Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 29


__ADS_3

"Sial" kata kevin dengan kesal dalam sebuah taksi.


Ia ingin sekali memukul orang untuk melupakan emosi nya ini namun dia tak bisa.


Ia sangat marah karena papi nya mengusir dia hanya karena amira ia semakin kesal karena papi nya lebih memperdulikan amira ketimbang dia.


Saat ini ia tak tahu harus kemana mau ke hotel pun uang nya tak cukup jadi ia memutuskan untuk ke clum malam robet.


"Kenapa gue harus sesial ini sih" keluh nya kevin memejamkan mata nya membayangkan perbuatan nya tadi pada kartika.


Ia tak tahu kenapa tiba-tiba ia sangat marah saat melihat kartika dengan pria lain ia kehilangan kendali malah membuat kartika seperti itu untung saja dia tidak merebut kesucian kartika secara paksa.


'Kenapa sih dengan gue gak mungkin kan gue suka sama perempuan miskin itu!' gerutu batin kevin.


Saat melihat kartika dengan pria lain hati nya sedikit terluka namun ia tepis itu semua ia berfikir karena rasa marahnya aja pada kartika.


Tak berapa lama kevin pun sampai di tempat robet kevin langsung masuk kedalam untuk mencari robet.


Setelah masuk kedalam ia melihat robet sedang duduk di sofa untuk tamu di temani beberapa perempuan seksi.


Kevin memanggilnya untuk bicara hal penting robet pun membawa kevin keruang kerjanya.


"Ada apa bro? " tanya robet yang sudah duduk di kursi nya sedangkan kevin duduk di hadapan nya hanya meja sebagai pemisah mereka.


"Gue butuh bantuan lo bro! " kata kevin dengan cepat ia tak mau bertele-tele.


" Bantuan apa bro? " tanya robet heran kenapa pula seorang kevin ricardo mahesa meminta bantuan pada robet.


"Gue lagi ada masalah sama bokap gue bro dan gue di usir dari rumah tanpa apapun jadi gue mau pinjam uang lo bro bisa gak? " kata kevin.


"Hah! lo serius bro gara-gara apa pula lo di usir bro? " tanya robet.


"Itu semua gara-gara perempuan kampung itu lah gue jadi kena masalah dan kini gue menderita gara-gara dia" kesal kevin sambil meng gempal kan tangannya.


Robet bisa melihat ada ke marah di wajah kevin apa lagi kevin ini tipe gampang emosi.

__ADS_1


"Terus sekarang lo mau bagaimana? "


" Untuk saat ini gue mau cari tempat menginap dulu deh gue capek! gue kesini mau pinjam uang lo bro gue gak ada uang sama sekali kalo masalah gue sudah beres akan gue balikin ! "


" Memang nya lo mau pinjam berapa bro? " tanya robet


"Kalo bisa gue pinjam 50 juta ya ! " pinta kevin tampa tahu malu.


Tentu saja membuat robet terkejut mendengar nya.


"Hah lo gak salah bro! " ucap robet


"Ya gak lah apa lo gak mau bantuin gue? " kesal kevin menatap tajam robet.


Seperti yang saya bilang tadi kevin ini sangat mudah emosian.


"Bukan nya gue gak mau bantu lo bro! tapi lo tahu sendiri lah kehidupan gue bagaimana hasil usaha gue ini gue gunakan untuk membiayai keluarga gue bro kalo lo minta segitu yang adanya gue akan bangkrut bro! " jelas robet.


Robet adalah tulang punggung keluarga nya dia memiliki dua adik yang masih kuliah ada juga ibu yang sakit dan di rawat di rumah sakit sedangkan papa nya sudah meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil.


"Terus lo bisa pinjamkan gue berapa? " tanya kevin dengan suara agak sedikit rendah dari sebelumnya.


"Gue cuma bisa kasih pinjam 10 juta bro! " jawab robet.


"Hah 10 juta! mana cukup bro buat menginap di hotel aja satu malam sudah habis! " keluh kevin.


"Kalo gitu mulai sekarang lo harus berubah bro! apa menurut lo masalah yang lo alami akan cepat selesai kalo ia itu bagus tapi kalo gak apa lo akan hidup dengan meminjam uang orang terus! "


" Apa maksud lo? " teriak kevin.


"Gak usah emosi vin! Coba lo pikirkan kalo masalah lo sama bokap lo lama selesai nya kemungkinan lo akan lama hidup seperti ini gue cuma mau kasih saran buat lo vin dari pada lo menginap di hotel menghabiskan uang 10 juta untuk satu malam lebih baik lo cari kos-kosan aja deh vin" usul robet.


"Kalo orang lain sampai tahu mau di taruh dimana muka gue lo gak akan paham! "


" Gue paham vin karena dulu gue juga pernah merasakan nya! " ucap robet sedih.

__ADS_1


Dulu keluarga robet termaksud keluarga yang mampu mereka memiliki beberapa restoran yang terkenal, namun saat papa nya meninggal mereka harus menjual semua aset nya untuk membayar hutang ke bank yang sangat banyak.


"Gue cuma kasih saran aja vin kalo mau dengar gue senang kalo lo gak mau juga gak apa-apa! "


Robet mengambil uang tunai dalam laci lalu memberikan nya pada kevin.


Kevin langsung mengambil nya lalu pergi meninggalkan robet tanpa berkata apa pun.


Setelah kevin pergi robet mengambil ponsel nya lalu menghubungi seseorang.


"Sudah saya berikan pak! " ucap nya rober saat sambung telepon di angkat.


(......)


" Baik kalo begitu pak! " kata robet setelah selesai ia pun mematikan ponsel nya.


Kevin sudah jauh dari club malam robet ia ingin memukul robet tadi hanya saja kalo ia memukul pasti uang 10 juta ini tak akan di beri.


"Lebih baik gue cari hotel dulu deh buat istirahat" gumam kevin.


Lalu ia bergegas mencari hotel namun tak ada kamar hotel yang di bawah 10 juta membuat kevin bingung harus bagaimana mana.


Setelah berputar mencari hotel yang pas kevin pun memilih untuk tidur.


Dia berbaring dan menatap langit-langit hotel lalu merenung tentang perkataan robet.


Mencari tempat tinggal untuk sementara walaupun kevin tahu maslah nya dengan irfan tak akan cepat selesai karena ini ada sangkut paut nya dengan amira.


"Gue harus cari amira besok bagaimana pun gue gak mau hidup kayak gini! kalo orang sampai tahu gue seperti ini gue yakin akan jadi bahan cemohan" gumam kevin.


Padahal belum satu hati aja kevin sudah tak sanggup bagaimana dengan amira istri nya yang selama dua bulan tak di beri nafkah ia sama sekali tak mengeluh ia menjalani nya dengan ikhlas.


Menurut kalian akan kah kevin dapat bertahan dalam situasi ini?


Bisa kah dia membuktikan kepada papi nya kalo amel mencintai dia apa ada nya!

__ADS_1


Lalu bagaimana dengan keadaan amira saat ini akan kah ia mau memaafkan kesalahan kevin dan keluarganya dan menerima kevin kembali!


__ADS_2