawab.
Karena zahra belum terlalu fasih berbicara sehingga ia sulit untuk mengucapkan kalimat yang panjang.
"Zahra mau menghabiskan waktunya sama papa iqbal om haikal! Kan sudah lama papa iqbal gak main sama zahra" Jawab sarah.
"Ya kan sayang! " Ucap sarah pada zahra.
Zahra pun langsung menganggukkan kepala nya.
"Sudah kal, lain kali kan bisa kita liburan bareng sekeluarga! " Ucap iqbal.
__ADS_1
"Susah kali bang! " Gambek haikal.
"Nanti kita bisa rencana kan agar semua bisa pergi kita atur jadwal kerja kita biar gak tabrakan waktu nya! " Jawab iqbal.
"Betul ya bang, jangan tipu! " Kata haikal.
"Ya lo, kayak anak kecil aja sih pakai ngambekan segala! " Ledek iqbal.
"Lah kan aku memang masih kecil bang, wong aku adik mu kan masih kecil di bawah abang! " Jawab haikal membuat gelak tawa semua orang.
Setelah makan malam sarah pun mengajak zahra ke kamar agar tidur cepat jadi besok pagi bangun nya gak kesiangan.
"Zahra senang ya mau pergi jalan-jalan sama papa? " Tanya sarah.
"Sama mama juga! " Kata zahra sambil memeluk sarah.
"Ya sayang, sama mama juga! " Jawab sarah.
"Ayo tidur sayang biar besok pagi bangun nya cepat! " Kata sarah.
Sarah pun membaca kan dongeng pada zahra agar ia cepat tidur dan benar saja belum cerita habis zahra sudah tertidur.
Sarah pun ikut tidur juga di samping zahra sambil memeluk nya.
***
Setelah selesai sholat subuh sarah pun membuat kan bekal untuk mereka bawa nanti.
"Kita mau jalan-jalan kemana? " Tanya iqbal datang ke dapur menghampiri sarah.
"Gimana kalo kita pergi ke pantai saja, zahra sangat suka main air lo! Usul iqbal.
" Boleh deh mas, kebetulan sarah sudah siap masak bekal kita sarah lihat zahra dulu ya biar sekalian siap-siap! "Jawab sarah.
" Ok! "
Sarah pun pergi ke kamar zahra ternyata zahra sudah bangun juga.
Sarah pun langsung memandikan zahra agar mereka segera berangkat.
Setelah semua nya selesai mereka pun berangkat menuju pantai.
Dalam perjalanan iqbal dan sarah tak banyak berbicara hanya zahra lah yang selalu berceloteh karena senangnya.
Setelah beberapa jam perjalanan mereka pun sampai juga di pantai.
"Wah... Indah sekali pemandangan nya mas! " Kata sarah.
"Kamu suka sar? " Tanya iqbal.
"Suka banget mas! " Jawab sarah bahagia.
__ADS_1
"Ma, ayo main! " Ajak zahra.
"Ayo sayang! " Jawab sarah.
Sarah dan zahra sudah berlari menuju pantai dan bermain bersama sedangkan iqbal pergi ke pondok yang sudah ia sewa sambil membawa barang-barang mereka.
Iqbal duduk di pondok sambil memperhatikan sarah dan juga zahra yang terlihat bahagia bermain bersama-sama.
Iqbal mengambil ponsel nya lalu memotret sarah dan juga zahra namun lebih banyak foto sarah yang ia ambil ketimbang zahra.
"Andai kamu milik aku sar! " Gumam iqbal sambil melihat foto sarah yang terlihat cantik dengan pemandangan pantai yang indah.
Saat asik melihat foto sarah tiba-tiba iqbal di datangin beberapa perempuan dengan memakai bikini pantai yang sangat seksi ya wajar sih nama nya juga lagi di pantai namun iqbal risih melihat nya
"Hy bang, sendirian aja mau di temanin gak! " Goda wanita paling depan dengan nada suara menggoda.
"Kalo mau biar kami disini sama abang! " Kata nya yang lain sambil tertawa
Iqbal melihat gaya mereka sangat ilfil bukan nya suka malah benci yang ada nya.
"Maaf ya saya sudah punya istri! " Jawab iqbal dengan suara ketus.
"Kalo ada pun gak apa-apa lah bang cuma kawan main aja kan boleh kalo sampai di jadikan kedua juga boleh kok bang! " Kata wanita yang pertama bicara.
Iqbal semakin kesal di buat mereka, iqbal berdiri lalu menatap mereka dengan sinis.
"Jadi lah wanita yang punya harga diri jangan jadi murahan! Agar kalian bisa di hargai" Ucap iqbal tegas.
Lalu pergi meninggalkan mereka yang masih tercengang dengan perkataan iqbal.
"Ih, sok banget sih dia! " Kesal perempuan yang menggoda iqbal.
"Pantas saja sok say! Ternyata istri model kayak gitu! " Ucap yang lain sambil menunjukkan ke arah iqbal yang mendatangi sarah.
"Halah model sok alim aja banga! " Celetuk nya.
"Sudah lah, kita sudah di tungguin sama yang lain! " Kata sangat wanita.
Mereka pun pergi meninggalkan tempat iqbal duduk tadi.
"Mas kenapa? " Tanya sarah saat iqbal sudah sampai di tempat nya bermain bersama zahra.
"Mas kesal! lagi istirahat malah di ganggu sama perempuan aneh! " Jawab iqbal kesal.
"Hahaha, habis nya suami sarah ganteng banget sih jadi banyak yang lirik deh! " Kata sarah sambil tertawa membuat iqbal jadi salting.
'Ya allah, jadi salah tingkah aku gara-gara di bilang ganteng sama sarah! pengen ku cubit lah pipi nya itu gemes banget aku' Batin iqbal meronta karena pujian yang di beri sarah.
"Bisa aja kamu sar! " Kata iqbal malu-malu.
"Ya lo mas, sarah serius kalo mas gak ganteng mana mungkin mereka mau menggoda mas! "
__ADS_1
"Ah sudah lah gak usah bahas itu lebih baik kita main aja! " Jawab iqbal karena jantung nya sudah tak bisa di ajak kompromi lagi.
Sangking senangnya dia dapat pujian dari sarah sampai-sampai ia senyum-senyum sendiri.