
Semua orang menunggu jawaban hasan dengan perasaan tak tenang seperti amira dan juga iqbal.
Amira dan iqbal takut kalo lamaran ini akan di tolak karena seperti yang mereka tahu hasan sudah menyiapkan calon untuk amira di kampung nya.
Iqbal hanya bisa menyerah kan semua nya pada sang pencipta kalo mereka jodoh mereka akan bersatu.
"Anak bapak ini janda nak apa kamu mau menerima dia? " Tanya hasan dengan suara tegas.
"Kami ini keluarga miskin yang berasal dari kampung dan hanya seorang petani nak apa kamu tidak malu kalo orang-orang disekitar mu bertanya tentang latar belakang istri mu nanti? " Tanya hasan lagi.
"Pak! Saya juga seorang duda beranak satu saya tidak mempermasalahkan status nya amira asal dia mau menerima kekurangan saya dan anak saya itu sudah cukup pak! "
"Kalo masalah latar belakang saya juga tidak peduli pak yang saya cari adalah pendamping hidup yang menemani saya sampai maut memisahkan nanti asalkan amira mau menjalani kehidupan suka dan duka bersama saya insya allah saya akan selalu mencintai nya dan setia dengan nya pak saya akan memperlakukan dia sebagai ratu dalam rumah tangga kami kelak! " Jelas iqbal berusaha meyakinkan hasan.
"Pak hasan! Anda jangan khawatir tentang itu semua keluarga kami dulu juga berasal dari pedesaan dan seorang petani juga generasi mana sih yang tidak berasal dari desa semua itu tergantung bagaimana kita menyikapi masalah nya saja kalo bapak ragu menerima lamaran ini hanya karena itu saya yang akan menjamin nya pak kalo amira tidak akan menderita dan menerima penghinaan hanya karena itu semua! " Kata abdul meyakinkan hasan juga.
"Kalo begitu saya menerima lamaran nak iqbal untuk menikahi amira anak saya! " Jawab hasan sambil tersenyum melihat amira.
Semua yang ada di sana merasa senang karena hasan mau menerima lamaran ini.
__ADS_1
"Bapak serius? " Tanya amira.
"Bapak serius nak asalkan kamu bahagia bapak akan merestui kalian berdua! " Jawab hasan.
Mendengar jawaban hasan air mata amira berlinang karena sangking senang nya ia.
"Bapak gak mau mengulang kesalahan lagi nak seperti dulu memaksakan kamu menikah dengan pilihan bapak yang ternyata membuat kamu terluka dan menderita! " Ucap hasan.
" Bapak sudah melihat keseriusan nak iqbal dia pria yang bertanggung jawab dan sangat menghormati kamu bapak pun bisa tenang menyerah kamu pada nya agar menjaga kamu kelak! " Lanjut hasan.
"Terima kasih ya pak! " Kata amira sambil memeluk hasan dengan air mata bahagia.
Semua yang ada disana juga ikut senang karena lamaran nya iqbal di terima oleh hasan.
"Pak! " Panggil imah
"Kenapa bu? " Tanya hasan.
"Bagaimana anak teman bapak yang di kampung itu? " Tanya imah ia khawatir kalo nanti itu akan menjadi masalah buat keluarga mereka apa lagi untuk amira.
__ADS_1
"Ibu tidak perlu khawatir soal itu bapak yang akan menjelaskan pada mereka dari pada bapak melakukan kesalahan lagi lebih baik bapak menerima pilihan anak kita bu! " Jawab hasan.
"Tapi kenapa tiba-tiba sekali pak! Bapak menerima lamaran nak iqbal? " Tanya imah.
"Sebenarnya bukan tiba-tiba bu! saat ibu membahas tentang amira suka dengan nak iqbal bapak sudah lama memikirkan nya apakah dia akan menerima anak kita dengan latar belakang orang miskin apa kehidupan amira kan baik-baik saja kalo ia menikah dengan pilihan nya semua sudah bapak pikiran bu! "
"Terus semalam bapak juga sengaja membahas masalah amira bapak jodoh kan melihat reaksi nak iqbal bapak pun yakin kalo nak iqbal memang mencintai anak kita bu! "
"Apa lagi saat ia datang membawa keluarga nya pagi ini itu membuktikan kalo nak iqbal sangat serius bu membuat bapak semakin yakin bu! Ibu bisa lihat sendiri bagaimana mereka memperlakukan kita dan anak kita! " Jelas hasan.
"Terus buat apa tadi bapak bertanya-tanya akan hal itu tadi? "
"Itu cuma basa basi bu bapak bertanya seperti itu cuma ingin tahu jawaban nak iqbal seperti apa! " Kata hasan.
"Ya terserah bapak lah yang paling penting buat ibu kebahagiaan anak kita dan ibu bersyukur kalo bapak sudah sadar dari pilihan bapak! " Celetuk imah.
"Ya ya, bapak tahu kalo selama ini bapak egois maaf ya bu! " Ucap hasan dengan lembut pada imah.
"Ya pak, kita do'akan saja ya pak semoga masalah amira cepat selesai dan dia bisa bersatu dengan nak iqbal! "
__ADS_1
" Ya bu! "
Iqbal berjanji pada hasan akan segera mengurus masalah amira secepatnya agar mereka bisa meresmikan hubungan mereka menjadi pasangan halal.